-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Evaluasi Kinerja Kepala Sekolah, Bupati Targetkan Sekolah Berkategori “Cukup” Naik Menjadi “Baik”

Senin, 20 Juli 2026 | Juli 20, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-20T07:42:16Z

Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan, meminta seluruh kepala sekolah di Kabupaten Deli Serdang terus menghadirkan perubahan nyata di lingkungan sekolah sebagai upaya meningkatkan mutu pendidikan. Menurutnya, peningkatan kualitas pendidikan tidak selalu bergantung pada besarnya anggaran, melainkan kepemimpinan, inovasi, dan komitmen kepala sekolah. Hal itu disampaikannya saat memimpin Rapat Koordinasi Peningkatan Kinerja Kepala Sekolah yang diikuti 784 peserta, terdiri dari kepala TK, SD, SMP hingga pengawas di Grha Bhinneka Perkasa Jaya, Kamis (16/7/2026).


Lubuk Pakam, Mediareportasenews.com

Bupati Deli Serdang, dr. H. Asri Ludin Tambunan, meminta seluruh kepala sekolah di Kabupaten Deli Serdang untuk terus menghadirkan perubahan nyata di lingkungan sekolah sebagai upaya meningkatkan mutu pendidikan. Menurutnya, peningkatan kualitas pendidikan tidak selalu bergantung pada besarnya anggaran, tetapi lebih ditentukan oleh kepemimpinan, inovasi, serta komitmen kepala sekolah dalam menjalankan tugasnya.

Hal tersebut disampaikan Bupati saat memimpin Rapat Koordinasi Peningkatan Kinerja Kepala Sekolah yang diikuti 784 peserta, terdiri atas kepala TK, SD, SMP, hingga para pengawas sekolah di Grha Bhinneka Perkasa Jaya, Kamis (16/7/2026).

Berdasarkan hasil evaluasi kinerja, rata-rata capaian seluruh kepala sekolah hingga Juni 2026 masih berada pada kategori cukup. Karena itu, Bupati menegaskan perlunya komitmen bersama untuk terus melakukan inovasi dan pembenahan demi meningkatkan kualitas pendidikan di Deli Serdang.

"Lebih dari 50 persen kinerja kepala sekolah kita masih berada pada kategori cukup. Saya berharap dalam beberapa bulan ke depan, kepala sekolah yang masih berada pada kategori cukup dapat meningkat menjadi kategori baik," tegasnya.

Ia menekankan bahwa peningkatan mutu pendidikan harus dimulai dari kepemimpinan kepala sekolah yang mampu menghadirkan perubahan nyata di lingkungan sekolah, tanpa selalu bergantung pada besarnya anggaran.

Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Deli Serdang, Dedi Maswardy, S.Sos., M.AP. Pada kesempatan itu, empat kepala sekolah dengan capaian kinerja terbaik memaparkan berbagai inovasi yang telah diterapkan di sekolah masing-masing. Inovasi tersebut meliputi peningkatan jumlah peserta didik, penerapan sekolah bebas sampah plastik, penguatan literasi dan numerasi, pembelajaran interaktif, hingga pembiasaan pola hidup sehat bagi para siswa.

Bupati berharap berbagai praktik baik tersebut dapat menjadi inspirasi bagi seluruh kepala sekolah di Deli Serdang untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan di sekolah masing-masing.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa penilaian kinerja kepala sekolah ke depan harus dilakukan secara lebih komprehensif. Penilaian tidak hanya berfokus pada kondisi fisik maupun fasilitas sekolah, tetapi juga pada keberhasilan dalam membentuk karakter peserta didik.

Menurutnya, Gerakan SAKOLA (Sampah Kita Olah) sebagai bagian dari pembentukan karakter peserta didik sekaligus budaya peduli lingkungan perlu terus diaktifkan. Program tersebut diharapkan mampu menanamkan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap lingkungan sejak dini kepada para siswa.

"Saya ingin penilaian bukan hanya melihat fisik atau performa sekolah, tetapi juga karakter yang ditanamkan kepada siswa. Perubahan yang dilakukan sekolah harus benar-benar dirasakan oleh masyarakat," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Bupati juga menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Deli Serdang dalam meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik. Salah satunya melalui penyediaan insentif bagi PPPK Paruh Waktu yang tengah disiapkan melalui Perubahan APBD.

Selain itu, pemerintah daerah juga sedang menyiapkan alokasi formasi untuk pengangkatan PPPK Paruh Waktu menjadi PPPK Penuh Waktu secara bertahap. Kebijakan tersebut akan mengacu pada kebutuhan formasi serta hasil penilaian kinerja masing-masing.

"Saya ingatkan, pengangkatan para PPPK Paruh Waktu berbasis kinerja. Bapak dan Ibu sebagai kepala sekolah, tolong arahkan mereka dan jadilah kepala sekolah yang berkualitas, jangan bekerja secara stagnan tanpa inovasi. Jangan sesekali melakukan pungutan apa pun di sekolah," imbaunya. (DISKOMINFOSTAN DELI SERDANG)

Editor : Samsul

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update