-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Dukung Swasembada Gula Plt Bupati Tulungagung H. Achmad Baharudin SM., MM., Pimpin Zoom Program Bongkaratun Tanam Tebu Perdana Thn. 2026 di desa Pinggirsari

Senin, 01 Juni 2026 | Juni 01, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-01T01:07:35Z

FOTO : Plt. Bupati Tulungagung H. Achmad Baharudin SM., MM., No. 3 dari kiri disebelah kirinya PLH General Manager PG. Mojopanggoong (Sabtu, 23 Mei 2026)


Tulungagung, Mediareportasenews.com

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung H. Ahmad Baharudin, S.M., M.M., bersama Sekretaris Daerah Tulungagung Tri Hariadi, Kepala Dinas Pertanian Suyanto, Plh General Manager PG Mojopanggoong, perwakilan Kodim 0807 Tulungagung, perwakilan Polres Tulungagung, Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Tulungagung, Ketua APTR Mojopanggoong, Ketua Serikat Pekerja PG Mojopanggoong, Camat Ngantru, Kepala Desa Pinggirsari, penyuluh pertanian, serta sejumlah tamu undangan lainnya menghadiri kegiatan Zoom Pelaksanaan Program Bongkar Ratoon Tanam Tebu Perdana Tahun 2026 yang berlangsung di area persawahan Desa Pinggirsari, Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung, Sabtu (23/5/2026).

Kegiatan tersebut terhubung secara virtual dengan agenda Tanam Perdana Program Bongkar Ratoon Tahun 2026 yang dipusatkan di Kebun Tebu Rakyat (TR) PG Ngadirejo, Desa Ngletih, Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri. Acara dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan dihadiri sejumlah pejabat pusat maupun daerah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Pamen Denma Mabesad Kolonel Kav Donovapri, Plt Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Timur Dr. Ir. Heru Suseno, M.T., Direktur Utama PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) Mahmudi, Wakil Bupati Kediri Dewi Maria Ulfa, Dandim 0809/Kediri, perwakilan Polres Kediri, Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri Wibisono Anwar, S.H., M.H., Plt Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian RI Dr. Ir. Ali Jamil, M.P., Ph.D., perangkat desa, gabungan kelompok tani (Gapoktan), serta para petani tebu Kabupaten Kediri.


FOTO : Plt. Bupati Tulungagung H. Achmad Baharudin SM., MM., saat menyampaikan pidato dalam pembukaan Program Bongkaratun (Sabtu, 23 Mei 2026).


Dalam kesempatan tersebut, Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin menjelaskan bahwa Program Bongkar Ratoon merupakan langkah peremajaan tanaman tebu melalui pembongkaran tanaman tebu lama yang produktivitasnya telah menurun untuk kemudian diganti dengan bibit tebu varietas unggul bersertifikat.

Menurutnya, program tersebut dilaksanakan sebagai upaya mengatasi rendahnya produktivitas tanaman tebu akibat usia tanaman yang sudah tua, rendahnya rendemen gula, serta kebutuhan regenerasi tanaman guna meningkatkan hasil produksi.

“Dari usulan lahan seluas 1.500 hektare, yang disetujui sekitar 200 hektare. Saat ini yang telah direalisasikan di Desa Pinggirsari seluas 1,150 hektare,” jelas Ahmad Baharudin.

Melalui program tersebut, Pemerintah Kabupaten Tulungagung menargetkan peningkatan produktivitas tebu, peningkatan rendemen gula, serta percepatan tercapainya swasembada gula nasional. Produktivitas yang saat ini rata-rata sekitar 109 ton tebu per hektare diharapkan dapat meningkat hingga mencapai 150 ton per hektare.


FOTO : Plt. Bupati Tulungagung H. Achmad Baharudin SM., MM., didampingi PLH GM PG, Mojopanggoong (Sabtu, 23 Mei 2026).


Ahmad Baharudin juga mengimbau para pendamping program agar melaksanakan tugas dan tanggung jawab secara maksimal dalam mendampingi petani, baik dalam penggunaan alat dan mesin pertanian, perawatan tanaman, maupun tata kelola budidaya tebu yang baik.

Kegiatan tanam perdana tebu Tahun 2026 ini dilaksanakan secara serentak di 15 titik yang tersebar di 11 kabupaten di Provinsi Jawa Timur sebagai langkah strategis untuk memperkuat sektor pergulaan nasional.

Dalam sambutannya, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa Program Bongkar Ratoon menjadi salah satu strategi penting untuk meningkatkan produktivitas lahan tebu rakyat melalui perbaikan kualitas tanaman dan optimalisasi hasil panen.

“Program Bongkar Ratoon menjadi salah satu strategi penting dalam meningkatkan produktivitas lahan tebu rakyat melalui perbaikan kualitas tanaman dan optimalisasi hasil panen,” ujar Khofifah.


FOTO : Plt. Bupati Tulungagung H. Achmad Baharudin SM., MM., saat mengikuti rakor Zoom di Desa Pinggirsari (Sabtu, 23 Mei 2026).


Sementara itu, Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian RI, Ali Jamil, menyampaikan bahwa pemerintah terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak guna mempercepat transformasi sektor pergulaan nasional, khususnya melalui program peremajaan tebu rakyat.

“Bongkar ratoon merupakan salah satu langkah konkret untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi budidaya tebu. Pemerintah mendorong penerapan budidaya yang lebih modern agar produksi gula nasional semakin kompetitif dan berkelanjutan,” kata Ali Jamil.

Direktur Utama PT Sinergi Gula Nusantara (SGN), Mahmudi, juga menyatakan kesiapan perusahaan dalam mendukung keberhasilan program melalui pendampingan kepada petani serta penguatan sinergi antara industri gula dan sektor perkebunan.




Pada kesempatan yang sama, Plt Bupati Tulungagung menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tulungagung berkomitmen penuh mendukung program pemerintah pusat dan pemerintah provinsi melalui pendampingan teknis, pembinaan kepada petani, penyediaan pupuk bersubsidi, serta penguatan kelembagaan petani tebu.

“Program ini bukan hanya untuk mendukung swasembada gula nasional, tetapi juga untuk meningkatkan kesejahteraan para petani tebu di Kabupaten Tulungagung. Semoga dengan sinergi yang baik antar seluruh pihak, produktivitas tebu akan meningkat dan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah,” pungkasnya. (Dok/HMS/HRP)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update