-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Antisipasi Lonjakan Harga Kebutuhan Pokok Bulan Ramadan Dinas Ketahanan Pangan Tulungagung Adakan Gerakan Pangan Murah

Jumat, 06 Maret 2026 | Maret 06, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-06T07:10:25Z

Kepala Dinas Ketahan Pangan Tulungagung Sony Welly Ahmadi, S.STP, MM, didampingi Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Rachmad Adhityo Kuncoro, S.Stp., MM., serta Kabid Ketahanan Pangan Hari Pujianto mengunjungi Stand Pameran Gerakan Pangan Murah di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan Tulungagung, Kamis (5/3/2026)


Tulungagung, Mediareportasenews.com

Pergerakan harga pada bulan Ramadan dan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Fitri 1 Syawal 1447 H yang diperkirakan jatuh pada 20 Maret 2026 dinilai bersifat sementara. Namun, jika tidak diimbangi dengan pasokan yang memadai, kenaikan harga kebutuhan pokok berpotensi berlangsung hingga beberapa minggu setelah Idul Fitri.

Untuk mengantisipasi lonjakan harga tersebut, Pemerintah Kabupaten Tulungagung melalui Dinas Ketahanan Pangan menyiapkan langkah strategis guna menjaga stabilitas harga bahan pokok. Salah satunya melalui program Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan Tulungagung, Jalan Wonorejo, Kecamatan Sumbergempol, Kamis (5/3/2026).

Melalui kegiatan ini, Dinas Ketahanan Pangan Tulungagung berkomitmen menghadirkan bahan pangan dengan harga lebih terjangkau agar masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan pokok selama Ramadan. Program Gerakan Pangan Murah tersebut juga sejalan dengan langkah yang telah dibahas dalam High Level Meeting (HLM) Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) yang diikuti Bupati Tulungagung di Gedung Negara Grahadi, Kamis (26/2/2026).

Pertemuan tersebut mengusung tema “Menjaga Stabilitas Harga dan Optimalisasi Digitalisasi Transaksi Pemerintah Daerah Menuju Ketahanan Pangan serta Kesejahteraan Masyarakat”. Dalam forum itu dibahas langkah konkret pengendalian inflasi daerah serta penguatan ketahanan pangan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Tulungagung, Sony Welly Ahmadi, S.STP, MM, menekankan pentingnya kebersamaan seluruh pihak dalam menekan lonjakan harga kebutuhan pokok dengan memangkas rantai distribusi pasokan barang langsung dari produsen ke masyarakat.


Kepala Dinas Ketahan Pangan Tulungagung Sony Welly Ahmadi, S.STP, MM, didampingi Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Rachmad Adhityo Kuncoro, S.Stp., MM., menyempatkan ikut medical check up .


“Gerakan Pangan Murah ini didukung beberapa pihak, seperti Bulog serta para pengusaha gilingan padi rakyat di sekitar Tulungagung, sehingga masyarakat bisa mendapatkan harga beras yang lebih terjangkau melalui penjualan beras SPHP. Selain itu juga tersedia berbagai kebutuhan sembako murah menjelang Hari Raya Idul Fitri,” ujarnya.

Selain menghadirkan berbagai pelaku UMKM dan produsen kebutuhan pokok, kegiatan GPM juga dimeriahkan dengan hiburan musik kontemporer serta layanan pemeriksaan kesehatan gratis dari Dinas Kesehatan Tulungagung.


Penjualan Beras SPHP ikut ramaikan agenda Gerakan Pangan Murah (GPM) oleh Dinas Ketahanan Pangan Tulungagung, Kamis (5/3/2026)


Sony Welly Ahmadi menambahkan, program tersebut mempertemukan langsung produsen dengan konsumen, sehingga masyarakat dapat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Pihaknya juga akan mengoptimalkan peran Satgas Pangan untuk memantau ketersediaan stok serta harga di pasar tradisional maupun ritel modern agar masyarakat tetap terlindungi dari dampak inflasi.

Berdasarkan pemantauan, harga sejumlah komoditas seperti beras premium dan medium, minyak goreng, serta cabai rawit merah mengalami kenaikan. Sementara beberapa bahan pokok lain seperti gula pasir, daging ayam, telur, dan cabai merah besar relatif stabil.

Dengan berbagai langkah tersebut, Pemerintah Kabupaten Tulungagung berharap harga pangan tetap terkendali menjelang Ramadan dan Idul Fitri sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan lebih tenang. (Dok/adv/dkp)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update