-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Bupati Samosir Resmikan Bengkel Kapal Muara Putih I, Perkuat Keselamatan Transportasi Perairan Danau Toba

Jumat, 19 Juni 2026 | Juni 19, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-19T06:59:19Z



Samosir, Mediareportasenews.com

Bupati Samosir Vandiko T. Gultom meresmikan Bengkel Kapal CV Muara Putih I di Desa Pangaloan, Kecamatan Nainggolan, Kamis (18/6/2026). Kehadiran bengkel kapal permanen pertama di Kabupaten Samosir tersebut diharapkan menjadi tonggak penting dalam meningkatkan keselamatan pelayaran sekaligus memperkuat sektor transportasi perairan di kawasan Danau Toba.

Peresmian ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Samosir dan dilanjutkan dengan uji coba penarikan kapal motor ke dalam fasilitas bengkel. Prosesi tersebut menjadi simbol dimulainya operasional bengkel yang akan melayani perawatan dan perbaikan kapal-kapal yang beroperasi di perairan Danau Toba.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk, Pabung 0210/TU Tahan Siringoringo, Wakapolres Samosir Briston Agus Napitupulu, Direktur CV Muara Putih I Jusman Sianturi, Plt Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Penyeberangan (KSOPP) Danau Toba Tora Siagian, perwakilan Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara Joel Lumban Gaol, perwakilan KSOP Utama Kelas I Belawan Regina, Camat Nainggolan, Kepala Desa Pangaloan, perwakilan Dinas Perhubungan Kabupaten Simalungun, operator penyeberangan se-Kawasan Danau Toba, Gabungan Pengusaha Nasional Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (Gapasdap) Danau Toba, Kepala Dinas Perhubungan Samosir Laspayer Sipayung, Kepala DPMPTSP Pilip Simarmata, Kepala Dinas Kominfo Immanuel Sitanggang, serta tokoh masyarakat Kabupaten Samosir Juang Sinaga dan tokoh masyarakat Desa Pangaloan.




Dalam sambutannya, Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menyampaikan apresiasi kepada CV Muara Putih I yang telah berinvestasi di Kabupaten Samosir. Menurutnya, keberadaan bengkel kapal tersebut merupakan langkah nyata dalam memperkuat sektor transportasi perairan sekaligus mendukung peningkatan keselamatan pelayaran di kawasan Danau Toba.

Sebagai daerah yang memiliki ketergantungan tinggi terhadap transportasi perairan, Samosir membutuhkan sarana pendukung yang mampu menjamin kelaikan operasional armada kapal yang melayani masyarakat maupun wisatawan. Karena itu, keberadaan bengkel kapal dinilai sangat penting, tidak hanya sebagai tempat perawatan dan perbaikan armada, tetapi juga sebagai bagian dari upaya membangun budaya keselamatan transportasi yang berkelanjutan.

“Sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas, Danau Toba membutuhkan transportasi perairan yang aman, nyaman, dan memenuhi standar keselamatan. Saya berharap Bengkel Kapal Muara Putih I dapat menjadi pusat layanan perawatan dan perbaikan kapal yang profesional, modern, dan terpercaya,” ujar Vandiko.

Bupati juga mengajak seluruh operator kapal untuk menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama dengan melakukan pemeriksaan rutin dan mematuhi seluruh ketentuan yang ditetapkan oleh otoritas pelayaran.




Menurutnya, keselamatan penumpang merupakan tanggung jawab bersama yang harus dijaga oleh seluruh pihak yang terlibat dalam sektor transportasi perairan.

Lebih lanjut, Vandiko menegaskan bahwa berdirinya Bengkel Kapal Muara Putih I menjadi bukti semakin kondusifnya iklim investasi di Kabupaten Samosir. Pemerintah Kabupaten Samosir, kata dia, terus berkomitmen memberikan pelayanan perizinan yang cepat, transparan, dan bebas pungutan liar guna mendorong masuknya investasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sementara itu, Direktur CV Muara Putih I, Jusman Sianturi, menjelaskan bahwa pembangunan bengkel kapal tersebut dimulai sejak tahun 2024. Ia mengaku tergerak membangun fasilitas tersebut karena melihat belum tersedianya bengkel kapal permanen di kawasan Danau Toba yang mampu mendukung kebutuhan perawatan dan perbaikan armada secara profesional.

“Kami melihat kebutuhan akan fasilitas perawatan kapal yang memadai demi mendukung keselamatan pelayaran di Danau Toba. Karena itu, bersama rekan-rekan kami berinisiatif membangun bengkel kapal ini agar dapat memberikan pelayanan yang lebih baik bagi para operator kapal,” katanya.




Jusman juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Samosir atas dukungan yang diberikan selama proses pembangunan, termasuk kemudahan dalam pengurusan perizinan. Apresiasi serupa disampaikannya kepada masyarakat Desa Pangaloan yang sejak awal mendukung pembangunan hingga fasilitas tersebut dapat diselesaikan dan dioperasikan.

Perwakilan KSOP Utama Kelas I Belawan, Regina, menyampaikan apresiasi atas hadirnya bengkel kapal yang bergerak di bidang reparasi kapal, perahu, dan bangunan terapung tersebut. Menurutnya, keberadaan fasilitas ini akan memberikan kontribusi besar terhadap peningkatan keselamatan pelayaran di wilayah Danau Toba.

Ia menambahkan, pihak KSOP akan mendukung operasional bengkel melalui proses verifikasi teknis, termasuk pemenuhan fasilitas docking, ketersediaan tenaga ahli bersertifikat, serta penerapan standar keselamatan pelayaran sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami percaya sinergi antara pemerintah daerah, KSOP, dan pelaku usaha akan menjadi kunci dalam mewujudkan pelayanan transportasi perairan yang aman, tertib, dan lancar,” ujarnya.

Di sisi lain, tokoh masyarakat Kabupaten Samosir, Juang Sinaga, menilai kehadiran Bengkel Kapal Muara Putih I merupakan langkah maju dalam mendukung keselamatan transportasi perairan sekaligus menjaga citra positif Danau Toba sebagai destinasi wisata unggulan nasional.

Menurutnya, keberadaan bengkel kapal akan mendorong operator untuk lebih rutin melakukan perawatan dan pemeriksaan armada sehingga masyarakat maupun wisatawan dapat menikmati layanan transportasi perairan yang lebih aman dan nyaman.

“Kehadiran bengkel kapal ini akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat dan menjadi salah satu pendukung penting dalam pengembangan pariwisata Danau Toba yang berkelanjutan,” ungkapnya.

Dengan mulai beroperasinya Bengkel Kapal CV Muara Putih I, Kabupaten Samosir kini memiliki fasilitas pendukung transportasi perairan yang diharapkan mampu meningkatkan standar keselamatan pelayaran sekaligus mendukung pertumbuhan sektor pariwisata dan perekonomian di kawasan Danau Toba. (Rokki.P)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update