-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Peringati Hari Lingkungan Hidup 2026 Dinas LH Tulungagung Launching Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah Dari Sumber

Sabtu, 06 Juni 2026 | Juni 06, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-06T13:59:05Z

FOTO : Kepala Dinas LH Tulungagung Anang Prastitianto menerima Penghargaan dari Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin dalam puncak acara kegiatan peringatan HLH 2026 di lapangan RT 3 RW 9 kelurahan Kepatihan Tulungagung, Jumat (5/6/2026)


Tulungagung, Mediareportasenews.com

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tulungagung meluncurkan Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumbernya (Hulu) hingga Hilir sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup (HLH) Tahun 2026. Kegiatan tersebut mengusung semangat kampanye “Saatnya Bekerja untuk Iklim” (#NowForClimate) yang bertujuan menanamkan nilai-nilai ekologis sebagai gaya hidup masyarakat, mulai dari lingkungan keluarga, sekolah, tempat kerja, hingga ruang publik.

Puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup Tahun 2026 diselenggarakan di Lapangan Lingkungan RW 9 RT 3, Kelurahan Kepatihan, Kabupaten Tulungagung. Acara tersebut dihadiri Plt Bupati Tulungagung Achmad Baharudin, Deputi Penanggung Jawab PSLB3 Kementerian Lingkungan Hidup RI, Forkopimda Kabupaten Tulungagung, Kepala UPT Bapenda Provinsi Jawa Timur, kepala perangkat daerah, para camat se-Kabupaten Tulungagung, Kepala Kantor Kementerian Agama Tulungagung, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur di Tulungagung, Kepala Kelurahan Kepatihan, Ketua Forum Komunitas Hijau Kabupaten Tulungagung, Ketua Baznas Tulungagung, serta sejumlah undangan lainnya.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia sendiri berawal dari Konferensi Stockholm atau Konferensi Lingkungan Hidup Manusia yang diselenggarakan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada 5–16 Juni 1972 di Stockholm, Swedia. Momentum tersebut kemudian menjadi tonggak penting lahirnya gerakan global dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup.

Rangkaian kegiatan peringatan HLH di Tulungagung diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan tari pembukaan, sambutan Ketua Panitia yang juga Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Tulungagung Anang Prastitianto, ST., MT., serta pemutaran video dokumentasi kegiatan penanganan sampah di Kabupaten Tulungagung.


FOTO : Kepala Dinas LH Tulungagung Anang Prastitianto dalam sambutannya saat memberi sambutan dalam peringatan hari Lingkungan Hidup di lapangan RT 3 RW 9, Kelurahan Kepatihan, Jumat (5/6/2026)


Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan Plt Bupati Tulungagung Achmad Baharudin, SM., MM., dan peragaan Gerakan Pemilahan Sampah yang membagi sampah ke dalam empat kategori, yakni sampah organik, sampah anorganik, sampah limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun), serta sampah plastik.

Usai kegiatan seremonial, peserta melaksanakan kerja bakti lingkungan yang melibatkan berbagai unsur masyarakat sebagai simbol semangat gotong royong dalam menjaga kebersihan lingkungan di RT 3 RW 9 Kelurahan Kepatihan.

Ratusan peserta dari berbagai latar belakang turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut, mulai dari pemulung, petugas penanganan prasarana dan sarana umum (PPSU), pelajar, mahasiswa, pegiat bank sampah, komunitas lingkungan, masyarakat umum, pemerintah daerah, dunia usaha, hingga lembaga swadaya masyarakat pemerhati lingkungan hidup. Kehadiran berbagai elemen tersebut mencerminkan bahwa aksi iklim merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kolaborasi lintas sektor.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Tulungagung, Anang Prastitianto, mengajak seluruh masyarakat untuk mengambil peran nyata dalam menjaga lingkungan.

“Melalui rangkaian kegiatan Hari Lingkungan Hidup ini, Dinas Lingkungan Hidup Tulungagung mengajak seluruh masyarakat untuk mengambil peran nyata dalam menjaga lingkungan. Langkah sederhana seperti mengurangi sampah, memilah sampah dari sumbernya, serta mendukung berbagai aksi berbasis alam dapat menjadi kontribusi penting bagi masa depan,” ujarnya.

Sementara itu, Plt Bupati Tulungagung Achmad Baharudin menyampaikan terima kasih atas kehadiran seluruh undangan dan menegaskan bahwa Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang diperingati setiap tanggal 5 Juni bukan sekadar agenda seremonial tahunan.

“Ini merupakan panggilan mendesak bagi seluruh bangsa untuk merespons tantangan yang saling berkaitan dan mengancam bumi, yakni perubahan iklim, hilangnya keanekaragaman hayati, serta polusi. Krisis sistemik ini memerlukan percepatan kerja bersama dan aksi nyata yang masif,” kata Achmad Baharudin.

Menurutnya, pada tahun 2026 dunia mengusung tema global “Inspired by Nature, For Climate, For Our Future” dengan kampanye #NowForClimate. Tema tersebut mendorong aksi iklim berbasis alam, partisipasi publik yang inklusif, serta inovasi teknologi hijau.

Sementara itu, Pemerintah Indonesia mengangkat tema “Saatnya Bekerja untuk Iklim”. Tema tersebut, lanjutnya, dirancang untuk mentransformasikan paradigma masyarakat agar komunikasi publik tidak hanya berhenti pada peningkatan kesadaran, tetapi juga menghasilkan aksi nyata yang berdampak langsung terhadap lingkungan.


FOTO : Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin bersama Komisi B DPRD Tulungagung Ali Masruf serta Deputi Penanggung Jawab PSLB3 Kementerian Lingkungan Hidup RI dalam puncak acara kegiatan peringatan HLH 2026 di lapangan RT 3 RW 9, Kelurahan Kepatihan, Jumat (5/6/2026)


Untuk mendorong perubahan perilaku masyarakat, pemerintah menginternalisasi nilai pelestarian lingkungan melalui Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah).

“Melalui Gerakan Indonesia ASRI, nilai ekologis tidak lagi menjadi narasi makro yang abstrak, tetapi menjadi gaya hidup baru yang melekat pada setiap individu,” jelasnya.

Achmad Baharudin menegaskan bahwa keberhasilan gerakan “Saatnya Bekerja untuk Iklim” diukur dari kemampuannya menyentuh lingkungan terkecil.

“Perubahan besar di tingkat global selalu dimulai dari langkah-langkah kecil yang dilakukan secara konsisten, mulai dari keluarga, lingkungan RT, hingga komunitas lokal,” tegasnya.

Deklarasi yang dilaksanakan di Kelurahan Kepatihan tersebut bertujuan memperkuat pengendalian perubahan iklim melalui kolaborasi lintas sektor, keterlibatan aktif masyarakat, serta penerapan solusi hijau yang berkelanjutan.

“Mari terus menjaga keseimbangan antara alam dan manusia agar terwujud penurunan emisi gas rumah kaca dengan mengedepankan inovasi dan prinsip keadilan,” pungkasnya.

Pada kesempatan itu, Achmad Baharudin juga mengapresiasi keterlibatan dunia usaha sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan lingkungan.


FOTO : Plt Bupatri Tulungagung Ahmad Baharudin bersama Komisi B DPRD Tulungagung membubuhkan tandatangan MOU kesepakatan dalam mendukung program NOW FOR CLIMATE, saatnya bekerja unutuk iklim melalui Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumbernya dalam puncak acara kegiatan peringatan HLH 2026 di lapangan RT 3 RW 9, Kelurahan Kepatihan, Jumat (5/6/2026)


“Lingkungan hidup adalah tanggung jawab bersama. Tidak ada satu pihak pun yang dapat menyelesaikan persoalan ini sendirian. Semangat gotong royong harus terus kita kuatkan,” ujarnya.

Dengan mengusung tema “Inspired by Nature, For Climate, For Our Future” atau “Terinspirasi oleh Alam untuk Iklim, untuk Masa Depan Kita”, Pemerintah Kabupaten Tulungagung menegaskan komitmennya dalam mendorong pembangunan berwawasan lingkungan agar pertumbuhan ekonomi dapat berjalan beriringan dengan pelestarian alam.

“Mari bersama menjadikan Tulungagung lebih aman, sehat, resik, dan indah. Karena masa depan iklim ditentukan oleh tindakan kita hari ini,” tutup Achmad Baharudin. (Dok/LH/Humas/HRP)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update