Samosir, Mediareportasenews.com
Harapan masyarakat Desa Hasinggaan, Kecamatan Sianjur Mulamula, untuk menikmati aliran listrik akhirnya menemukan titik terang. Setelah akses jalan mulai dibenahi dan keterisolasian wilayah perlahan terbuka, kini Pemerintah Kabupaten Samosir mendorong percepatan pembangunan jaringan listrik agar dapat menjangkau lokasi yang selama ini belum sepenuhnya menikmati aliran listrik.
Bupati Samosir Vandiko T. Gultom turun langsung melihat kondisi masyarakat sekaligus meninjau titik pembangunan jaringan listrik di Dusun III Pinal dan Dusun II Bahal-bahal, Desa Hasinggaan, Selasa (8/9/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan bersama Manager PLN UP3 Bukit Barisan, Megantara Vilanda Setyawan. Kehadiran langsung pimpinan daerah bersama jajaran PLN menjadi angin segar bagi masyarakat yang selama puluhan tahun menantikan hadirnya listrik di wilayah mereka.
Di tengah kondisi rumah-rumah warga yang masih terbatas dalam menikmati penerangan, Bupati Vandiko memastikan kebutuhan dasar tersebut tidak berhenti sebatas aspirasi. Pemerintah daerah, kata dia, telah membawa langsung pihak PLN untuk melihat kondisi dan kebutuhan masyarakat di lapangan.
“Sejak lama masyarakat menyampaikan keluhan ini. Kita bawa langsung pihak PLN untuk melihat kebutuhan masyarakat di lapangan. Besar harapan kami ini segera direalisasikan karena memang sangat dibutuhkan,” ujar Vandiko.
Menurut Vandiko, pembangunan infrastruktur di Desa Hasinggaan dilakukan secara bertahap sebagai bagian dari upaya membuka keterisolasian wilayah. Sebelumnya, Pemkab Samosir telah melakukan pembenahan akses jalan dan pembangunan jembatan sehingga kawasan yang sebelumnya hanya dapat dijangkau dengan memanfaatkan jalur danau, kini sudah dapat diakses kendaraan melalui jalur darat.
“Pemkab Samosir sudah membuka keterisolasian di daerah ini dengan membangun jembatan dan jalan. Setelah akses terbuka dan kendaraan sudah bisa masuk, tentu berikutnya kebutuhan listrik juga harus kita penuhi,” katanya.
Vandiko menilai pembangunan di kawasan tersebut tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan masyarakat saat ini, tetapi juga harus melihat potensi dan kebutuhan wilayah dalam jangka panjang. Hasinggaan dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan, baik dari sektor pertanian maupun pariwisata.
Bahkan, ke depan kawasan tersebut diproyeksikan dapat menjadi salah satu jalur alternatif menuju wilayah Dairi dan Karo. Karena itu, Bupati meminta agar pembangunan infrastruktur dilakukan dengan visi jangka panjang sehingga mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat dan perkembangan wilayah.
“Kalau membuka jalan, jangan berpikir hanya untuk lima tahun. Kita berpikir untuk 50 tahun ke depan. Harapan kita ke depan jalan ini bisa semakin lebar, bahkan sekitar 15 sampai 16 meter,” ujar Vandiko.
Bupati Vandiko juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendukung proses pembangunan, terutama apabila terdapat titik pembangunan yang bersinggungan dengan lahan masyarakat. Ia berharap tidak ada kendala terkait pembebasan maupun penggunaan lahan yang dapat menghambat percepatan pembangunan jaringan listrik.
“Kalau ada lokasi yang bersinggungan dengan tanaman atau lahan masyarakat, mohon didukung. Jangan sampai ada masyarakat yang menolak. Kita ingin pembangunan ini berjalan dan manfaatnya kembali kepada masyarakat,” kata Vandiko.
Selain pembangunan jaringan listrik di Desa Hasinggaan, Bupati juga meminta PLN membantu melakukan penataan jaringan kabel di kawasan Kantor Bupati, Rumah Dinas Bupati, serta sejumlah kawasan wisata lainnya.
Penataan tersebut dinilai penting untuk mendukung Kabupaten Samosir sebagai daerah yang terus memperkuat citra lingkungan yang bersih dan asri, yang sebelumnya telah mendapat penghargaan dari pemerintah pusat.
Dalam kesempatan tersebut, Vandiko juga mengapresiasi peran PLN dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Samosir, khususnya dalam bidang pertanian di kawasan Pertanian Terpadu (KPT) yang tengah dikembangkan Pemerintah Kabupaten Samosir.
“Kita berharap sinergi yang baik dengan PLN ini terus dilanjutkan. Bukan hanya untuk penerangan, tetapi juga mendukung pembangunan dan aktivitas masyarakat, termasuk sektor pertanian,” ujarnya.
Komitmen Pemerintah Kabupaten Samosir dalam mendorong pemerataan pembangunan, khususnya pemenuhan kebutuhan penerangan listrik, terus diwujudkan melalui sinergi dan komunikasi yang baik antara Bupati Vandiko T. Gultom dengan PLN.
Dengan adanya pembangunan jaringan listrik tersebut, Vandiko juga dinilai telah menindaklanjuti janjinya kepada masyarakat Desa Hasinggaan untuk mendapatkan akses listrik di masa kepemimpinannya.
Manager PLN UP3 Bukit Barisan, Megantara Vilanda Setyawan, memastikan pembangunan jaringan listrik di Hasinggaan menjadi perhatian pihaknya.
Ia menyebutkan bahwa proses lelang telah selesai dan saat ini memasuki tahapan pengadaan. Jika tidak terdapat kendala di lapangan, pekerjaan ditargetkan mulai bergerak dalam waktu dekat.
Pembangunan jaringan tersebut akan mencakup sekitar 10 kilometer dengan kurang lebih 250 tiang, terutama untuk pembenahan dan pembangunan jaringan menuju Dusun Pinal dan Bahal-bahal. Dari pembangunan tersebut, diperkirakan sekitar 150 kepala keluarga akan mendapatkan manfaat jaringan listrik.
“Listrik menjadi kebutuhan yang sangat mendasar. Kita usahakan yang terbaik. Target kami sebelum Natal 2026 sudah terang benderang. Dengan adanya listrik, anak-anak bisa belajar pada malam hari, aktivitas masyarakat semakin mudah dan ekonomi juga akan tumbuh,” kata Megantara.
Menurut Megantara, PLN telah mendengar aspirasi masyarakat Hasinggaan dan usulan Pemerintah Kabupaten Samosir sejak beberapa waktu lalu. Karena itu, pihaknya memastikan pelayanan kelistrikan di Samosir menjadi salah satu perhatian khusus.
Untuk mendukung kelancaran pembangunan tersebut, ia meminta dukungan pemerintah desa dan masyarakat, khususnya terkait lahan yang bersinggungan dengan pembangunan jaringan listrik.
Bagi masyarakat Hasinggaan, kedatangan Bupati Samosir bersama jajaran PLN bukan sekadar kunjungan biasa. Kehadiran tersebut menjadi tanda bahwa aspirasi yang selama ini disampaikan mulai mendapatkan jawaban.
Harapan masyarakat kini bukan lagi sekadar cerita. Setelah pembangunan jalan mulai membuka akses menuju wilayah mereka, penerangan listrik pun sedang dalam perjalanan untuk hadir di tengah masyarakat.
Ridu Sagala, warga Dusun II Bahal-bahal, mengaku optimistis listrik segera masuk ke wilayah mereka. Ia menyambut baik kehadiran Bupati bersama pihak PLN yang secara langsung melihat kondisi dan kebutuhan masyarakat.
“Kami sangat percaya kehadiran Pak Bupati dan PLN akan memenuhi janji untuk Desa kami. Tentu kami sangat senang,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Daulat Sitohang, warga Dusun III Pinal. Ia mengaku bersyukur karena aspirasi masyarakat yang telah disampaikan dalam waktu lama akhirnya mulai terealisasi di masa kepemimpinan Bupati Samosir Vandiko T. Gultom.
“Kami merasa bersyukur, doa kami akhirnya terealisasi. Kami terobati dengan kehadiran Bupati Vandiko. Kalau ada yang perlu kami bantu untuk kelancaran pembangunan, kami siap,” katanya.
Menurut Daulat, masyarakat juga telah merasakan perubahan setelah pembangunan infrastruktur jalan mulai dilakukan. Akses yang sebelumnya sulit kini sudah mulai dapat dilalui kendaraan.
“Kami juga sudah merasakan perbaikan infrastruktur jalan. Walaupun sekarang sudah bisa dilalui kendaraan, tentu kami berharap pembangunan terus dilanjutkan,” ujarnya.
Ia memastikan masyarakat akan terus mendukung pembangunan jaringan listrik selama pembangunan tersebut dilakukan untuk kepentingan bersama dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Turut hadir dalam peninjauan tersebut Sekdakab Samosir Marudut Tua Sitinjak, Kepala ULP PLN Pangururan Jefri Manik, Camat Sianjur Mula Mula Andri P. Limbong, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Samosir. (Rokki, P)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar