-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Bupati Dorong Pancur Batu Jadi Kecamatan Pertama Bebas TB di Deli Serdang

Sabtu, 05 September 2026 | September 05, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-05T04:38:47Z

Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan, mendorong Kecamatan Pancur Batu menjadi kecamatan pertama di Deli Serdang yang berhasil mengeliminasi Tuberkulosis (TB). Hal itu disampaikannya saat menghadiri pelayanan kesehatan gratis terintegrasi yang digelar RSUD Pancur Batu di Alun-Alun Kecamatan Pancur Batu, Kamis (4/9/2026).


Pancur Batu, Mediareportasenews.com

Bupati Deli Serdang, dr. H. Asri Ludin Tambunan, mendorong Kecamatan Pancur Batu menjadi kecamatan pertama di Kabupaten Deli Serdang yang berhasil mengeliminasi Tuberkulosis (TB).

Hal itu disampaikannya saat menghadiri pelayanan kesehatan gratis terintegrasi yang digelar RSUD Pancur Batu di Alun-Alun Kecamatan Pancur Batu, Jumat (4/9/2026). Pelayanan kesehatan tersebut meliputi skrining dan penelusuran TB, pelayanan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), IVA Test, donor darah, pelayanan Keluarga Berencana (KB) dan Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA), serta edukasi kesehatan gigi dan mulut bagi para pelajar.

Menurut Bupati, percepatan eliminasi TB membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, mulai dari fasilitas kesehatan hingga pemerintah kecamatan dan desa.

“Ini ikhtiar kita bersama untuk mengeliminasi TB di Deli Serdang, khususnya di Pancur Batu. Saya berharap Pancur Batu menjadi kecamatan pertama yang berhasil mengeliminasi TB di Deli Serdang,” ujarnya.

Oleh karena itu, RSUD Pancur Batu bersama puskesmas diminta untuk terus memperkuat skrining dan penelusuran kasus TB agar masyarakat yang terindikasi dapat segera memperoleh penanganan.

Dukungan pemerintah desa juga dinilai penting untuk memastikan upaya deteksi dini dapat menjangkau masyarakat hingga tingkat dusun. Desa yang telah melaksanakan skrining TB diharapkan terus memberikan edukasi kepada masyarakat sekaligus memperkuat kesadaran untuk melakukan pemeriksaan.

Didampingi Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo, S.S., Ketua TP PKK Deli Serdang, Jelita Asri Ludin Tambunan, dan Staf Ahli I TP PKK, Asniar Lom Lom Suwondo, Bupati berharap penguatan layanan kesehatan dan deteksi dini tersebut dapat membuat masyarakat Pancur Batu semakin sehat dan produktif, sekaligus mendukung terwujudnya generasi yang sehat dan kuat.

Selain deteksi dini, Bupati juga menekankan pentingnya membangun kebiasaan hidup sehat sejak usia sekolah. Penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), kedisiplinan, serta edukasi mengenai kesehatan gigi dan mulut perlu menjadi bagian dari keseharian anak-anak di sekolah.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati turut berkeliling meninjau kondisi dan pelayanan di RSUD Pancur Batu serta menyapa para pasien dan tenaga kesehatan.

Kegiatan pelayanan kesehatan gratis terintegrasi ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Deli Serdang dalam mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat sekaligus memperkuat deteksi dini terhadap berbagai penyakit.

Direktur RSUD Pancur Batu, drg. Dina Saraswaty, melaporkan bahwa antusiasme masyarakat terhadap pelayanan yang diberikan cukup tinggi. Skrining dan penelusuran TB yang ditargetkan sedikitnya 500 orang telah melampaui target hingga siang hari.

Selain TB, pelayanan IVA Test juga telah mencapai 120 perempuan usia subur dari target 100 orang. Pelayanan lainnya mencakup 111 balita dan 82 ABK.

Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan tingginya kebutuhan sekaligus respons positif masyarakat terhadap layanan kesehatan yang dilakukan secara terpadu dan lebih dekat dengan masyarakat.

(DISKOMINFOSTAN DELI SERDANG)PANCUR BATU – Bupati Deli Serdang, dr. H. Asri Ludin Tambunan, mendorong Kecamatan Pancur Batu menjadi kecamatan pertama di Kabupaten Deli Serdang yang berhasil mengeliminasi Tuberkulosis (TB).

Hal itu disampaikannya saat menghadiri pelayanan kesehatan gratis terintegrasi yang digelar RSUD Pancur Batu di Alun-Alun Kecamatan Pancur Batu, Jumat (4/9/2026). Pelayanan kesehatan tersebut meliputi skrining dan penelusuran TB, pelayanan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), IVA Test, donor darah, pelayanan Keluarga Berencana (KB) dan Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA), serta edukasi kesehatan gigi dan mulut bagi para pelajar.

Menurut Bupati, percepatan eliminasi TB membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, mulai dari fasilitas kesehatan hingga pemerintah kecamatan dan desa.

“Ini ikhtiar kita bersama untuk mengeliminasi TB di Deli Serdang, khususnya di Pancur Batu. Saya berharap Pancur Batu menjadi kecamatan pertama yang berhasil mengeliminasi TB di Deli Serdang,” ujarnya.

Oleh karena itu, RSUD Pancur Batu bersama puskesmas diminta untuk terus memperkuat skrining dan penelusuran kasus TB agar masyarakat yang terindikasi dapat segera memperoleh penanganan.

Dukungan pemerintah desa juga dinilai penting untuk memastikan upaya deteksi dini dapat menjangkau masyarakat hingga tingkat dusun. Desa yang telah melaksanakan skrining TB diharapkan terus memberikan edukasi kepada masyarakat sekaligus memperkuat kesadaran untuk melakukan pemeriksaan.

Didampingi Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo, S.S., Ketua TP PKK Deli Serdang, Jelita Asri Ludin Tambunan, dan Staf Ahli I TP PKK, Asniar Lom Lom Suwondo, Bupati berharap penguatan layanan kesehatan dan deteksi dini tersebut dapat membuat masyarakat Pancur Batu semakin sehat dan produktif, sekaligus mendukung terwujudnya generasi yang sehat dan kuat.

Selain deteksi dini, Bupati juga menekankan pentingnya membangun kebiasaan hidup sehat sejak usia sekolah. Penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), kedisiplinan, serta edukasi mengenai kesehatan gigi dan mulut perlu menjadi bagian dari keseharian anak-anak di sekolah.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati turut berkeliling meninjau kondisi dan pelayanan di RSUD Pancur Batu serta menyapa para pasien dan tenaga kesehatan.

Kegiatan pelayanan kesehatan gratis terintegrasi ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Deli Serdang dalam mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat sekaligus memperkuat deteksi dini terhadap berbagai penyakit.

Direktur RSUD Pancur Batu, drg. Dina Saraswaty, melaporkan bahwa antusiasme masyarakat terhadap pelayanan yang diberikan cukup tinggi. Skrining dan penelusuran TB yang ditargetkan sedikitnya 500 orang telah melampaui target hingga siang hari.

Selain TB, pelayanan IVA Test juga telah mencapai 120 perempuan usia subur dari target 100 orang. Pelayanan lainnya mencakup 111 balita dan 82 ABK.

Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan tingginya kebutuhan sekaligus respons positif masyarakat terhadap layanan kesehatan yang dilakukan secara terpadu dan lebih dekat dengan masyarakat. (DISKOMINFOSTAN DELI SERDANG)

Editor : Samsul

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update