
FOTO : (Plt) Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin hadiri puncak upacara Ulur-Ulur di kawasan Sirkuit Praga, Sabtu malam (17/5).
Tulungagung, Mediareportasenews.com
Ribuan warga dari empat desa di Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung, memadati kawasan Sirkuit Praga, Desa Gamping, Sabtu malam (17/5/2026). Mereka hadir untuk menyaksikan puncak rangkaian upacara adat Ulur-Ulur yang tahun ini dikemas secara spektakuler melalui pagelaran Ketoprak Tirto Budoyo dengan menghadirkan bintang tamu spesial, Joklithik dan Jokluthuk.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, S.M., M.M., turut menghadiri kegiatan tersebut bersama Penjabat Sekretaris Daerah Tulungagung Tri Hariadi, Kepala Dinas Pariwisata Candra, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung.
Kedatangan Plt Bupati disambut antusias oleh masyarakat dan para pegiat seni budaya yang memadati lokasi acara. Suasana semakin semarak saat puncak acara dimulai dengan pementasan Ketoprak Tirto Budoyo yang membawakan lakon berjudul “Joklithik Mantu Wurung, Jokluthuk Ketiban Pulung”.
Pagelaran seni budaya tersebut merupakan bagian dari tradisi Ulur-Ulur yang telah diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat setempat. Tradisi ini menjadi bentuk ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas karunia alam sekaligus mencerminkan hubungan harmonis antara manusia dan lingkungan sekitarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Plt Bupati Ahmad Baharudin menyampaikan apresiasinya terhadap pelestarian tradisi dan budaya lokal yang terus dijaga oleh masyarakat. Menurutnya, kegiatan budaya seperti Ulur-Ulur tidak hanya menjadi sarana pelestarian warisan leluhur, tetapi juga mampu memperkuat kebersamaan dan sinergi antarelemen masyarakat.
Ia menilai penyelenggaraan kegiatan di kawasan Sirkuit Praga menunjukkan adanya kolaborasi yang baik antara sektor olahraga, pariwisata, dan budaya dalam mendukung pembangunan daerah.
“Dengan digelarnya acara di Sirkuit Praga, kita melihat sinergi antara olahraga, pariwisata, dan budaya. Ini adalah modal besar untuk memajukan Tulungagung,” ujar Ahmad Baharudin.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Tulungagung berharap tradisi budaya lokal dapat terus lestari sekaligus menjadi daya tarik wisata yang mampu mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat serta memperkuat identitas budaya daerah. (Dok/PRO/HRP)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar