-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

RKPD Deli Serdang 2027 Harus Berkesinambungan dan Terukur

Jumat, 13 Februari 2026 | Februari 13, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-13T06:38:23Z

Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan membuka Forum Perangkat Daerah/Lintas Perangkat Daerah Penyusunan RKPD Tahun 2027 di Aula Cendana, Lantai II, Kantor Bupati Deli Serdang, Kamis (12/2/2026). Penyusunan RKPD Kabupaten Deli Serdang Tahun 2027 harus berangkat dari evaluasi kinerja tahun-tahun sebelumnya dan tidak boleh keluar dari arah kebijakan yang telah ditetapkan. (Foto Diskominfostan Deli Serdang)


Lubuk Pakam, Mediareportasenews.com

Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Deli Serdang Tahun 2027 harus berangkat dari evaluasi kinerja tahun-tahun sebelumnya dan tetap berada dalam koridor arah kebijakan yang telah ditetapkan. Hal tersebut ditegaskan Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan saat membuka Forum Perangkat Daerah/Lintas Perangkat Daerah Penyusunan RKPD Tahun 2027 di Aula Cendana Lantai II, Kantor Bupati Deli Serdang, Kamis (12/2/2026).

Dalam forum yang turut dihadiri Wakil Bupati Lom Lom Suwondo SS tersebut, Bupati menekankan bahwa tidak boleh ada pola kerja yang terputus dalam perencanaan pembangunan daerah. Seluruh program harus disusun secara berkesinambungan, terukur, serta memiliki arah yang jelas agar capaian pembangunan dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat.




Bupati mencontohkan upaya pengendalian inflasi yang menjadi program prioritas pemerintah pusat. Kabupaten Deli Serdang, menurutnya, harus fokus pada komoditas penyumbang inflasi terbesar seperti cabai dan bawang merah. Oleh karena itu, peningkatan produksi, distribusi, hingga stabilitas harga perlu menjadi perhatian lintas sektor dalam perencanaan pembangunan.

Ia menjelaskan, apabila pada tahun 2025 telah dimulai pengembangan kawasan cabai, maka pada 2026 harus dilakukan penambahan luas tanam dan diproyeksikan dampaknya terhadap penurunan inflasi pada 2027. Perencanaan tersebut harus dituangkan secara jelas dalam dokumen RKPD, tanpa menghadirkan program baru yang keluar dari prioritas utama.

Selain itu, Bupati juga menegaskan pentingnya kolaborasi antarperangkat daerah dan menghilangkan ego sektoral. Pembangunan, menurutnya, tidak dapat diselesaikan oleh satu dinas saja, melainkan membutuhkan integrasi dan sinergi seluruh organisasi perangkat daerah dalam satu tujuan pemerintahan.




Di bidang infrastruktur, Bupati meminta agar perencanaan dilakukan secara matang dan berbasis kebutuhan riil masyarakat, termasuk mempertimbangkan dampak ekonomi jangka panjang. Pengalokasian anggaran pun tidak boleh sekadar dibagi rata tanpa memperhitungkan efek signifikan terhadap pertumbuhan daerah.

Ia menekankan bahwa penggunaan anggaran pembangunan harus memiliki implikasi besar dan tepat sasaran, misalnya dalam penanganan banjir atau peningkatan irigasi guna menaikkan indeks pertanaman. Prinsip yang harus dipegang, lanjutnya, adalah money follow program, bukan sebaliknya. Program harus disusun berdasarkan kebutuhan dan target kinerja, kemudian anggaran mengikuti program tersebut.




Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Deli Serdang, Dr Remus Hasiholan Pardede MSi, dalam laporannya menyampaikan bahwa tema pembangunan Kabupaten Deli Serdang Tahun 2027 adalah “Akselerasi Pembangunan Daerah yang Sehat, Inklusif dan Berkelanjutan” dengan 10 tema prioritas pembangunan yang akan menjadi fokus dalam penyusunan RKPD.

(DISKOMINFOSTAN DELI SERDANG)

Editor : Samsul

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update