Lubuk Pakam, Mediareportasenews.com
Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo, SS, mendorong pengembangan seni dan budaya lokal agar mampu menarik lebih banyak wisatawan sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat. Hal tersebut disampaikannya saat menerima audiensi Yayasan Duta Wisata Deli Serdang di Kantor Bupati Deli Serdang, Rabu (14/10/2026), dalam rangka membahas persiapan Festival Berlabuh di Deli Serdang 2026.
Dalam pertemuan tersebut, Lom Lom menekankan pentingnya mengemas kesenian tradisional secara kreatif dan profesional tanpa menghilangkan nilai-nilai asli yang terkandung di dalamnya. Menurutnya, kesenian dari berbagai etnis yang ada di Deli Serdang memiliki potensi besar untuk dikenal lebih luas melalui pertunjukan yang menarik dan berkualitas.
“Kesenian multietnis, mulai dari Jawa, Melayu, Karo hingga Simalungun, memiliki potensi besar. Dengan pengemasan artistik yang baik, kesenian lokal kita bisa tampil menarik dan dikenal lebih luas,” kata Lom Lom.
Selain pengembangan seni dan budaya, Lom Lom juga mendorong keterlibatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam penyelenggaraan festival. Dengan demikian, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ruang bagi para seniman untuk menampilkan karya, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat, khususnya warga di sekitar lokasi acara.
Ia meminta panitia berkoordinasi dengan perangkat daerah terkait guna mendukung kelancaran penyelenggaraan kegiatan. Koordinasi tersebut dinilai penting agar seluruh rangkaian festival dapat berjalan dengan baik serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Deli Serdang.
Sementara itu, perwakilan Yayasan Duta Wisata Deli Serdang, Nur Hardiyanto Pakpahan, menyampaikan bahwa Festival Berlabuh di Deli Serdang telah rutin diselenggarakan sejak 2023. Pada tahun 2026, festival tersebut berhasil masuk dalam 125 besar Karisma Event Nusantara (KEN).
Memasuki tahun keempat penyelenggaraan, festival ini terus dikembangkan sebagai wadah bagi seniman dan pelaku budaya untuk menampilkan karya sekaligus memperkenalkan keberagaman tradisi yang tumbuh di tengah masyarakat Deli Serdang.
“Berlabuh di Deli Serdang lahir dari inisiatif para alumni Duta Wisata untuk menyediakan ruang bagi seniman dan pelaku budaya lokal agar karya mereka semakin dikenal luas,” ujar Nur Hardiyanto.
Festival Berlabuh di Deli Serdang 2026 dijadwalkan berlangsung pada 29–31 Oktober 2026, bertempat di Lapangan Tengku Raja Muda, Lubuk Pakam. Tahun ini, festival mengusung tema “Merawat Tradisi Lewat Seni yang Inklusif dan Berkelanjutan”.
Beragam kegiatan telah disiapkan untuk memeriahkan festival tersebut, mulai dari pertunjukan seni, program Belajar Bersama Maestro di museum, kunjungan ke desa wisata, hingga pengenalan kembali tradisi lokal, seperti munjung.
Melalui berbagai kegiatan tersebut, festival diharapkan dapat menjadi sarana pelestarian budaya sekaligus memperkenalkan kekayaan tradisi Deli Serdang kepada masyarakat yang lebih luas. Kehadiran program yang melibatkan seniman, komunitas budaya, dan masyarakat juga diharapkan dapat memperkuat daya tarik pariwisata daerah.
Panitia turut menyiapkan fasilitas yang mendukung aksesibilitas bagi penyandang disabilitas, termasuk menghadirkan juru bahasa isyarat Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO). Langkah ini dilakukan untuk memastikan festival dapat dinikmati oleh berbagai kalangan masyarakat secara lebih inklusif.
Selain itu, konsep ramah lingkungan juga menjadi bagian dari penyelenggaraan festival. Panitia berupaya mengurangi penggunaan dekorasi sekali pakai dan memanfaatkan bahan daur ulang sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
Dalam penyelenggaraannya tahun ini, Festival Berlabuh di Deli Serdang menargetkan hingga 30.000 pengunjung dengan melibatkan sekitar 35–50 komunitas seni serta puluhan sukarelawan.
Melalui Festival Berlabuh di Deli Serdang 2026, pemerintah daerah bersama Yayasan Duta Wisata Deli Serdang berharap seni dan budaya lokal semakin dikenal, keterlibatan masyarakat semakin luas, serta sektor pariwisata dan UMKM dapat berkembang secara berkelanjutan.
(DISKOMINFOSTAN DELI SERDANG)
Editor : Samsul

Tidak ada komentar:
Posting Komentar