-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Gebrakan Nyata Pemkab Taput: Kunker di Pangaribuan, Bupati JTP Hutabarat Salurkan Bantuan Masif dan Pastikan Perbaikan Infrastruktur

Jumat, 26 Juni 2026 | Juni 26, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-26T10:26:19Z



Tapanuli Utara, Mediareportasenews.com

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) menunjukkan komitmen nyata dalam mendorong kesejahteraan masyarakat sekaligus menyerap aspirasi dari tingkat bawah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kunjungan kerja (kunker) yang dipusatkan di Lapangan Gereja HKBP Pakpahan, Kecamatan Pangaribuan, Jumat (26/6/2026).

Kunjungan kerja dipimpin langsung oleh Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., didampingi Wakil Bupati Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng., Ketua TP PKK Kabupaten Tapanuli Utara Ny. Neny Angelina JTP Hutabarat, serta Staf Ahli TP PKK Kabupaten Tapanuli Utara Ny. Lisa Deni Lumbantoruan. Pada kesempatan tersebut, pemerintah daerah menyalurkan berbagai bantuan sosial, pangan, dan pertanian dalam skala besar sekaligus membawa kepastian pembangunan infrastruktur di Kecamatan Pangaribuan.

Kunjungan kerja ini juga dirangkai dengan pelantikan 23 pejabat administrator dan pejabat pengawas, termasuk pelantikan Camat Pangaribuan secara definitif, sebagai upaya memperkuat penyelenggaraan pemerintahan di tingkat kecamatan.




Sektor Pertanian Jadi Prioritas

Dalam arahannya, Bupati Jonius Hutabarat menegaskan bahwa Kecamatan Pangaribuan memiliki posisi strategis sebagai salah satu penopang ketahanan pangan Kabupaten Tapanuli Utara. Oleh karena itu, penyaluran bantuan difokuskan ke wilayah tersebut berdasarkan skala prioritas yang telah diperhitungkan secara matang.

"Pangaribuan ini adalah tempat yang spesial bagi kami. Saya dan Wakil Bupati dapat berdiri di tempat ini karena doa dan restu Bapak dan Ibu sekalian. Meskipun penduduk Tarutung lebih banyak, namun petani dan lahan pertanian jauh lebih banyak di sini. Sebanyak 91 persen penduduk Pangaribuan adalah petani, sehingga bantuan ini harus dikonsentrasikan di sini untuk meningkatkan produktivitas," ujar Bupati.

Untuk mendukung modernisasi sektor pertanian, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara melalui Dinas Pertanian menyerahkan berbagai bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), terdiri atas dua unit traktor roda empat, 13 unit traktor roda dua, dua unit mesin pemipil jagung, delapan unit pompa air, serta 15 unit hand sprayer.

Bupati berpesan agar seluruh bantuan tersebut dirawat dan dimanfaatkan secara optimal oleh kelompok tani sehingga dapat memberikan manfaat secara berkelanjutan.




Tidak hanya itu, menyikapi tingginya harga komoditas kopi di pasaran, Pemkab Taput juga meluncurkan program pengembangan perkebunan kopi seluas 2.200 hektare. Sebagai tahap awal, hampir setengah juta bibit kopi unggul disalurkan kepada kelompok tani di Kecamatan Pangaribuan.

Bupati menginstruksikan Camat Pangaribuan bersama Kepala Bidang Penyuluhan Pertanian agar aktif melakukan pemantauan di lapangan sehingga bantuan tersebut benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak dan dimanfaatkan secara maksimal.

Perkuat Ketahanan Pangan dan Jaring Pengaman Sosial

Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara juga menyalurkan bantuan pangan dan jaring pengaman sosial kepada masyarakat.

Melalui Dinas Ketahanan Pangan, pemerintah menyalurkan bantuan dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) berupa 76.640 kilogram beras dan 15.328 liter minyak goreng kepada 3.700 kepala keluarga (KK). Jumlah tersebut mencakup hampir setengah dari total kepala keluarga yang ada di Kecamatan Pangaribuan.

Sementara itu, Dinas Sosial menyalurkan bantuan logistik kepada korban kebakaran yang terjadi pada 23 Januari 2026 di Dusun I Sosor Pinandang, Desa Sigotom Timur.

Selain itu, diserahkan pula 25 paket pemenuhan pelayanan kesejahteraan sosial berupa bantuan makanan bagi lanjut usia, penyandang disabilitas, dan masyarakat kurang mampu, serta paket susu dan vitamin untuk peserta sekolah lansia.

Dukungan DPRD dan Kepastian Pembangunan Infrastruktur

Langkah cepat Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara mendapat apresiasi dari anggota DPRD Taput Daerah Pemilihan (Dapil) IV, Salamat Pakpahan dan Toman Balige Pakpahan. Keduanya menyampaikan terima kasih atas perhatian pemerintah daerah terhadap masyarakat Kecamatan Pangaribuan.

Mereka berharap berbagai bantuan yang diberikan mampu meningkatkan produktivitas masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah dan warga.

Dalam kesempatan tersebut, anggota DPRD juga menyampaikan aspirasi masyarakat terkait perbaikan jalan dan jaringan irigasi. Menanggapi usulan tersebut, Bupati Jonius Hutabarat langsung memastikan bahwa pembangunan infrastruktur akan dilaksanakan pada tahun anggaran berjalan.

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara memastikan perbaikan jalan sepanjang sekitar enam kilometer yang meliputi ruas Jalan Sibingke dan Sipahutar akan mulai dikerjakan tahun ini sebagai tindak lanjut hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).




Selain itu, pemerintah daerah juga berkomitmen memperbaiki fasilitas umum berupa jalan dan saluran drainase di Pasar Pangaribuan. Usai kegiatan di lapangan, Bupati bersama rombongan langsung meninjau lokasi pasar tersebut.

Camat Diminta Lebih Banyak Turun ke Lapangan

Kepada seluruh pejabat yang baru dilantik, Bupati memberikan arahan agar segera melakukan akselerasi kinerja birokrasi. Menurutnya, camat dan lurah merupakan ujung tombak pelayanan publik sehingga harus hadir langsung di tengah masyarakat.

Bupati menekankan tiga poin utama yang harus menjadi perhatian para pejabat.

Pertama, memperkuat sinergi antara pemerintah desa dan pemerintah kabupaten agar seluruh program pembangunan berjalan selaras.

Kedua, meningkatkan pengawasan terhadap pelaksanaan program pemerintah di desa serta memperkuat koordinasi dengan tenaga pendidik dan tenaga kesehatan. Ia menegaskan agar para camat tidak hanya bekerja dari balik meja.

"Harapan saya, para camat rajin berjalan-jalan ke lapangan. Jangan hanya di kantor. Jangan sampai lebih rajin bupati turun ke desa daripada camatnya," tegas Bupati.

Ketiga, meningkatkan kepedulian terhadap pelestarian lingkungan melalui pengawasan program SAITAPAIAS, yakni gerakan edukasi kebersihan sampah plastik bagi anak sekolah, memperbanyak kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan dan saluran drainase bersama masyarakat, serta menjaga kawasan hutan dari praktik penggundulan.




Selain penyaluran berbagai bantuan, kunjungan kerja tersebut juga diramaikan dengan pelayanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di dua UPTD Puskesmas, pelayanan administrasi kependudukan, serta berbagai pertunjukan seni budaya berupa paduan suara, tari tortor, dan pementasan cerita budaya yang dibawakan oleh siswa sekolah dasar maupun kelompok lansia.

Bupati menyampaikan apresiasi atas semangat masyarakat dalam melestarikan budaya Batak. Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan tersebut mampu memberikan manfaat nyata serta menjadi momentum untuk mendorong kemajuan Kecamatan Pangaribuan secara berkelanjutan. (Rokki.P)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update