-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Pemkab Tapanuli Utara Gelar Bedah Rencana Aksi Setiap OPD demi Akselerasi Visi Misi

Jumat, 22 Mei 2026 | Mei 22, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-22T07:00:43Z



Tapanuli Utara, Mediareportasenews.com

Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng., membuka secara resmi Rapat Pemaparan Rencana Aksi Perangkat Daerah Periode 2026–2029 dalam rangka percepatan pencapaian visi dan misi Bupati Tapanuli Utara.

Kegiatan yang direncanakan berlangsung selama dua hari tersebut digelar di Aula Mini Kantor Bupati Tapanuli Utara, Jumat (22/5/2026).

Acara strategis itu turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Tapanuli Utara, Drs. Henry M.M. Sitompul, M.Si., para asisten Sekda dan staf ahli Bupati, pimpinan perangkat daerah, Direktur Perseroda Pertanian, serta jajaran pejabat eselon di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara.

Dalam arahannya, Wakil Bupati Deni Parlindungan Lumbantoruan menegaskan bahwa seluruh perangkat daerah harus memiliki satu frekuensi kerja yang sama dalam menerjemahkan semangat perubahan yang selama ini ditekankan Bupati Tapanuli Utara.




“Bapak Bupati selalu menekankan perubahan pola kerja. Dengan kondisi keterbatasan ruang fiskal anggaran saat ini, kita dituntut kreatif. Jika biasanya anggaran seratus hanya bisa mendanai sepuluh kegiatan, maka lewat skema kolaborasi aktif dengan partisipasi masyarakat, nilai anggaran yang sama harus mampu menyelesaikan dua puluh pekerjaan. Inilah substansi perubahan yang kita cari,” tegas Wakil Bupati.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menargetkan peningkatan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) daerah dari Rp5 triliun menjadi Rp7,5 triliun pada tahun 2029.

Untuk mencapai target tersebut, Pemkab Taput akan mendorong sektor pertanian dan ekonomi kerakyatan melalui strategi ekstensifikasi, seperti pembukaan lahan baru dengan target seribu hektare pada tahun ini, penguatan UMKM, serta pemanfaatan lahan tidur.




Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati juga mendorong para kepala OPD agar mulai memanfaatkan perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), sebagai instrumen referensi dalam merumuskan program kerja yang lebih efektif dan efisien.

“Gunakan alat-alat teknologi informasi yang ada sebagai bahan referensi ilmiah untuk menjawab tantangan sembilan misi pembangunan kita. Saya minta seluruh OPD saling terintegrasi. Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perseroda Pertanian harus satu frekuensi mengurus hulu ke hilir. Jangan bekerja sendiri-sendiri, buka ruang diskusi lintas bidang demi memajukan ekonomi rakyat yang inklusif dan berdaya saing,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bappelitbangda Kabupaten Tapanuli Utara, Kristina Nahampun, dalam laporan pelaksanaannya menyampaikan bahwa forum tersebut merupakan instruksi langsung pimpinan daerah untuk membedah dan mempertajam program kerja seluruh OPD.

Agenda hari pertama diawali dengan pemaparan aplikasi Dashboard Pimpinan berupa sistem pelaporan fisik berkala sebagai instrumen monitoring capaian bulanan.




Selanjutnya, pemaparan difokuskan pada 11 OPD kluster pertama yang berkaitan langsung dengan visi dan misi utama pembangunan daerah, mulai dari sektor pertanian, infrastruktur, kesehatan, hingga pendidikan.

Pembahasan akan dilanjutkan pada hari kedua untuk OPD lainnya yang bergerak di bidang pelayanan publik. (Rokki.P)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update