-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Victor Silaen, SE, MM Gelar Reses di Desa Silaen, Pembangunan Jalan Silimbat–Labura Segera Dilaksanakan

Selasa, 10 Februari 2026 | Februari 10, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-10T09:47:16Z



Toba, Mediareportasenews.com

Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara Daerah Pemilihan (Dapil) IX, Victor Silaen, SE, MM, melaksanakan kegiatan Reses II Tahun Sidang II 2025–2026 pada Selasa, 10 Februari 2026 di Lapangan Parbalean, Desa Silaen, Kecamatan Silaen. Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda reses yang berlangsung pada 5 hingga 14 Februari 2026 dan diawali dengan doa yang dipimpin oleh St. Hembang M. Silaen.

Kepala Desa Silaen, Hakim Silaen, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas kehadiran Victor Silaen dan kesediaannya memilih Desa Silaen sebagai lokasi reses. Ia mewakili masyarakat menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan kepada wilayah tersebut. Camat Silaen, Tumpal Panjaitan, SE, MM, juga menyampaikan rasa syukur karena Kecamatan Silaen memiliki perwakilan di DPRD Provinsi Sumatera Utara. Ia menilai Victor Silaen responsif terhadap aspirasi masyarakat dan telah merealisasikan sejumlah program, di antaranya bantuan traktor untuk desa, dukungan pembangunan jalan provinsi Silimbat–Parsoburan, pemasangan lampu jalan di sepanjang jalan protokol, pembangunan tali air Bondar Simangatasi, serta berbagai program lain yang telah dirasakan manfaatnya.




Victor Silaen juga dinilai berperan dalam percepatan pembentukan Koperasi Merah Putih melalui advokasi, pelatihan, dan sosialisasi bersama Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Toba. Dalam pemaparannya, Victor menjelaskan bahwa reses merupakan tugas DPR untuk menyerap aspirasi masyarakat dan menyampaikannya pada tingkat pengambilan kebijakan. Ia turut memaparkan dua program nasional yang sedang berjalan, yakni Program Makan Bergizi Gratis dan pembentukan Koperasi Merah Putih. Kecamatan Silaen disebut sebagai salah satu kecamatan yang lebih awal melaksanakan program makan bergizi dibandingkan beberapa kecamatan lainnya.

Terkait Koperasi Merah Putih, Victor menyampaikan adanya alokasi anggaran sekitar Rp12 miliar yang akan disalurkan sesuai kebijakan pengurangan anggaran. Ia menekankan pentingnya percepatan pembentukan koperasi agar alokasi tersebut tidak hilang. Koordinasi dengan Dinas Perindagkop UKM Kabupaten Toba terus dilakukan guna memastikan proses berjalan sistematis.




Ia juga menjelaskan program Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terkait Universal Health Coverage (UHC), yaitu jaminan kesehatan yang memungkinkan masyarakat memperoleh layanan kesehatan cukup dengan menunjukkan KTP. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mengalokasikan sekitar Rp1,4 triliun per tahun untuk menjamin pelayanan kesehatan masyarakat. Layanan ini setara dengan BPJS Mandiri, dan masyarakat diimbau aktif berkoordinasi dengan pemerintah desa agar status jaminan kesehatannya terdata dengan baik. Selain itu, masyarakat berhak mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis satu kali dalam setahun di Puskesmas.

Dalam sesi tanya jawab, berbagai aspirasi disampaikan masyarakat. St. H.M. Silaen meminta bantuan biaya perawatan fisik Gereja HKBP Silaen serta pengaspalan jalan dari Lumban Baringin menuju Lumban Onan. Victor menyampaikan bahwa permintaan tersebut dapat diajukan melalui Bantuan Keuangan Daerah (BKD) dan akan ditindaklanjuti melalui persiapan administrasi. Putra Mauris Pardede, guru SMP Negeri 2 Silaen, mengajukan permohonan pengadaan peralatan marching band, yang menurut Victor telah diusulkan melalui program CSR Bank Sumut dan ditargetkan dapat digunakan pada peringatan 17 Agustus 2026.




Mama Grace Saragih mengajukan permohonan bantuan akta notaris untuk kelompok tani serta bantuan handtraktor dan ternak. Victor menyatakan akan membantu proses pembuatan akta notaris tersebut. Sementara itu, Bonar Silaen dari Lumban Gambiri meminta penjelasan mengenai Koperasi Merah Putih serta menyampaikan persoalan BPJS yang tidak aktif menjelang persalinan istrinya. Victor menyarankan agar segera berkoordinasi dengan kepala desa dan Puskesmas untuk penanganan darurat serta memastikan pemerintah desa turut mengambil langkah solusi.

Firman Silaen mengusulkan perbaikan jalan usaha tani di Bedengan Aek Bolon Silaen guna mempermudah pengangkutan hasil pertanian. Victor menjelaskan bahwa usulan tersebut termasuk program jangka panjang karena membutuhkan anggaran besar dan akan disampaikan kepada instansi terkait.




Dalam penutupannya, Victor Silaen menyampaikan bahwa pembangunan jalan Silimbat–Parsoburan dan Parsoburan–Labura direncanakan dilaksanakan pada tahun ini. Ia berharap pembangunan tersebut dapat mendukung sektor pariwisata dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, mengingat potensi peningkatan kunjungan ke kawasan Toba dari wilayah Labura, Labusel, dan daerah lainnya.

Kegiatan reses berlangsung dengan diskusi terbuka. Seluruh aspirasi masyarakat dicatat untuk dirangkum dan ditindaklanjuti melalui mekanisme pemerintahan daerah maupun pusat. Acara ditutup secara resmi dan dilanjutkan dengan makan siang bersama sebelum masyarakat membubarkan diri dengan tertib. (Rokki.P)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update