Madina, Mediareportasenews.com
Bukan sekadar datang dan mencatat. Anggota DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dari Fraksi Demokrat, H. Binsar Nasution, Amd., S.H., membuktikan bahwa kegiatan reses harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Reses III Tahun Sidang 2025–2026 TA 2026 Dapil V digelar di halaman rumah Yusuf Tanjung, Desa Pintu Padang Julu, Kecamatan Siabu, Sabtu (3/10/2026). Suasana berlangsung ramai. Warga yang terdiri atas tokoh adat, tokoh agama, BPD, ibu-ibu pengajian hingga kalangan pemuda turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Kepala Desa Pintu Padang Julu, Muliadi Lubis, dalam sambutannya mengaku bangga karena desanya dipilih menjadi lokasi pelaksanaan reses. Ia meminta masyarakat tidak sungkan menyampaikan berbagai aspirasi dan keluhan.
“Ini kesempatan kita. Sampaikan apa yang jadi keluhan kita selama ini, biar bisa diperjuangkan ke atas,” ujar Muliadi.
Begitu sesi dialog dibuka, warga langsung menyampaikan berbagai aspirasi.
Mulai dari kebutuhan pembebasan lahan karena jumlah penduduk yang semakin padat, lampu penerangan jalan di setiap gang yang masih minim hingga kebutuhan air bersih yang dinilai mendesak.
Salah satu aspirasi yang paling mendapat sorotan disampaikan Hairani Nasution. Ia meminta perbaikan jalan sentra produksi menuju kebun warga. Selama ini, para petani mengalami kesulitan dalam mengangkut hasil panen karena kondisi jalan yang rusak parah.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Binsar Nasution menegaskan bahwa seluruh masukan masyarakat tidak akan berhenti sebatas catatan.
“Reses ini tugas saya untuk mendengar langsung. Tapi aspirasi harus masuk sistem perencanaan desa dulu, biar bisa kita kawal di kabupaten. Saya terbuka, silakan WA atau telepon saya langsung kapan saja,” tegas Binsar.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara masyarakat, pemerintah desa dan DPRD agar pembangunan yang dilaksanakan dapat tepat sasaran.
Usai dialog yang berlangsung serius, suasana kemudian berubah haru. Binsar Nasution menutup kegiatan reses dengan memberikan santunan kepada 22 anak yatim di desa tersebut.
Tangis haru dan senyum anak-anak yatim terlihat saat menerima bingkisan. Warga pun memberikan apresiasi atas langkah tersebut.
“Reses biasanya hanya seremonial, tapi Pak Binsar kasih bukti ada kepedulian sosial,” ucap salah seorang tokoh masyarakat.
Melalui pelaksanaan reses tersebut, diharapkan berbagai kebutuhan pembangunan di Desa Pintu Padang Julu dapat diperjuangkan secara bertahap sesuai skala prioritas dan kemampuan anggaran Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal. (Troya)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar