-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Perkuat Pelestarian Budaya Daerah PLT Bupati Tulungagung Hadiri Jamasan Pusaka Tombak Kyai Upas

Minggu, 12 Juli 2026 | Juli 12, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-12T05:17:19Z

FOTO : Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin didampingi Plt. Sekda Tulungagung Tri hariadi saat Jamasan Tombak Kyai Upas di Pendopo Pringgokusuma Kanjengan, Jum’at (3/7/2026).


Tulungagung, Mediareportasenews.com

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Tulungagung kembali menggelar Upacara Tradisi Jamasan Tombak Pusaka Kanjeng Kiai Upas, Jumat (3/7/2026), di Pendopo Pringgokusumo Griya Dalem Kanjengan Kepatihan, Tulungagung.

Tradisi yang dilaksanakan setiap bulan Sura pada hari Jumat Legi tersebut diawali dengan kirab Tombak Pusaka Kanjeng Kiai Upas dari tempat penyimpanan menuju lokasi prosesi jamasan. Ritual ini menjadi salah satu agenda budaya tahunan yang terus dilestarikan oleh Pemerintah Kabupaten Tulungagung sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan budaya dan sejarah daerah.

Prosesi berlangsung khidmat dengan diawali kirab air suci yang diambil dari sembilan mata air. Arak-arakan diiringi alunan gamelan serta pertunjukan Reog Kendang sebelum memasuki prosesi inti berupa jamasan atau penyucian pusaka menggunakan air yang dicampur bunga tujuh rupa.

Selain memiliki makna spiritual, prosesi jamasan juga dilakukan melalui pembersihan fisik tombak pusaka menggunakan jeruk nipis dan sikat khusus. Seluruh rangkaian ritual berlangsung dalam suasana penuh khidmat dan ditutup dengan selamatan atau kenduri bersama sebagai ungkapan rasa syukur serta doa untuk keselamatan dan kesejahteraan masyarakat Tulungagung.

Upacara Jamasan Tombak Kanjeng Kiai Upas dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tulungagung, Sekretaris Daerah Kabupaten Tulungagung, para kepala perangkat daerah beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Tulungagung, para camat, lurah dan perangkat Kelurahan Kepatihan, para sesepuh Majelis Luhur Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa Indonesia (MLKI), serta pimpinan dan anggota Perkumpulan PERMADANI Cabang Tulungagung.

Tradisi Jamasan Tombak Pusaka Kanjeng Kiai Upas merupakan salah satu bentuk pelestarian budaya yang terus dijaga oleh Pemerintah Kabupaten Tulungagung. Sebagai pengakuan atas nilai budaya yang dimilikinya, pada tahun 2020 ritual tersebut resmi ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Penetapan tersebut menjadi dorongan bagi pemerintah daerah, komunitas adat, maupun lembaga pendidikan untuk terus melestarikan tradisi melalui pendokumentasian, edukasi, serta pengenalan kepada generasi muda agar tetap lestari di tengah perkembangan zaman.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tulungagung, M. Ardian Candra, mengakui antusiasme masyarakat terhadap agenda budaya tersebut masih perlu ditingkatkan.

"Pengembangan kepariwisataan berkelanjutan menjadi fokus kami agar sektor ini mampu menjadi motor pembangunan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Menurutnya, Disbudpar juga terus memberikan perhatian terhadap peningkatan kualitas destinasi wisata. Aspek keamanan, kenyamanan, kebersihan, serta kelestarian lingkungan menjadi faktor penting untuk memberikan pengalaman terbaik bagi wisatawan sekaligus mendorong peningkatan kunjungan dan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Melalui pelestarian tradisi budaya seperti Jamasan Tombak Pusaka Kanjeng Kiai Upas, Pemerintah Kabupaten Tulungagung berharap nilai-nilai sejarah, budaya, dan kearifan lokal tetap terjaga serta mampu menjadi daya tarik wisata budaya yang mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan. (Dok/Disbudpar/HRP)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update