Samosir, Mediareportasenews.com
Bupati Samosir Vandiko T. Gultom meninjau pembangunan Pompa Air Tenaga Surya (PATS) di Desa Sibonor Oppuratus, Kecamatan Nainggolan, Rabu (06/05/2026). Infrastruktur irigasi modern tersebut diproyeksikan mampu mengairi hingga 80 hektare lahan pertanian masyarakat.
Pembangunan pompa air tenaga surya itu merupakan hasil kerja sama Pemerintah Kabupaten Samosir dengan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan Kedutaan Besar Inggris. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan menjadi solusi bagi petani yang selama ini mengalami kesulitan air, khususnya pada musim kemarau.
Dalam peninjauan tersebut, Bupati Vandiko menegaskan bahwa keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi penghalang pembangunan daerah.
“Pompa air ini merupakan hasil usulan kami kepada Kedutaan Besar Inggris dan telah disetujui. Saat ini progres pembangunannya sedang berjalan,” ujar Vandiko.
Berdasarkan hasil peninjauan, pompa air tenaga surya tersebut memiliki kapasitas produksi air mencapai 230 meter kubik per jam. Operasionalnya nantinya akan ditangani oleh dua operator yang telah mendapatkan pelatihan khusus. Selain itu, sistem perawatan PATS dinilai relatif mudah karena hanya membutuhkan pembersihan saluran dan pengecekan rutin terhadap peralatan.
Bupati menargetkan fasilitas tersebut dapat diresmikan bersama pihak Kedutaan Besar Inggris pada Juni 2026 agar segera dimanfaatkan petani untuk mengairi areal persawahan.
Vandiko juga menyampaikan bahwa hingga saat ini Kabupaten Samosir telah memiliki lima unit PATS. Pada tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Samosir kembali menambah empat unit baru yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, serta bantuan Kedutaan Besar Inggris.
“Kami akan terus berupaya melaksanakan pembangunan demi kesejahteraan masyarakat. Efisiensi anggaran bukan menjadi penghalang. Dengan kreativitas, kami akan terus mencari sumber pendanaan dan membangun sinergi anggaran untuk mendukung program-program pembangunan di Samosir,” katanya.
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Samosir juga terus mengajukan proposal bantuan kepada pemerintah pusat, pemerintah provinsi, maupun mitra internasional guna mendukung pembangunan sektor pertanian dan sektor lainnya.
Pembangunan PATS tersebut disambut antusias oleh pemerintah desa dan masyarakat setempat. Kepala Desa Sibonor Oppuratus, Binsar Marbun, mengatakan masyarakat sangat menantikan kehadiran pompa air tersebut karena selama musim kemarau tahun 2025 banyak petani mengalami kesulitan mengolah sawah sehingga hasil panen terganggu.
“Sebagian besar penduduk di desa ini merupakan petani sawah. Kondisi geografis di sini sangat cocok, dan kehadiran pompa ini akan sangat membantu. Terima kasih kepada Pak Bupati yang telah membawa bantuan ini sampai ke desa kami,” ujar Binsar.
Salah seorang petani, Op. Alvaro Manik, juga mengaku lega dengan pembangunan fasilitas tersebut.
“Selama belum ada pompa ini kami selalu resah, terutama saat musim kemarau. Sekarang kami sudah lebih tenang. Terima kasih kepada Pak Bupati, kami sangat bahagia,” ungkapnya.
Turut mendampingi dalam peninjauan tersebut Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Tumiur Gultom, Kepala Dinas Kominfo Immanuel Sitanggang, Kabid Perekonomian Bapperida Rikardo Simbolon, serta Camat Nainggolan Junita Sinaga. (Rokki.P)
.jpeg)
.jpeg)

.jpeg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar