-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Demi Menambah Produksi, PTPN IV Pasir Mandoge Diduga Panen TBS Mentah

Selasa, 21 Juli 2026 | Juli 21, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-21T12:33:24Z

 Ket. Gamb : Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit yang diduga masih mentah dan diduga sengaja dipanen untuk menambah produksi dikebun afdeling III PTPN IV Pasir Mandoge.


Bandar Pasir Mandoge, Mediareportasenews.com

PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) Regional II Kebun Pasir Mandoge, PalmCo, diduga memanen tandan buah segar (TBS) kelapa sawit yang belum memenuhi kriteria matang panen. Dugaan tersebut dinilai bertentangan dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) panen karena buah yang dipanen disebut belum menunjukkan tanda kematangan, seperti belum adanya brondolan yang lepas.

Dugaan tersebut mencuat setelah awak media menemukan tumpukan TBS yang diduga masih mentah di belakang kantor Afdeling III PTPN IV Kebun Pasir Mandoge serta di belakang rumah dinas Mandor I (Mabes). Kedua lokasi tersebut berada saling berhadapan.

Saat dikonfirmasi di kantornya, Asisten Afdeling III Kebun Pasir Mandoge, Adji Syaputra Susetyo, membenarkan adanya tumpukan TBS tersebut. Ia mengatakan, panen dilakukan sebagai upaya meningkatkan produksi afdeling sekaligus mengantisipasi potensi pencurian buah sawit.




"Iya Bang, untuk menambah produksi dan menghindari pencurian," ujar Adji, Selasa (21/7/2026).

Panen TBS kelapa sawit yang belum matang dinilai berpotensi menimbulkan kerugian karena dapat memengaruhi kualitas produksi serta menurunkan mutu Crude Palm Oil (CPO) yang dihasilkan.

Atas dugaan tersebut, pihak terkait meminta Direktur dan jajaran Direksi PTPN IV PalmCo melakukan evaluasi terhadap kinerja manajemen PTPN IV Regional II Kebun Pasir Mandoge, Kecamatan Bandar Pasir Mandoge, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara. Evaluasi tersebut diharapkan dapat memastikan seluruh proses panen dilaksanakan sesuai standar operasional yang berlaku sehingga kualitas produksi tetap terjaga dan potensi kerugian perusahaan dapat diminimalkan. (ps)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update