-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

‎Wujudkan Generasi Unggul, Bupati Taput Dorong Penguatan Karakter 'SAITAPAIAS' dan Literasi 'TAPAMAJUMA' di SMPN 1 Tarutung

Rabu, 15 Juli 2026 | Juli 15, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-15T06:23:20Z



Tapanuli Utara, Mediareportasenews.com

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan dasar yang adaptif, berkualitas, dan berkarakter. Komitmen tersebut ditegaskan langsung oleh Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., saat meninjau pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi peserta didik baru di SMP Negeri 1 Tarutung, Rabu (15/7/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Tapanuli Utara, Joinher Wellington Ambarita, serta Kepala SMP Negeri 1 Tarutung, Elfransco Sinaga. Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan sekolah menyambut tahun ajaran baru sekaligus memperkuat arah pembangunan sumber daya manusia (SDM) melalui sektor pendidikan.




Dorong Lingkungan Sekolah yang Asri dan Nyaman

Saat meninjau lingkungan sekolah, Bupati memberikan perhatian khusus terhadap kebersihan, kerapian, dan estetika kawasan sekolah. Ia menginstruksikan pihak sekolah agar segera menghapus aset-aset yang sudah rusak dan tidak lagi dimanfaatkan sesuai ketentuan yang berlaku.

Menurutnya, lingkungan belajar yang bersih, hijau, dan tertata rapi akan memberikan dampak positif terhadap kenyamanan sekaligus kondisi psikologis peserta didik dalam mengikuti proses pembelajaran.

"Lingkungan yang asri, rapi, dan hijau akan sangat memengaruhi kenyamanan serta psikologis belajar anak-anak kita. Aset yang sudah rusak sebaiknya segera dihapuskan sesuai prosedur regulasi, lalu kita ubah menjadi taman hijau yang indah," ujar Bupati.




 

Pastikan Program SAITAPAIAS dan TAPAMAJUMA Berjalan Optimal

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga memastikan program unggulan pendidikan Kabupaten Tapanuli Utara benar-benar diterapkan di lingkungan sekolah dan tidak hanya menjadi slogan.

Di dalam ruang kelas, Bupati berinteraksi langsung dengan para siswa untuk menguji pemahaman mereka mengenai Program SAITAPAIAS yang berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik.

Selain pendidikan karakter, Bupati menekankan pentingnya penguatan literasi melalui Program TAPAMAJUMA yang berfokus pada pengembangan kemampuan dasar siswa, meliputi literasi membaca, literasi berhitung, serta literasi berbicara atau bercerita.

Ia berharap para guru membiasakan siswa menyampaikan cerita, baik berupa kisah nyata maupun cerita fiksi yang sarat dengan nilai-nilai moral sebagai bagian dari pembentukan karakter sejak dini.

"Kita ingin anak-anak kita tidak hanya pintar di atas kertas, tetapi juga cakap berkomunikasi. Biasakan mereka bercerita, baik fiksi maupun kisah nyata, yang di dalamnya selalu disisipkan pesan moral yang kuat," tegasnya.




 

Guru Tetap Menjadi Kunci Pembentukan Karakter di Era AI

Menghadapi perkembangan teknologi dan semakin pesatnya penggunaan Artificial Intelligence (AI), Bupati menyampaikan pesan khusus kepada para guru agar tetap optimistis menjalankan tugas sebagai pendidik.

Menurutnya, kemajuan teknologi memang memberikan banyak kemudahan dalam proses belajar, namun tidak akan pernah mampu menggantikan peran guru dalam membentuk karakter, nilai moral, dan kepribadian peserta didik.

"Di tengah keterbukaan informasi saat ini, murid-murid kita mungkin akan lebih cepat pintar menggunakan teknologi dibanding kita. Namun, ingatlah, ada satu hal yang tidak akan pernah dimiliki oleh AI, yaitu hati, karakter, dan kualitas moral. Di sinilah peran krusial Bapak dan Ibu guru melalui Program SAITAPAIAS," ungkap Bupati.


Motivasi Siswa Baru untuk Berani Bermimpi

Menutup rangkaian kunjungannya, Bupati menghampiri para peserta didik baru dan memberikan motivasi agar memiliki cita-cita yang tinggi serta semangat belajar yang kuat.

Ia mengajak seluruh siswa untuk tidak takut bermimpi besar, tetapi juga mengingatkan bahwa setiap cita-cita harus diwujudkan melalui kerja keras, kedisiplinan, dan ketekunan dalam belajar.

"Gantungkan mimpi dan cita-cita kalian setinggi langit. Jangan pernah takut untuk bermimpi menjadi orang hebat yang sukses. Namun ingat, mimpi yang besar harus dibarengi dengan usaha yang maksimal, belajar dengan tekun, serta disiplin yang tinggi untuk menggapainya," pungkas Bupati.

Pesan tersebut disambut tepuk tangan meriah dan antusiasme para siswa baru yang mengikuti kegiatan MPLS. Kehadiran Bupati di tengah-tengah peserta didik diharapkan menjadi motivasi sekaligus penyemangat bagi mereka untuk memulai perjalanan pendidikan dengan penuh optimisme dan semangat meraih prestasi. (Rokki.P)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update