Lubuk Pakam, Mediareportasenews.com
Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan, melantik tujuh pengawas dan 402 kepala satuan pendidikan (kepala sekolah) di Grha Bhineka Perkasa Jaya, Lubuk Pakam, Senin (9/2/2026). Pelantikan tersebut menjadi bagian dari langkah pembenahan menyeluruh terhadap sistem pendidikan di Kabupaten Deli Serdang yang dinilai masih memiliki sejumlah persoalan mendasar.
Dalam amanatnya, Bupati menyampaikan bahwa pelantikan kali ini merupakan tahap kedua. Sebelumnya, sebanyak 58 kepala sekolah telah dilantik, dan masih terdapat sekitar 50 kepala sekolah yang masa tugasnya akan segera berakhir. Namun, karena sistem pendidikan yang belum tertata secara optimal, proses pelantikan dilakukan secara bertahap.
Pada kesempatan ini, sebanyak 31 orang dilantik sebagai kepala sekolah baru, sementara lebih dari 300 kepala sekolah lainnya merupakan hasil rotasi jabatan. Selain itu, Bupati juga memberhentikan 31 kepala sekolah karena berbagai pelanggaran.
“Kepala sekolah yang saya berhentikan adalah yang setiap tahun menunda pengembalian pajak dari penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), yang bermasalah dalam kegiatan revitalisasi tahun 2025, serta yang memiliki konflik dengan murid, orang tua, dan lingkungan,” tegas Bupati.
Bupati mengungkapkan ketidakpuasannya terhadap kondisi pendidikan saat ini. Ia menyebutkan, idealnya terdapat sekitar 200 kepala sekolah baru untuk pembenahan total. Namun, karena keterbatasan kondisi yang ada, rotasi besar-besaran menjadi langkah yang harus ditempuh.
Kepada seluruh kepala sekolah yang dilantik, Bupati memberikan ultimatum tegas. Ia akan melakukan evaluasi ketat dalam enam bulan ke depan.
“Enam bulan dari hari ini, jika tidak ada perbaikan di sekolah Anda, bukan rotasi yang akan saya lakukan, tetapi pemberhentian. Kepala sekolah itu adalah guru yang diberi tugas tambahan, bukan jabatan struktural. Kewenangan mutlak ada di kepala daerah,” ujarnya.
Beberapa indikator yang akan menjadi perhatian dalam evaluasi tersebut antara lain kebersihan sekolah dan toilet, kedisiplinan siswa, pelaksanaan lagu Indonesia Raya, kemampuan akademik siswa sesuai jenjang pendidikan, pemenuhan jam mengajar guru, serta pengelolaan dana BOS yang bersih dan transparan.
Bupati juga menegaskan tidak akan mentolerir praktik pungutan liar (pungli) maupun dugaan suap dalam pengangkatan kepala sekolah.
“Di era saya dan Wakil Bupati, tidak ada bayaran untuk menjadi kepala sekolah. Jika ada pejabat atau oknum yang meminta uang, laporkan. Akan saya berhentikan saat itu juga,” tegasnya.
Selain itu, seluruh kepala sekolah diminta menegakkan disiplin dan membangun karakter siswa. Menurutnya, kecerdasan tanpa disiplin dan etika tidak akan membawa manfaat bagi masa depan anak-anak.
“Saya mau anak-anak Deli Serdang menjadi anak yang beretika dan disiplin. Pintar saja tidak cukup. Jangan sampai lulus SD belum bisa membaca atau lulus SMP tidak mampu menghitung matematika sederhana,” katanya mengingatkan.
Bupati juga menginstruksikan agar setiap sekolah memasang spanduk besar di depan gerbang yang menyatakan bahwa pendidikan di sekolah tersebut gratis dan tidak memungut biaya apa pun.
Dalam aspek manajerial, kepala sekolah diminta bersikap tegas terhadap guru, baik aparatur sipil negara (ASN), pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), maupun tenaga honorer. Guru yang tidak disiplin dan tidak layak mengajar harus diberikan penilaian kinerja secara objektif hingga pemutusan kontrak bila diperlukan.
“Negara ini tidak bisa dibangun oleh orang-orang yang hanya mau menikmati uang negara tetapi tidak mau bekerja untuk rakyat. Kalau Anda membiarkan itu terjadi, Anda saya anggap bersubahat,” tegas Bupati.
Ia kembali menekankan bahwa jabatan harus dipertahankan melalui kinerja, bukan melalui pendekatan atau tekanan apa pun. Seluruh kepala sekolah juga diminta tidak takut menghadapi wartawan maupun lembaga swadaya masyarakat (LSM) selama bekerja sesuai aturan.
“Kerja yang benar, hadapi semua dengan terbuka. Jangan takut diberitakan. Sepanjang Anda berada di koridor yang benar, tidak ada yang perlu ditakuti,” imbaunya.
Pelantikan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo SS; Sekretaris Daerah Dedi Maswardy SSos MAP; para asisten, staf ahli, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, serta undangan lainnya.
(DISKOMINFOSTAN DELI SERDANG)
Editor : Samsul
.jpeg)
.jpeg)

.jpeg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar