-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Bupati Tapanuli Utara JTP Hutabarat Serahkan Bantuan Jadup dari Kemensos RI bagi 434 KK, Doakan Masyarakat Terdampak dapat Pulih

Jumat, 06 Maret 2026 | Maret 06, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-06T10:08:06Z



Tapanuli Utara, Mediareportasenews.com

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menyerahkan bantuan jaminan hidup (jadup) dari Kementerian Sosial Republik Indonesia kepada 434 kepala keluarga (KK) yang terdampak bencana hidrometeorologi. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si, M.Si bersama Forkopimda, didampingi Ketua TP PKK Ny. Neny Angelina JTP Hutabarat di Aula Martua Kantor Bupati Tapanuli Utara, Tarutung, Jumat (6/3/2026).

Dalam arahannya, Bupati menyampaikan bahwa pemerintah telah hadir di tengah masyarakat sejak terjadinya bencana pada November lalu. Menurutnya, seluruh elemen telah bergerak bersama dalam percepatan penanganan bencana hingga memasuki masa pemulihan pascabencana.




Ia menjelaskan, bantuan tersebut diberikan untuk mendukung kelangsungan hidup masyarakat terdampak bersama keluarga. Bupati juga mengingatkan agar bantuan tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik untuk kebutuhan keluarga dan tidak digunakan untuk hal-hal yang tidak bermanfaat.

Bupati juga menegaskan bahwa data penerima bantuan telah melalui proses verifikasi sesuai mekanisme yang berlaku. Meski demikian, pemerintah tetap terbuka menerima masukan apabila masih terdapat masyarakat yang seharusnya layak menerima bantuan namun belum terdata.

Usai penyerahan simbolis, Bupati bersama para undangan meninjau langsung bantuan yang diterima masyarakat. Bantuan tersebut berupa uang tunai yang disesuaikan dengan jumlah anggota keluarga penerima.




Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Tapanuli Utara, Bontor Hutasoit dalam laporannya menyampaikan bahwa total bantuan jaminan hidup dari Kementerian Sosial mencapai Rp2.160.000.000 untuk 434 kepala keluarga atau sekitar 1.600 jiwa yang tersebar di 11 kecamatan.

Setiap jiwa menerima bantuan sebesar Rp1.350.000 yang merupakan akumulasi bantuan sebesar Rp15.000 per hari selama 90 hari masa pemulihan pascabencana.

Ia juga menjelaskan bahwa pada penyerahan simbolis tersebut terdapat 58 kepala keluarga yang hadir secara langsung. Sementara bagi penerima bantuan yang tidak hadir, penyaluran dapat dilakukan melalui kantor pos di masing-masing kecamatan.




Salah satu perwakilan penerima bantuan, Ranto Lumbantobing, warga Desa Dolok Nauli, Kecamatan Adiankoting, menyampaikan rasa terima kasih kepada pemerintah pusat maupun daerah atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat terdampak bencana.

Ia mengaku selama ini masyarakat telah merasakan langsung kehadiran pemerintah sejak terjadinya bencana hingga memasuki masa pemulihan saat ini. (Rokki.P)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update