-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Pembangunan Turap/Talut/Bronjong Pada Jalan Provinsi Sumut Ruas Bts. Simalungun - Sionggang Kab Asahan

Senin, 13 Juli 2026 | Juli 13, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-13T13:47:59Z

 Ket. Gamb : Sejumlah pekerja dan satu unit alat berat (beco) terlihat sedang melakukan kegiatan pembangunan pada jalan longsor dijalan provinsi sumatera utara didesa suka makmur (sionggang) kecamatan bandar pasir mandoge kabupaten asahan (13/7).


Bandar Pasir Mandoge, Mediareportasenews.com

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Bina Marga, Konstruksi, dan Cipta Karya, UPTD Dinas Bina Marga dan Cipta Karya Tanjung Balai, melaksanakan pembangunan turap, talut, dan bronjong pada ruas jalan provinsi Batas Simalungun–Sionggang, Kabupaten Asahan (PHTC-5A), sebagai upaya menangani sejumlah titik longsor yang mengancam badan jalan.

Saat ini, pekerjaan difokuskan di beberapa lokasi, di antaranya di Desa Suka Makmur (Sionggang), Kecamatan Bandar Pasir Mandoge, yang mengalami longsor pada badan jalan. Selanjutnya, penanganan juga akan dilakukan di Desa Huta Padang, Kecamatan Bandar Pasir Mandoge, Kabupaten Asahan, yang mengalami kondisi serupa.

Proyek pembangunan turap, talut, dan bronjong tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sumatera Utara Tahun Anggaran 2026 dengan nilai kontrak sebesar Rp24.599.590.398.

Pekerjaan dilaksanakan dengan sistem kontrak gabungan lump sum dan harga satuan berdasarkan Kontrak Nomor 602/BMC/UPTD-TB/KPA/0514/2026 tertanggal 2 Juni 2026.

Sebagai kontraktor pelaksana ditunjuk PT Karya Inti Bumi Konstruksi, sedangkan pengawasan pekerjaan dilakukan oleh konsultan supervisi PT Astadipati Duta Harindo KSO Balakosa berdasarkan Kontrak Nomor 602.1/DBMCK-PEMB/KPA/932/2026 tanggal 21 Mei 2026.

Di lokasi pembangunan yang berada di Dusun IV, Desa Suka Makmur (Sionggang), awak media melakukan konfirmasi kepada salah seorang pekerja yang mengaku bernama Boy Areva serta seorang konsultan bernama Ardiansyah.

Boy Areva menjelaskan bahwa dirinya hanya bertugas sebagai pelaksana teknis di lapangan dan menyarankan agar informasi terkait proyek disampaikan langsung kepada humas proyek.

"Saya di sini hanya sebagai pelaksana teknis, Bang. Kalau untuk informasi kepada media sebaiknya langsung ke humas proyek. Kebetulan humasnya sudah kembali kemarin (Minggu)," ujarnya.

Sementara itu, masyarakat sekitar menyambut baik pelaksanaan pembangunan tersebut. Salah seorang tokoh masyarakat Desa Suka Makmur bermarga Simbolon mengaku bersyukur karena jalan yang mengalami longsor selama bertahun-tahun akhirnya mendapat penanganan dari pemerintah.

"Kami sangat senang dan berterima kasih atas pembangunan ini. Jalan yang longsor ini sudah bertahun-tahun kondisinya memprihatinkan. Kalau tidak segera diperbaiki hingga badan jalan putus, tentu masyarakat akan kesulitan karena jalan ini merupakan satu-satunya akses yang kami miliki," ungkapnya.

Diketahui, pembangunan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam menangani sejumlah titik rawan longsor pada ruas jalan provinsi yang menghubungkan wilayah perbatasan Kabupaten Simalungun dengan Sionggang di Kabupaten Asahan.

Program tersebut merupakan tindak lanjut dari usulan yang tercantum dalam Rancangan Awal Rencana Kerja (Renja) Kecamatan Bandar Pasir Mandoge, kemudian disinergikan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Bandar Pasir Mandoge, Kabupaten Asahan.

Melalui pembangunan turap, talut, dan bronjong ini diharapkan kondisi ruas jalan provinsi tersebut menjadi lebih aman, mampu mencegah longsor susulan, serta menjamin kelancaran mobilitas masyarakat dan distribusi barang di wilayah Bandar Pasir Mandoge dan sekitarnya. (ps)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update