-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Muktamar NU ke-35, Zakky Shahri Ucapkan Selamat kepada Rais Aam dan Ketua Umum PBNU Terpilih

Kamis, 03 September 2026 | September 03, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-03T05:11:46Z



Deli Serdang, Mediareportasenews.com

Nahdlatul Ulama (NU) melaksanakan Muktamar ke-35 Tahun 2026 di Kompleks Pondok Pesantren Tambakberas Jombang, Jawa Timur.

Pembukaan Muktamar NU ke-35 Tahun 2026 dilaksanakan pada Kamis, 27 Agustus 2026, di Lapangan Untung Suropati Tambakberas, Pondok Pesantren Bahrul Ulum. Sementara itu, penutupan Muktamar ke-35 NU Tahun 2026 digelar pada Senin, 31 Agustus 2026, di Gedung Serbaguna KH. Hasbullah Said, Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur.

Acara pembukaan dan penutupan Muktamar ke-35 Tahun 2026 tersebut dilakukan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Kehadiran Presiden Republik Indonesia dalam rangkaian pembukaan dan penutupan Muktamar NU tersebut menjadi catatan tersendiri karena untuk pertama kalinya dalam sejarah, rangkaian pembukaan dan penutupan Muktamar NU dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia.

Atas terpilihnya KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais ‘Aam PBNU dan KH. Abdul Hakim Mahfudz sebagai Ketua Umum PBNU, Zakky Shahri, S.H., menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada keduanya.

”Selamat dan sukses atas terpilihnya KH. Abdul Hakim Mahfudz sebagai Ketua Umum PBNU dan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais ‘Aam PBNU masa khidmat 2026–2031,” ucap Zakky Shahri, S.H.

Zakky berharap, kepemimpinan baru PBNU tersebut dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta senantiasa diberikan kekuatan dan kebijaksanaan dalam memimpin organisasi.




“Semoga amanah dalam mengemban tanggung jawab, senantiasa diberikan kekuatan dan kebijaksanaan dalam memimpin, serta membawa Nahdlatul Ulama semakin kokoh dalam menjaga nilai-nilai Ahlussunnah Wal Jamaah dan memberikan kemaslahatan bagi umat, bangsa, dan negara,” ungkap Zakky Shahri, S.H.

Ia juga menyampaikan harapan agar semangat pengabdian NU terus terjaga dalam menjalankan perjuangan untuk umat.

“Khidmat untuk umat, menjaga tradisi, menebar maslahat. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala senantiasa memberikan keberkahan dalam setiap langkah perjuangan,” pungkasnya. (Samsul)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update