Tapanuli Utara, Mediareportasenews.com
Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng, memberikan motivasi kepada ratusan peserta Jambore Nasional Anak Sekolah Minggu HKBP Tahun 2026 pada acara pembukaan yang digelar di Kompleks Seminarium HKBP Sipoholon, Rabu (24/6/2026).
Jambore yang berlangsung hingga 27 Juni 2026 tersebut secara resmi dibuka oleh Victor Tinambunan dengan mengusung tema “Pelita: Pancarkan Iman di Tengah Keluarga.” Kegiatan berskala nasional ini diikuti sekitar 500 anak Sekolah Minggu yang berasal dari 32 Distrik HKBP di seluruh Indonesia.
Dalam kesempatan itu, Wabup Deni Lumbantoruan tampil dengan gaya komunikasi yang humanis dan interaktif. Ia membagikan kisah nostalgia masa kecilnya sebagai anak Sekolah Minggu sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara dalam menjadikan pembangunan sumber daya manusia sejak usia dini sebagai salah satu prioritas utama pembangunan daerah.
Menurutnya, pembinaan karakter dan nilai-nilai moral kepada anak-anak merupakan investasi jangka panjang yang akan menentukan kualitas generasi masa depan.
“Apa yang kita tanam dengan penuh keikhlasan hari ini melalui pembinaan karakter anak-anak kita, akan menjadi buah manis yang kita petik bersama dalam 10 hingga 20 tahun ke depan. Ini adalah fondasi investasi masa depan Tapanuli Utara dan bangsa,” ujarnya.
Untuk membekali anak-anak menghadapi berbagai tantangan di era modern, Wabup menyampaikan Lima Pesan Emas yang diharapkan dapat menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
Pesan pertama adalah memancarkan iman melalui pengamalan Sepuluh Perintah Tuhan dalam kehidupan sehari-hari. Kedua, menghormati orang tua sebagai landasan utama dalam membangun etika dan karakter di lingkungan keluarga. Ketiga, menggunakan gadget secara bijak dengan membatasi waktu bermain agar terhindar dari kecanduan game online.
Selanjutnya, anak-anak juga diajak membangun persahabatan yang sehat dan inklusif tanpa membeda-bedakan teman. Pesan terakhir adalah menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan dengan menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan, dimulai dari lingkungan sekitar.
Selain memberikan motivasi kepada para peserta, Wabup Deni turut menyampaikan apresiasi kepada para Guru Sekolah Minggu (GSM) serta pimpinan jemaat HKBP yang selama ini berperan aktif dalam membina generasi muda.
Menurutnya, para Guru Sekolah Minggu dan pelayan gereja merupakan mitra strategis pemerintah dalam membentuk karakter anak-anak sekaligus menjadi pahlawan tanpa tanda jasa yang turut menentukan masa depan bangsa melalui pendidikan moral dan spiritual.
Melalui kegiatan Jambore Nasional Anak Sekolah Minggu HKBP Tahun 2026 ini, diharapkan lahir generasi muda yang memiliki iman yang kuat, karakter yang baik, kepedulian sosial yang tinggi, serta kesiapan menghadapi tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai kekristenan dan budaya yang menjadi jati diri bangsa. (Rokki.P)


.jpeg)
.jpeg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar