-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Tinjau Meluapnya Aek Haidupan Siwaluompu, Pemkab Tapanuli Utara Tetap Upayakan Percepatan Penanganan Normalisasi

Senin, 20 April 2026 | April 20, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-20T04:11:23Z



Tapanuli Utara, Mediareportasenews.com

Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni P. Lumbantoruan, didampingi beberapa instansi teknis serta Camat Tarutung meninjau lokasi banjir Aek Haidupan di Desa Hutauruk Siwalompu, Kecamatan Tarutung, Sabtu (18 April 2026). Peninjauan tersebut dilakukan sebagai respons cepat pemerintah daerah terhadap dampak banjir yang terjadi akibat tingginya curah hujan.

Tingginya curah hujan yang terjadi pada Sabtu sore mengakibatkan Sungai Aek Haidupan meluap dan merendam sejumlah rumah warga di sekitar aliran sungai, khususnya di Desa Hutauruk dan Desa Siraja Oloan. Kondisi tersebut menyebabkan aktivitas masyarakat terganggu dan menimbulkan kekhawatiran akan potensi banjir susulan apabila curah hujan kembali meningkat.




Saat meninjau langsung rumah warga yang terdampak banjir, Wakil Bupati menyampaikan bahwa pemerintah berkomitmen untuk terus hadir mendampingi masyarakat serta mempercepat upaya penanganan agar warga dapat segera beraktivitas normal kembali. Ia juga berharap warga yang terdampak tetap tabah dan sabar dalam menghadapi musibah tersebut, sembari memastikan bahwa pemerintah daerah terus melakukan langkah-langkah penanganan yang diperlukan.

Selain itu, Wakil Bupati juga menginstruksikan instansi teknis, camat, serta pemerintah desa untuk tetap memantau kondisi warga dan turut membantu masyarakat yang terdampak banjir. Pemantauan tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan mendesak warga dapat segera ditangani serta mengantisipasi kemungkinan terjadinya banjir susulan.




Plt. Kepala Dinas PU-TR dan Perhubungan, Dalan Simanjuntak, yang turut meninjau lokasi banjir pada kesempatan tersebut, menyampaikan bahwa normalisasi Sungai Aek Haidupan sudah masuk dalam R3P (Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana) yang disusun Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara bersama BWSS II (Balai Wilayah Sungai Sumatera II).

"BWSS telah melakukan normalisasi pada bulan Maret lalu sebelum Lebaran. Penanganan masalah ini perlu dilakukan secara bertahap. Sebagian tanggul Aek Haidupan akan ditangani oleh Dinas SDA Provinsi Sumatera Utara pada tahun 2026 ini," ungkap Dalan Simanjuntak.




Lebih lanjut disampaikan, penanganan menyeluruh Sungai Aek Haidupan akan kembali dikoordinasikan dengan BWS Sumatera II serta pihak terkait lainnya agar risiko banjir dapat diminimalisir ke depannya. Koordinasi lintas instansi tersebut diharapkan dapat mempercepat proses penanganan sekaligus memberikan solusi jangka panjang terhadap permasalahan banjir di wilayah tersebut.

Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi peningkatan debit air, terutama saat curah hujan tinggi, serta segera melapor kepada pemerintah setempat apabila terjadi kondisi darurat agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat. (Rokki.P)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update