Bp. Mandoge, Mediareportasenews.com
Kondisi jalan milik Pemerintah Kabupaten Asahan yang berada di Desa Bandar Pasir Mandoge, Kecamatan Bandar Pasir Mandoge, Kabupaten Asahan, dikeluhkan masyarakat karena mengalami kerusakan cukup parah. Jalan tersebut dipenuhi lubang yang kerap tergenang air saat musim hujan, sementara pada musim kemarau permukaan jalan menjadi bergelombang dan menimbulkan debu yang mengganggu aktivitas warga, Selasa (2/6/2026).
Kerusakan jalan ini menjadi keluhan masyarakat Kecamatan Bandar Pasir Mandoge karena merupakan akses vital yang digunakan dalam berbagai aktivitas sehari-hari. Selain dimanfaatkan warga untuk menuju lahan pertanian dan mengangkut hasil panen, jalan tersebut juga menjadi jalur yang dilalui para pelajar menuju sekolah.
Tidak hanya itu, jalan tersebut juga digunakan sebagai akses angkutan truk pengangkut hasil perkebunan dan produksi pabrik milik PTPN IV Regional II Pasir Mandoge, termasuk hasil dari Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PTPN IV Regional II Pasir Mandoge. Jalur yang sama juga dimanfaatkan untuk mengangkut hasil perkebunan milik PT Sari Persada Raya (SPR) yang berada di Desa Huta Bagasan.
Selain menjadi jalur ekonomi, ruas jalan tersebut merupakan akses utama yang menghubungkan Desa Bandar Pasir Mandoge dengan Desa Huta Bagasan, sehingga keberadaannya sangat penting bagi mobilitas masyarakat dan kelancaran distribusi hasil pertanian maupun perkebunan.
Beberapa warga yang ditemui media ini mengatakan bahwa selama ini perawatan jalan yang mengalami kerusakan kerap dilakukan oleh pihak PT SPR maupun PKS/PTPN IV Regional II Pasir Mandoge dengan cara menimbun lubang menggunakan material batu. Namun, menurut mereka, perawatan tersebut sudah cukup lama tidak dilakukan sehingga kondisi jalan semakin memburuk.
Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Asahan segera mengambil langkah perbaikan terhadap ruas jalan tersebut. Mereka menilai kondisi jalan saat ini sudah sangat membutuhkan perhatian serius agar aktivitas masyarakat dapat berjalan lancar dan aman.
Warga juga berharap perbaikan dapat segera direalisasikan sebelum kerusakan semakin parah dan menimbulkan kecelakaan yang berpotensi menyebabkan korban jiwa. (PS)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar