Toba, Mediareportasenews.com
Kabupaten Toba genap berusia 27 tahun pada 9 Maret 2026. Perjalanan Kabupaten Toba bermula dari lahirnya Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1998 tentang Pembentukan Kabupaten Daerah Tingkat II Toba Samosir dan Kabupaten Daerah Tingkat II Mandailing Natal. Peresmian kedua daerah tersebut dilaksanakan pada 9 Maret 1999 oleh Menteri Dalam Negeri atas nama Presiden Republik Indonesia di Kantor Gubernur Sumatera Utara.
Seiring perjalanan waktu, Kabupaten Toba mengalami berbagai dinamika perkembangan, mulai dari pemekaran beberapa kecamatan dan desa hingga pemekaran wilayah yang melahirkan Kabupaten Samosir. Setelah berdirinya Kabupaten Samosir sebagai daerah otonom baru, nama Kabupaten Toba Samosir dinilai tidak lagi relevan sehingga kemudian diubah menjadi Kabupaten Toba melalui Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2020 tanggal 24 Februari 2020 tentang Perubahan Nama Kabupaten Toba Samosir menjadi Kabupaten Toba di Provinsi Sumatera Utara.
Peraturan Pemerintah mengenai perubahan nama tersebut diserahkan oleh perwakilan Menteri Dalam Negeri bertepatan dengan peringatan Hari Jadi ke-21 Kabupaten Toba Samosir.
Sejarah singkat perjalanan Kabupaten Toba tersebut dibacakan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Toba, Paber Napitupulu, dalam Rapat Paripurna peringatan Hari Ulang Tahun ke-27 Kabupaten Toba yang dilaksanakan di Gedung DPRD Kabupaten Toba pada Senin (9/3/2026) pagi.
Kepada sejumlah awak media, Bupati Toba Effendi Sintong P. Napitupulu yang didampingi Wakil Bupati Toba Audi Murphy O. Sitorus bersama jajaran Forkopimda menyampaikan harapannya agar Kabupaten Toba dapat terus berbenah menuju daerah yang lebih maju, sejahtera, dan sesuai dengan visi “Toba Mantap”.
Bupati juga mengharapkan dukungan dari seluruh pihak, termasuk para pemangku kepentingan dan insan pers, dalam upaya membangun Kabupaten Toba ke arah yang lebih baik. Ia menegaskan bahwa kritik dan masukan sangat dibutuhkan selama bersifat membangun demi kemajuan daerah.
“Kami berharap dukungan, saran, masukan, dan kritik dari para stakeholder maupun media. Namun harapan kami, saran dan masukan tersebut merupakan saran yang membangun, bukan untuk menyerang secara pribadi. Kami menyadari bahwa dalam kepemimpinan kami untuk satu periode ke depan masih banyak kekurangan, sehingga kita perlu bergandengan tangan untuk membangun Kabupaten Toba agar menjadi lebih baik dan lebih maju,” ujar Bupati Toba.
Rapat paripurna tersebut turut dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Toba, jajaran Forkopimda, pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Toba, Sekretaris Daerah Kabupaten Toba, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Ketua TP PKK Kabupaten Toba, Staf Ahli TP PKK Kabupaten Toba, Ketua Bhayangkari Kabupaten Toba, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Toba, mantan Bupati dan mantan Wakil Bupati Toba, perwakilan organisasi kemasyarakatan (Ormas), organisasi kepemudaan (OKP), LSM, insan pers, serta para tamu undangan lainnya. (Daniel.N)
.jpeg)

.jpeg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar