-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

BREAKING NEWS: Wartawan Senior Madina Parkoas Jadi Korban Tabrak Lari di Sipolu-polu, Rekan Wartawan Desak Kasat Lantas Ungkap Pelaku

Selasa, 06 Oktober 2026 | Oktober 06, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-10-06T05:38:44Z



Panyabungan, Mediareportasenews.com

Kabar duka datang dari kalangan jurnalis Mandailing Natal. Wartawan senior M. Rusdi Batubara, yang akrab disapa Parkoas, menjadi korban tabrak lari di Jalan Samping SPBU, dekat Jalan Durian, Kelurahan Sipolu-polu, Kecamatan Panyabungan, Senin dini hari (07/10/2026) sekitar pukul 01.30 WIB.

Informasi yang dihimpun dari rekan wartawan, Sakban Ashari Lubis, kejadian bermula saat Parkoas berjalan kaki pulang ke rumahnya dari arah Pasar Baru.

“Tepat di TKP saat korban hendak menyeberang ke Jalan Durian, tiba-tiba muncul becak motor (betor) dari arah Pasar Baru dengan kecepatan tinggi dan langsung menabrak Parkoas. Setelah menabrak, betor itu langsung tancap gas dan melarikan diri ke arah Lintas Timur Panyabungan,” ujar Sakban.

Warga yang melihat kejadian tersebut langsung sigap memberikan pertolongan dengan mengevakuasi Parkoas menggunakan mobil pick-up dan membawanya ke RSU Permata Madina untuk mendapatkan perawatan medis secara intensif.

Hingga berita ini diturunkan, kondisi Parkoas masih dalam penanganan tim medis.

Insiden tabrak lari yang menimpa wartawan tersebut memicu keprihatinan sekaligus kemarahan di kalangan rekan-rekan jurnalis di Madina.

Sejumlah wartawan mendesak Kasat Lantas Polres Madina dan Kapolres Madina untuk segera mengambil tindakan serta tidak membiarkan kasus tersebut berlalu tanpa kejelasan.

“Kami minta Kasat Lantas Polres Madina segera memeriksa CCTV di sekitar SPBU Sipolu-polu dan di Jalan Durian. Di lokasi itu banyak CCTV toko dan SPBU. Kami optimis Kasat Lantas dan Kapolres Madina mampu menangkap pelaku tabrak lari yang tidak bertanggung jawab ini,” tegas Sakban Ashari Lubis.

Menurut para wartawan, tindakan pelaku yang melarikan diri setelah menabrak seorang pejalan kaki merupakan tindakan yang tidak manusiawi dan diduga melanggar ketentuan Undang-Undang Lalu Lintas.

“Korban ini wartawan, tetapi siapa pun korbannya, pelaku tabrak lari harus ditangkap. Ini menyangkut nyawa manusia,” tambahnya.

Hingga kini, pihak Sat Lantas Polres Madina diharapkan segera turun ke lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sekaligus memburu becak motor yang ciri-cirinya telah dikantongi warga. (Troya)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update