Lubuk Pakam, Mediareportasenews.com
Bupati Deli Serdang, dr. H. Asri Ludin Tambunan, meresmikan Kampung Berkah Syahmad, Selasa (6/10/2026). Peresmian ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Deli Serdang dalam meningkatkan kualitas hunian dan lingkungan masyarakat, sekaligus mendorong penanganan kawasan kumuh agar menjadi lingkungan yang lebih layak, sehat, aman, dan nyaman untuk ditinggali.
Peresmian Kampung Berkah Syahmad ditandai dengan pemotongan pita dan penandatanganan prasasti oleh Bupati Deli Serdang. Pada kesempatan tersebut, turut dilaksanakan serah terima kunci rumah hasil program bedah rumah, sertifikat tanah, Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), serta Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dengan nilai nol rupiah kepada warga penerima manfaat.
Berbagai upaya penataan dilakukan secara menyeluruh melalui program bedah rumah dan pembenahan lingkungan. Penanganan tersebut meliputi perbaikan drainase, pengelolaan sampah, peningkatan sanitasi, serta pembenahan kelayakan hunian masyarakat. Melalui langkah tersebut, kawasan yang sebelumnya masuk dalam kategori kumuh diharapkan dapat berubah menjadi lingkungan yang lebih tertata dan mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Bupati Asri Ludin Tambunan menegaskan bahwa penataan Kampung Berkah Syahmad tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik bangunan rumah, tetapi juga mencakup pembenahan lingkungan secara menyeluruh. Menurutnya, rumah yang layak harus didukung oleh lingkungan yang sehat, sistem drainase yang baik, sanitasi yang memadai, serta pengelolaan sampah yang tertata.
“Penataan Kampung Berkah Syahmad bukan hanya soal memperbaiki rumah melalui program bedah rumah, tetapi juga bagaimana kita membenahi lingkungannya secara menyeluruh. Mulai dari drainase, sanitasi, persampahan, sampai memastikan masyarakat mendapatkan hunian dan lingkungan yang lebih layak,” ujar Asri.
Ia menjelaskan, perubahan yang dilakukan melalui program tersebut harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, bukan hanya pada saat pembangunan selesai, tetapi juga dalam jangka panjang. Karena itu, penataan kawasan diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap kehidupan warga, khususnya bagi keluarga dan generasi mendatang.
Menurutnya, lingkungan yang tertata dengan baik dapat memberikan kenyamanan sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dengan tersedianya hunian yang layak dan lingkungan yang lebih sehat, warga diharapkan dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih baik.
“Kita ingin kawasan yang sebelumnya kumuh bisa benar-benar berubah. Harapannya, lingkungan yang lebih baik ini bisa mengangkat martabat masyarakat sekaligus menjadi investasi untuk anak-anak dan keluarga ke depan,” katanya.
Selain meresmikan Kampung Berkah Syahmad, pada kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan secara simbolis alat pemadam api ringan (APAR) untuk empat lokasi kawasan kumuh. Penyerahan tong sampah turut dilaksanakan sebagai bentuk dukungan terhadap upaya menjaga keamanan dan kebersihan lingkungan.
Penyediaan APAR diharapkan dapat mendukung kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi kebakaran, sedangkan tong sampah diharapkan dapat meningkatkan kesadaran warga untuk menjaga kebersihan kawasan tempat tinggal. Kedua fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang lebih aman, bersih, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.
Bupati juga menyampaikan bahwa penataan kawasan kumuh di Kabupaten Deli Serdang akan terus dilanjutkan. Pemerintah daerah akan tetap memperhatikan berbagai kebutuhan infrastruktur lingkungan yang masih diperlukan masyarakat, termasuk penanganan persoalan aliran sungai dan penguatan tebing di kawasan yang membutuhkan.
Ia mengatakan, masukan yang disampaikan masyarakat akan menjadi perhatian pemerintah daerah dalam menentukan langkah penanganan berikutnya. Salah satu kebutuhan yang disampaikan warga adalah normalisasi sungai dan pembangunan bronjong untuk mendukung penanganan persoalan lingkungan.
“Masukan dari masyarakat tentu menjadi perhatian kita. Termasuk normalisasi sungai dan kebutuhan bronjong. Normalisasi akan dilakukan segera setelah alat berat kita selesai melakukan penanganan banjir di Hamparan Perak,” ujarnya.
Asri menegaskan bahwa peresmian Kampung Berkah Syahmad bukan merupakan akhir dari upaya Pemerintah Kabupaten Deli Serdang dalam menangani kawasan kumuh. Menurutnya, masih terdapat delapan kawasan kumuh lainnya yang direncanakan mendapatkan penanganan pada tahun depan.
Rencana tersebut menunjukkan bahwa penataan kawasan akan terus menjadi perhatian pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas lingkungan permukiman masyarakat. Melalui program yang berkelanjutan, pemerintah berharap semakin banyak warga yang dapat menikmati hunian layak dan lingkungan yang lebih baik.
Bupati juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat berbagai fasilitas serta hasil pembangunan yang telah diberikan. Partisipasi warga dinilai sangat penting agar perubahan yang telah diwujudkan dapat bertahan dan memberikan manfaat secara berkelanjutan.
“Saya berharap apa yang sudah dibangun dapat dijaga bersama. Karena Kampung Berkah ini adalah milik dan untuk masyarakat,” tambahnya.
Salah seorang warga penerima manfaat program bedah rumah, Usman, yang masuk dalam kelompok desil 1, menyampaikan rasa terima kasih kepada Bupati Deli Serdang beserta jajaran pemerintah daerah atas bantuan yang diterimanya. Ia mengaku bersyukur karena rumahnya mendapatkan perbaikan melalui program tersebut.
Bantuan itu diharapkan dapat memberikan kenyamanan dan keamanan yang lebih baik bagi keluarganya dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
“Terima kasih kepada Pak Bupati dan pemerintah yang sudah membantu memperbaiki rumah kami,” ujarnya.
Warga lainnya, Sri Wahyuni, juga mengungkapkan bahwa penataan yang telah dilakukan membawa perubahan terhadap kondisi lingkungan tempat tinggalnya. Ia mengatakan, kawasan tersebut kini tidak lagi mudah becek ketika hujan turun, sehingga aktivitas warga menjadi lebih nyaman.
Meski demikian, Sri Wahyuni berharap pembenahan lingkungan dapat terus dilanjutkan, khususnya melalui normalisasi sungai dan pembangunan bronjong. Menurutnya, langkah tersebut diperlukan untuk mendukung penanganan persoalan lingkungan yang masih menjadi perhatian masyarakat.
“Kami tinggal di sini sekarang sudah tidak becek lagi. Kami juga berharap sungai dapat dinormalisasi dan dibuat bronjong,” katanya.
Melalui peresmian Kampung Berkah Syahmad, Pemerintah Kabupaten Deli Serdang berharap penataan kawasan permukiman dapat memberikan perubahan nyata bagi masyarakat. Tidak hanya menghadirkan rumah yang lebih layak, program ini juga diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, aman, dan tertata.
Keberhasilan penataan tersebut tentunya membutuhkan dukungan berkelanjutan dari pemerintah dan partisipasi aktif masyarakat. Dengan menjaga fasilitas yang telah dibangun serta memperkuat kepedulian terhadap kebersihan dan kondisi lingkungan, Kampung Berkah Syahmad diharapkan menjadi contoh penataan kawasan yang memberikan manfaat jangka panjang bagi warga.
(DISKOMINFOSTAN DELI SERDANG)
Editor : Samsul

Tidak ada komentar:
Posting Komentar