-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Samosir Kembali Dipercaya Pemerintah Pusat, PATS Rp6,9 Miliar Dibangun di Pakpahan

Senin, 05 Oktober 2026 | Oktober 05, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-10-05T05:22:33Z



Samosir, Mediarepoetasenews.com
(Sabtu, 03/10/2026), Kepercayaan pemerintah pusat terhadap Kabupaten Samosir dalam mendorong pembangunan pertanian berkelanjutan kembali diwujudkan melalui pembangunan Pompa Air Tenaga Surya (PATS) di Desa Pakpahan, Kecamatan Onan Runggu, dengan nilai pembangunan mencapai Rp6,9 miliar. Program tersebut merupakan kelanjutan dari pemanfaatan teknologi energi terbarukan setelah pembangunan PATS di Desa Sibonor Ompu Ratus, Kecamatan Nainggolan, sebelumnya juga mendapat dukungan serupa.

Pembangunan PATS Pakpahan ditandai dengan groundbreaking yang dilakukan oleh Deputi Bidang Pangan, Sumber Daya Alam, dan Lingkungan Hidup Kementerian PPN/Bappenas, Leonardo Adypurnama alias Teguh Sambodo, bersama Bupati Samosir Vandiko T. Gultom dan Deputy Development Director UKFCDO Jakarta, Freddie Brunt, Sabtu (03/10/2026).

Prosesi groundbreaking diawali dengan ritual adat masyarakat setempat sebagai bentuk penghormatan terhadap adat istiadat sekaligus doa dan harapan agar pembangunan tersebut berjalan lancar serta memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat.




Deputi Bappenas Leonardo Adypurnama alias Teguh Sambodo mengatakan, setelah pembangunan PATS di Desa Sibonor Ompu Ratus, program tersebut kemudian diperluas ke Desa Pakpahan untuk memperbesar dampak positif bagi masyarakat. Infrastruktur hijau ini dirancang dengan menyesuaikan kondisi topografi Samosir, yakni dengan mengalirkan air menuju lahan pertanian yang berada di dataran lebih tinggi.

PATS Pakpahan ditargetkan mampu mengairi sekitar 73 hektare lahan persawahan tadah hujan dan memberikan manfaat bagi lebih dari 903 jiwa. Pemanfaatan energi surya juga akan memangkas kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) untuk operasional pompa, sehingga dapat meningkatkan efisiensi pertanian sekaligus membantu menurunkan emisi karbon.

Dengan adanya PATS tersebut, jumlah masa tanam petani diharapkan meningkat. Kondisi itu juga diproyeksikan dapat meningkatkan produksi panen padi dari sebelumnya sekitar 96 ton per tahun menjadi 288 ton per tahun.

Leonardo Adypurnama alias Teguh Sambodo mengapresiasi Pemerintah Inggris, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, serta Bupati Samosir yang dinilai progresif dalam memperkuat komitmen terhadap pembangunan rendah karbon. Apresiasi juga disampaikan atas dukungan penyediaan lahan bersama masyarakat yang digunakan untuk tapak panel surya, jalur, dan reservoir.




Setelah proses konstruksi selesai, masyarakat diharapkan memiliki kepedulian dan rasa memiliki yang tinggi terhadap fasilitas tersebut sehingga dapat menjaga dan merawat keberlangsungannya.

“Fasilitas ini hadir sebagai pengungkit kemajuan ekonomi, sosial dan lingkungan secara intensif dan berkelanjutan. Samosir ini berdiri sebagai model percontohan nasional untuk pembangunan rendah karbon berbasis komunitas yang siap direplikasi di penjuru Indonesia,” kata Teguh.

Pembangunan PATS Pakpahan menjadi langkah konkret dalam memperkuat ketahanan pangan melalui pemanfaatan teknologi yang ramah lingkungan. Kepercayaan pemerintah pusat tersebut sekaligus memperkuat komitmen Bupati Vandiko T. Gultom untuk menghadirkan pembangunan yang memberikan dampak langsung terhadap peningkatan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat Samosir.

Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Kementerian PPN/Bappenas yang didukung Pemerintah Inggris melalui UKFCDO Jakarta. Menurutnya, kehadiran PATS menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, mitra pembangunan, dan masyarakat mampu menghadirkan solusi nyata terhadap kebutuhan para petani.




“Ini merupakan kepercayaan yang harus kita jaga. Pemerintah Kabupaten Samosir akan terus mendorong pembangunan yang menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya petani. Dengan ketersediaan air yang lebih baik, kita berharap produktivitas pertanian meningkat dan pada akhirnya memberikan dampak terhadap kesejahteraan petani,” ujar Vandiko.

Keberlanjutan pembangunan PATS di Samosir menunjukkan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, pemerintah provinsi, mitra internasional, dan masyarakat dapat melahirkan pembangunan yang secara langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.

Komitmen tersebut sekaligus memperkuat arah pembangunan Kabupaten Samosir yang memadukan peningkatan produktivitas pertanian dengan perlindungan lingkungan secara berkelanjutan. (Rokki.P)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update