-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Bupati Pastikan Pengungsi Terlayani, Bronjong di Desa Mabar Mulai Dibangun Besok

Kamis, 05 November 2026 | November 05, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-11-05T04:32:17Z



Bangun Purba, Mediareportasenews.com

Setelah memastikan pemenuhan kebutuhan warga terdampak erosi Sungai Ular di Kecamatan Galang, Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan, melanjutkan peninjauan penanganan bencana ke Desa Mabar, Kecamatan Bangun Purba. Dalam kunjungan tersebut, Bupati memastikan pembangunan bronjong di tepi sungai akan mulai dikerjakan pada Selasa (3/11/2026).

Pembangunan bronjong dilakukan sebagai upaya memperkuat struktur tanah di sepanjang tebing sungai yang didominasi bebatuan. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi risiko pengikisan tanah dan mencegah terjadinya longsor susulan yang berpotensi mengancam 11 rumah warga di kawasan tersebut.

Kepastian pengerjaan disampaikan Bupati saat meninjau langsung lokasi longsor di Desa Mabar, Senin (2/11/2026). Ia menegaskan, penanganan tebing sungai menjadi salah satu prioritas agar kondisi tanah lebih stabil dan keselamatan masyarakat di sekitar lokasi dapat terlindungi.

“Besok bronjong langsung kita kerjakan. Kita perkuat tebing sungai agar struktur tanah lebih kokoh dan tidak kembali longsor mengancam rumah warga,” ujar Bupati.

Sebelumnya, kawasan tersebut telah mendapatkan penanganan pembangunan bronjong dari Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) II. Namun, dengan mempertimbangkan kondisi struktur tanah dan potensi ancaman longsor, pembangunan bronjong kembali dilakukan sebagai langkah penguatan pada bagian tebing sungai.

Bupati menjelaskan, proses pengerjaan nantinya juga akan melibatkan masyarakat sekitar. Pelibatan warga diharapkan dapat mendukung kelancaran pekerjaan sekaligus mempercepat penanganan, dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan selama kegiatan berlangsung.

“Pengerjaannya nanti juga akan melibatkan warga sekitar dengan tetap mengedepankan keamanan agar proses kerja bisa berjalan cepat dan lancar,” ucapnya.

Selain ancaman longsor terhadap rumah warga, dampak bencana di Desa Mabar juga menyebabkan akses jalan menuju SD Negeri 105399 Kulasar mengalami keruntuhan. Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah karena jalan itu merupakan salah satu akses masyarakat, termasuk bagi warga yang hendak menuju fasilitas pendidikan.

Penanganan infrastruktur di kawasan tersebut diharapkan dapat memulihkan akses masyarakat agar aktivitas sehari-hari kembali berjalan dengan baik. Keberadaan akses jalan yang aman dan layak juga penting untuk menunjang kegiatan pendidikan, sehingga siswa dan tenaga pendidik dapat menjangkau sekolah tanpa terkendala kondisi jalan yang rusak akibat longsor.

Tidak hanya penanganan darurat, Pemkab Deli Serdang juga telah memasukkan rencana perbaikan jalan warga sepanjang tiga kilometer ke dalam anggaran tahun 2027. Perbaikan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas infrastruktur sekaligus memberikan kenyamanan bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Dalam usulan yang disampaikan warga, jalan tersebut diharapkan dibangun menggunakan konstruksi beton kaku atau rigid beton. Konstruksi ini diusulkan agar jalan memiliki daya tahan lebih kuat dan mampu menunjang mobilitas masyarakat dalam jangka panjang.

Di tengah proses penanganan bencana dan perencanaan perbaikan infrastruktur, Bupati juga memastikan kebutuhan dasar warga yang berada di tenda pengungsian tetap terpenuhi. Pemerintah daerah menyalurkan bantuan berupa sembako, selimut, air minum, serta berbagai kebutuhan lainnya untuk membantu masyarakat selama masa pengungsian.

Selain bantuan logistik, dapur bersama dan posko kesehatan juga disiagakan guna mendukung kebutuhan konsumsi serta pelayanan kesehatan bagi warga terdampak. Ketersediaan fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan masyarakat tetap mendapatkan pelayanan selama kondisi darurat berlangsung.

“Kebutuhan warga di pengungsian kita penuhi. Sembako, selimut, air minum, dan kebutuhan lainnya tersedia. Dapur bersama dan posko kesehatan juga standby. Saya harap warga bisa bersabar menanti perbaikan yang akan dilakukan,” pungkasnya.

Melalui pembangunan bronjong, penanganan akses jalan yang terdampak, serta rencana peningkatan infrastruktur pada tahun 2027, Pemkab Deli Serdang berharap kondisi Desa Mabar dapat segera pulih. Pemerintah juga berupaya memastikan ancaman longsor terhadap permukiman warga dapat diminimalkan, sekaligus menjaga agar aktivitas masyarakat, termasuk akses menuju fasilitas pendidikan, dapat kembali berlangsung dengan aman dan lancar.

(DISKOMINFOSTAN DELI SERDANG)

 Editor : Samsul

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update