-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Pemkab Toba Sampaikan Sejumlah Permohonan Terutama Sektor Pendidikan Kepada DPR RI

Kamis, 23 April 2026 | April 23, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-23T04:51:42Z




Toba, Mediareportasenews.com

“Anakhon Hi do Hamoraon di Ahu” (anak adalah harta paling berharga), demikian filosofi Batak yang disampaikan Wakil Bupati Toba, Audi Murphy O. Sitorus, saat menyambut kunjungan reses Komisi X DPR RI di Kabupaten Toba Masa Sidang IV Tahun Sidang 2025–2026, Rabu (22/4/2026).

Kehadiran rombongan Komisi X DPR RI disambut di SMP Negeri 1 Balige, didampingi Staf Ahli TP PKK Kabupaten Toba Ny. Riama Murphy Sitorus serta sejumlah pimpinan OPD. Dalam kunjungan tersebut, rombongan meninjau beberapa ruang kelas dan berdialog langsung dengan siswa terkait kondisi fasilitas belajar.

“Kami butuh perbaikan bagian atap. Sebagian meja kami juga sudah rusak, jendela ruangan juga rusak,” ujar salah seorang siswa kepada Ketua Komisi X, Dr. Ir. Hetifah Sjaifudian.




Kunjungan kemudian dilanjutkan ke Yayasan TB Soposurung serta Makam Pahlawan Raja Sisingamangaraja XII. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan makan siang di Museum TB Centre dan rapat bersama Pemerintah Kabupaten Toba serta perwakilan masyarakat.

Dalam rapat yang dipimpin Ketua Tim Reses, Dr. Hj. Kurniasih Mufidayati, berbagai aspirasi disampaikan oleh pemerintah daerah dan masyarakat. Wakil Bupati kembali menegaskan pentingnya pendidikan sebagai prioritas utama masyarakat Toba.

“Di Toba, Anakhon Hi do Hamoraon di Au. Artinya, anak adalah harta paling berharga. Jadi semiskin apa pun kami, kami akan terus berusaha menyekolahkan anak kami. Karena itu kami sangat butuh dukungan dan perhatian Bapak-Ibu,” ujar Wakil Bupati dalam sambutannya.




Sejumlah aspirasi lain juga disampaikan, termasuk oleh Ketua DPRD Toba, Franshendrik Tambunan, yang meminta perhatian pemerintah pusat terhadap peningkatan kesejahteraan tenaga pengajar, termasuk guru TK dan PAUD.

Pemerintah Kabupaten Toba juga menyerahkan enam proposal permohonan kepada Komisi X DPR RI, meliputi pembangunan gedung olahraga, peningkatan akses pendidikan, rehabilitasi gedung sentra pemuda, pembangunan gedung layanan perpustakaan, revitalisasi Makam Pahlawan Raja Sisingamangaraja XII, serta eksplorasi warisan peradaban Batak di Eropa dalam rangka produksi film layar lebar tentang Raja Sisingamangaraja XII.

Selain itu, Wakil Bupati juga menyampaikan harapan agar terdapat satu lembaga yang dapat mengoordinasikan pengelolaan kawasan Danau Toba secara terpadu.




“Tadi juga saya sampaikan ke Komisi X DPR RI, kalau ada satu badan yang bisa mengoordinir pemerintah kabupaten, alangkah indahnya Danau Toba ini satu sikap untuk mengelola Danau Toba,” ujarnya kepada awak media usai rapat.

Sementara itu, Ketua Tim Reses, Dr. Hj. Kurniasih Mufidayati, menyampaikan bahwa akan ada langkah konkret pascakunjungan tersebut, termasuk rencana renovasi SMP Negeri 1 Balige serta kemungkinan peningkatan Program Indonesia Pintar (PIP) dan perhatian terhadap angka partisipasi pendidikan tinggi.

“Yang konkret, insyaallah akan ada renovasi untuk sekolah SMP yang tadi kita kunjungi. Mungkin juga PIP bisa ditingkatkan, termasuk perhatian pada angka partisipasi kuliah anak-anak,” ujarnya.




Dalam kegiatan reses tersebut turut hadir sejumlah anggota Komisi X DPR RI, di antaranya Sofyan Tan, Bonnie Triyana, Denny Cagur, Karmila Sari, Adde Rosi Khoerunnisa, Agung Widyantoro, Ali Zamroni, Melly Goeslaw, Ratih Megasari Singkarru, Muhammad Kadafi, Dedi Wahidi, Reni Astuti, Dewi Coryati, Sabam Sinaga, serta perwakilan kementerian dan lembaga mitra kerja Komisi X DPR RI. (Rokki.P)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update