
FOTO : Plt. Bupati Tulungagung Ahmad Bahrudin, menyampaikan sambutan pada upacara tradisi Ulur Ulur telaga Buret desa Sawo Jumat (24/4/2026).
Tulungagung, Mediareportasenews.com
Masyarakat Desa Sawo dinilai mampu menjaga dan menampilkan tradisi Ulur-Ulur di kawasan wisata Telaga Buret sebagai upaya mengembangkan destinasi wisata di Kabupaten Tulungagung. Hal tersebut disampaikan Plt. Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, saat melakukan kunjungan ke Telaga Buret, Desa Sawo, Kecamatan Campurdarat, Jumat (24/4/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Baharudin menyebut Desa Sawo sebagai salah satu kampung adat yang memiliki kekayaan budaya bernilai tinggi dan diminati wisatawan. Ia menilai, tradisi Ulur-Ulur yang digelar di Telaga Buret memiliki makna penting, terutama dalam menjaga keberlanjutan sumber air yang menjadi penopang kehidupan pertanian dan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, tradisi Ulur-Ulur telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat setempat sejak puluhan tahun lalu dan rutin dilaksanakan setiap bulan Selo dalam penanggalan Jawa.
“Adat tradisi Ulur-Ulur merupakan kearifan lokal yang harus kita jaga, lestarikan, dan tingkatkan peran serta fungsinya untuk kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Tulungagung, lanjutnya, akan terus memberikan dukungan terhadap pelaksanaan upacara adat tersebut sebagai bagian dari pelestarian budaya sekaligus penguatan sektor pariwisata daerah.
![]() |
| FOTO : Plt. Bupati Tulungagung Ahmad Bahrudin, menaburkan bunga di telaga Buret menandai kegiatan Ulur Ulur di telaga Buret dimulai Jumat (24/4/2026). |
Ia juga berharap Telaga Buret dan tradisi Ulur-Ulur dapat semakin berdaya guna sebagai destinasi wisata alam dan budaya, sehingga lebih dikenal tidak hanya di tingkat daerah, tetapi juga secara nasional.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, tradisi Ulur-Ulur diisi dengan upacara sedekah bumi, termasuk ritual memandikan dua patung Joko Sedono dan Dewi Sri serta melempar kembang tujuh rupa ke tengah telaga.
Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Tulungagung, jajaran Forkopimcam Kecamatan Campurdarat, serta tokoh masyarakat setempat. (Hms/Haripur)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar