Toba, Mediareportasenews.com
Anggota DPR RI Dr. Sihar Pangihutan Hamonangan Sitorus, BSBA, M.B.A dari Komisi IX Fraksi PDI Perjuangan kembali menggelar sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Sitoluama, Kabupaten Toba, Sabtu (7/3/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut menghadirkan narasumber dari Badan Gizi Nasional (BGN) serta dihadiri tokoh masyarakat dan para undangan.
Hadir sebagai narasumber Erdianta Sitepu, SKM, M.Han selaku Kasubbag Tata Usaha KPPG Medan Wilker Sumatera Utara dan Aceh yang mewakili BGN Pusat, serta Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Toba dr. Freddy S. Sibarani, MKM.
Dalam sambutannya, Sihar Sitorus menjelaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program prioritas nasional Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak, guna menyiapkan Generasi Emas Indonesia tahun 2045.
Menurutnya, dalam pelaksanaan program tersebut juga penting untuk mengangkat makanan kearifan lokal sebagai bagian dari menu yang disajikan kepada para penerima manfaat.
“Program MBG merupakan program prioritas nasional Presiden Prabowo Subianto dalam peningkatan gizi untuk menyiapkan Generasi Emas Indonesia 2045. Makanan kearifan lokal seperti mie gomak dan lapet bisa menjadi salah satu menu MBG di 23 SPPG se-Kabupaten Toba,” ujar Sihar.
Ia juga menyampaikan bahwa program MBG merupakan pekerjaan besar sehingga sangat terbuka terhadap berbagai masukan dari masyarakat guna penyempurnaan program ke depan.
Selain itu, Sihar juga menyoroti potensi agrikultur dan hortikultura di Kabupaten Toba yang dinilai sangat baik untuk mendukung ketersediaan bahan pangan bagi program MBG. Menurutnya, hasil pertanian lokal dapat dikolaborasikan dengan berbagai menu sayur dan buah yang bergizi.
Sihar juga mengingatkan pentingnya menjaga pola hidup sehat guna mencegah berbagai penyakit kronis, termasuk diabetes yang dapat menyebabkan komplikasi serius dan membutuhkan biaya pengobatan yang tinggi seperti cuci darah.
Ia juga berharap program MBG dapat memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat melalui pemanfaatan bahan pangan lokal yang nantinya dapat dipasarkan melalui koperasi desa.
“Kami ingin masyarakat bisa menjual hasil taninya atau bahan baku dari lokal ke depan dan tertampung di koperasi merah putih nantinya. Kepada pemilik SPPG juga kami ingatkan agar menjaga kebersihan dapur dan pengelolaan limbah dengan baik,” ujarnya.
Sementara itu, narasumber dari BGN Pusat, Erdianta Sitepu menjelaskan bahwa Program MBG bertujuan memastikan seluruh anak Indonesia mendapatkan asupan makanan sehat dan bergizi setiap hari.
Ia menyebutkan bahwa di Kabupaten Toba terdapat 23 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dengan alokasi anggaran sekitar Rp900 juta untuk setiap unit.
“Program ini bukan hanya soal makanan, tetapi juga tentang masa depan bangsa. Presiden Prabowo ingin melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing pada tahun 2045,” kata Erdianta.
Ia juga mengajak para orang tua untuk lebih peduli terhadap pemenuhan gizi seimbang bagi anak-anak serta mendorong percepatan pembangunan dapur dan fasilitas pelayanan pemenuhan gizi di wilayah Kabupaten Toba.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Toba dr. Freddy S. Sibarani menyampaikan pentingnya penerapan pola hidup sehat guna mencegah berbagai penyakit kronis yang masih cukup tinggi di wilayah tersebut.
Menurutnya, masyarakat perlu lebih peduli terhadap kesehatan dengan menerapkan pola hidup sehat seperti berolahraga secara rutin.
Ia juga menjelaskan bahwa dari total 23 SPPG yang direncanakan di Kabupaten Toba, saat ini sebanyak 16 unit sudah mulai berjalan dan pihaknya terus melakukan sosialisasi serta pembinaan, termasuk upaya pencegahan keracunan pangan dalam pelaksanaan program MBG.
Sebagai informasi, Program Makan Bergizi Gratis diperuntukkan bagi peserta didik mulai dari jenjang PAUD hingga SMA, baik negeri maupun swasta, serta bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan BGN Sumatera Utara Miranda Sihombing, Anggota DPRD Kabupaten Toba Fidel Hutahean, Kepala Desa Sitoluama Darma Pangaribuan, serta ratusan masyarakat yang mengikuti kegiatan sosialisasi tersebut. (Rokki.P)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar