Samosir, Mediareportasenews.com
Bupati Vandiko T. Gultom menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank Sumut yang digelar di Lantai 10 Kantor Pusat Bank Sumut, Jalan Imam Bonjol Nomor 18, Medan, Senin (6/6/2026). Dalam kegiatan tersebut, Vandiko didampingi Kepala BPKAD Melva Siboro dan Kepala Dinas Kominfo Immanuel Sitanggang.
RUPS tersebut dipimpin oleh Gubernur Sumatera Utara, Bobby Afif Nasution, dan dihadiri seluruh kepala daerah se-Provinsi Sumatera Utara. Dalam rapat tersebut, para pemegang saham sepakat mendorong Bank Sumut naik kelas ke Kelompok Bank dengan Modal Inti 2 (KBMI 2).
KBMI 2 merupakan kelompok bank menengah dengan modal inti Rp6 triliun hingga Rp14 triliun. Saat ini, Bank Sumut masih berada pada kategori KBMI 1. Sementara itu, Otoritas Jasa Keuangan berencana melakukan konsolidasi terhadap bank-bank kategori KBMI 1 pada tahun 2029.
“Aturan OJK di 2029 untuk bank itu minimal Rp6 triliun, Rp6 triliun itu sudah masuk KBMI 2. Jadi, ini sebagai pemegang saham, pemerintah daerah sepakat, kita harus mengejar modal Rp6 triliun,” ujar Bobby Nasution.
Saat ini, modal inti Bank Sumut mencapai Rp5,2 triliun dan masih membutuhkan tambahan sekitar Rp800 miliar untuk masuk kategori KBMI 2. Untuk mencapai target tersebut, para pemegang saham yang terdiri dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara serta pemerintah kabupaten/kota sepakat menyetorkan kembali 15 persen dividen tahun 2025 sebagai tambahan modal pada tahun 2026.
Selain dividen sebesar 15 persen, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara juga menambahkan modal sebesar Rp100 miliar pada tahun ini, sementara Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan merencanakan penambahan sekitar Rp70 miliar.
“Ada (Pemkab) yang menganggarkan, seperti Tapsel perencanaannya di 2025, dituangkan ke APBD akan menambahkan kurang lebih Rp70 miliar, termasuk 15 persen dividen, dan kami dari Provinsi Sumut selain inbreng aset kemarin ada penambahan Rp100 miliar lagi,” kata Bobby Nasution.
Selain itu, Bobby Nasution juga berharap Bank Sumut tidak terlalu bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Ia mendorong Bank Sumut memperbanyak produk layanan yang mampu bersaing dengan bank-bank lain serta memperkuat penghimpunan dana pihak ketiga.
“Upaya yang kita harapkan tentu kita minta dari sisi dana pihak ketiga jangan kemahalan, yang kedua produknya harus banyak, jangan cuma mengandalkan APBD dan juga ASN,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menyatakan dukungannya terhadap rencana Bank Sumut naik kelas ke KBMI 2. Menurutnya, peningkatan kategori tersebut akan memperkuat modal, meningkatkan kualitas layanan, serta menghadirkan inovasi produk perbankan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan dunia usaha.
Vandiko juga menegaskan bahwa Bank Sumut memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan dan pertumbuhan ekonomi daerah, termasuk memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat di Kabupaten Samosir.
Dengan peningkatan kategori tersebut, diharapkan Bank Sumut dapat semakin kompetitif, memperkuat perekonomian daerah, serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan di Sumatera Utara, khususnya Kabupaten Samosir. (Rokki.P)

.jpeg)

.jpeg)
.jpeg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar