-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

‎Bupati JTP Hutabarat Resmikan Ujian Kenaikan Sabuk Kyu Wadokai, Diikuti 300 Karateka

Senin, 15 Juni 2026 | Juni 15, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-15T08:12:46Z



Tapanuli Utara, Mediareportasenews.com

Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Hutabarat, S.Si., M.Si., secara resmi membuka Ujian Kenaikan Sabuk Kyu Wadokai yang diikuti sekitar 300 karateka di kawasan wisata Salib Kasih/Menara Pandang, Kecamatan Siatas Barita, Minggu (14/6/2026).

Kegiatan tersebut turut didampingi Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, dan Pemuda Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Tapanuli Utara, Betty Sitorus. Hadir pula Ketua Majelis Sabuk Hitam Wadokai Sumatera Utara Sensei Haryanto, Ketua Harian Wadokai Pemerintah Provinsi Sumatera Utara Sensei Januarsa, Tim Penguji Wadokai Pemprov Sumut, Ketua KONI Tapanuli Utara, Ketua FORKI Tapanuli Utara, serta Ketua Wadokai Tapanuli Utara.




Dalam sambutannya, Bupati Jonius Taripar Hutabarat menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus, pelatih, dan orang tua yang terus memberikan dukungan terhadap pembinaan olahraga karate di Kabupaten Tapanuli Utara.

Menurutnya, ujian kenaikan sabuk tidak hanya menjadi sarana evaluasi kemampuan teknik para karateka, tetapi juga merupakan bagian penting dalam proses pembentukan karakter, kedisiplinan, serta mental yang kuat bagi para atlet muda.

“Saya mengapresiasi seluruh pengurus, pelatih, dan orang tua yang telah mendukung pembinaan olahraga karate di Kabupaten Tapanuli Utara. Ujian kenaikan sabuk ini bukan sekadar evaluasi teknik, tetapi juga bagian penting dari proses pembentukan karakter, kedisiplinan, dan mental para karateka,” ujar Bupati.




Bupati juga mengingatkan seluruh peserta untuk mengikuti ujian dengan penuh kesungguhan serta menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas selama pelaksanaan kegiatan. Ia menekankan pentingnya sikap saling menghormati, baik kepada pelatih maupun sesama karateka, sebagai bagian dari nilai dasar yang diajarkan dalam olahraga karate.

“Saya berharap seluruh peserta mengikuti ujian ini dengan sungguh-sungguh, menjunjung tinggi sportivitas, dan menghormati pelatih serta sesama karateka. Pembinaan atlet harus terus dilakukan secara berkelanjutan agar dapat melahirkan generasi muda yang berprestasi dan mampu mengharumkan nama Tapanuli Utara di berbagai ajang kompetisi,” tutupnya.




Pelaksanaan ujian kenaikan sabuk yang berlangsung di kawasan Salib Kasih tersebut menjadi momentum penting dalam pembinaan atlet karate di Tapanuli Utara. Selain menguji kemampuan dan keterampilan para karateka, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk memperkuat semangat, disiplin, dan jiwa kompetitif generasi muda dalam meraih prestasi di bidang olahraga. (Rokki.P)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update