Beringin, Mediareportasenews.com
Berbagai aspirasi petani di Desa Sidoarjo II Ramunia, Kecamatan Beringin, langsung ditindaklanjuti Bupati Deli Serdang, dr. H. Asri Ludin Tambunan, saat melaksanakan panen padi bersama Kelompok Tani Banjar Samosir, Jumat (17/7/2026). Aspirasi tersebut meliputi penambahan alat dan mesin pertanian (alsintan), normalisasi irigasi, pembangunan jembatan, perbaikan jalan usaha tani, hingga penyediaan sarana produksi pertanian.
Dalam dialog bersama para petani, berbagai persoalan disampaikan secara terbuka. Petani mengeluhkan tingginya harga pestisida dan insektisida, keterbatasan alsintan, belum tersedianya peralatan pascapanen, serta kondisi jalan dan jaringan irigasi yang membutuhkan penanganan segera.
Desa Sidoarjo II Ramunia memiliki sekitar 636 hektare lahan pertanian yang dikelola oleh 16 kelompok tani. Mayoritas masyarakat di desa tersebut menggantungkan mata pencahariannya pada sektor pertanian.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Bupati yang didampingi Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo, S.S., memastikan penambahan alsintan akan dilakukan melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pertanian. Seluruh peralatan nantinya dapat dimanfaatkan oleh para petani secara gratis melalui sistem peminjaman, sehingga diharapkan mampu menekan biaya produksi.
"Alat yang masuk ke UPT tahun ini akan kita tambah sesuai kebutuhan petani. Silakan dipakai secara bergantian, tidak dipungut biaya. Petani hanya menanggung bahan bakarnya," tegasnya.
Untuk membantu petani memperoleh pestisida dengan harga yang lebih terjangkau, Bupati mengarahkan agar Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) berperan sebagai penyalur sarana produksi pertanian. Sementara itu, bangunan Koperasi Unit Desa (KUD) yang sudah tidak aktif akan didorong untuk dimanfaatkan sebagai lumbung penyimpanan padi.
"KUD yang sudah tidak beroperasi akan kita manfaatkan menjadi gudang padi. Nanti KDMP kita dorong menjadi penyedia pestisida agar petani lebih mudah mendapatkannya," ujarnya.
Di bidang infrastruktur, Bupati juga langsung merespons usulan pembangunan jembatan, perbaikan jalan menuju areal persawahan, serta peningkatan jalan di Dusun III dan Dusun IV. Menurutnya, seluruh pekerjaan tersebut akan dilaksanakan secara bertahap sesuai dengan skala prioritas.
"Kalau memang jembatan dibutuhkan, tahun ini kita bangun. Jalan yang rusak kita perbaiki, sementara ruas di Dusun III dan Dusun IV akan kita lakukan pengerasan terlebih dahulu sebelum pengaspalan," tambahnya.
Menjawab permintaan Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), Bupati juga memastikan penggunaan alat berat untuk melanjutkan normalisasi saluran irigasi akan dilaksanakan kembali pada Agustus mendatang agar pekerjaan dapat diselesaikan sebelum musim tanam pada September.
Peminjaman alat berat secara gratis tersebut diharapkan mampu membantu petani menyelesaikan normalisasi jaringan irigasi sepanjang 10 kilometer, sehingga distribusi air ke lahan pertanian menjadi lebih lancar sekaligus mengurangi potensi banjir.
Selain itu, Bupati turut merespons keluhan masyarakat terkait kondisi jalan berlumpur menuju areal persawahan dan kebutuhan pupuk organik. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keberlangsungan lahan pertanian sebagai aset penting dalam mendukung ketahanan pangan daerah.
"Apa yang kami lakukan ini semata untuk meyakinkan petani bahwa pemerintah hadir dan terus berupaya meningkatkan kesejahteraan petani," pungkasnya.
Turut hadir Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Elly Suharyadi, Kepala Dinas Pertanian, serta pimpinan perangkat daerah lainnya. (DISKOMINFOSTAN DELI SERDANG)
Editor : Samsul

Tidak ada komentar:
Posting Komentar