Labuhanbatu Selatan, Mediareportasenews.com
Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel), Fery Sahputra Simatupang, membuka Pelatihan Budidaya Kelapa Sawit Program Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Pekebun yang digelar di Hotel Le Polonia & Convention Medan, Selasa (4/8/2026).
Kegiatan yang didanai Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) tersebut diselenggarakan oleh LPP Agro Nusantara sebagai upaya meningkatkan kapasitas, pengetahuan, dan keterampilan para pekebun kelapa sawit di Kabupaten Labuhanbatu Selatan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Labuhanbatu Selatan M. Reza Pahlevi Nasution, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Sumatera Utara Fariz Haholongan Hutagalung, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Labuhanbatu Selatan, perwakilan manajemen LPP Agro Nusantara Wagino, serta para peserta pelatihan.
Dalam sambutannya, Bupati Fery Sahputra Simatupang menyampaikan bahwa sektor perkebunan, khususnya kelapa sawit, memiliki peran penting dalam menopang perekonomian daerah sekaligus menjadi salah satu sumber mata pencaharian utama masyarakat Labuhanbatu Selatan.
Karena itu, ia menilai para pekebun perlu terus meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dengan memadukan pengalaman bertani yang telah diwariskan secara turun-temurun dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
"Saya ingin melihat pekebun Labuhanbatu Selatan menjadi pekebun yang modern. Pekebun yang mampu menghitung biaya produksi, memahami pentingnya bibit unggul, melakukan pemupukan secara tepat, memanfaatkan teknologi, menjaga lingkungan, dan menghasilkan kebun yang produktif hingga puluhan tahun," ujar Fery.
Menurutnya, kemampuan mengelola kebun secara modern dan berkelanjutan menjadi salah satu kunci untuk menjaga produktivitas perkebunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan para pekebun dan keluarganya.
Bupati juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, kelompok tani, kelembagaan pekebun, dunia usaha, serta berbagai pihak terkait dalam mendorong kemajuan sektor perkebunan di Kabupaten Labuhanbatu Selatan.
Kepada LPP Agro Nusantara, Bupati berharap pelatihan tersebut tidak berhenti sebatas pemberian sertifikat kepada peserta. Lebih dari itu, pelatihan diharapkan benar-benar mampu melahirkan pekebun yang dapat menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dalam pengelolaan kebun di lapangan.
Ia juga mengajak para peserta untuk memperkuat kelembagaan pekebun agar akses terhadap berbagai program, mulai dari pelatihan, pembiayaan, teknologi, hingga pemasaran, semakin terbuka dan mudah dijangkau.
"Kalau hari ini Bapak dan Ibu datang membawa semangat, pulanglah nanti membawa ilmu. Kalau hari ini datang sendiri-sendiri, pulanglah dengan semangat untuk mengajak pekebun lainnya maju bersama," pesan Fery.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan seorang pekebun tidak semata-mata diukur dari besarnya hasil panen. Keberhasilan juga tercermin dari kemampuan mengelola usaha perkebunan secara efektif, meningkatkan kesejahteraan keluarga, serta menjaga keberlanjutan kebun melalui ilmu pengetahuan, kerja keras, dan tata kelola yang baik.
Pelatihan Budidaya Kelapa Sawit tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati Fery Sahputra Simatupang yang ditandai dengan pemukulan gong.
Melalui pelatihan tersebut, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan terus mendorong semangat "Kita Bangun, Kita Jaga, Kita Rawat" dalam pembangunan sektor perkebunan. Semangat tersebut diwujudkan melalui peningkatan kapasitas dan kualitas sumber daya manusia pekebun, menjaga produktivitas dan kelestarian lingkungan, serta merawat kebun secara berkelanjutan.
Dengan peningkatan pengetahuan dan keterampilan para pekebun, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan berharap sektor kelapa sawit semakin produktif, berkelanjutan, dan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat serta kemajuan perekonomian daerah. (MA)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar