Tapanuli Utara, Mediareportasenews.com
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara melalui Sekretaris Daerah, Henry M.M. Sitompul, memimpin peninjauan lapangan dalam rangka percepatan dan optimalisasi proses pematangan lahan Kawasan Pertanian Terpadu di Desa Silait-lait, Kecamatan Siborongborong, Senin (27/4/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kesatuan Pengelola Hutan (KPH) XII Tarutung, BPN Tapanuli Utara, perangkat daerah teknis, Perseroda, unsur Forkopimca Siborongborong, serta pemerintah desa setempat. Rombongan meninjau langsung proses pematangan lahan seluas kurang lebih 50 hektare yang berada di kawasan APL Hutan Sijaba dengan dukungan alat berat.
Kawasan Pertanian Terpadu di Desa Silait-lait diproyeksikan menjadi etalase pertanian modern berbasis teknologi di Kabupaten Tapanuli Utara. Selain sebagai pusat produksi, kawasan ini juga diharapkan menjadi ruang pembelajaran, inovasi, dan kolaborasi bagi petani, akademisi, serta pelaku usaha di sektor agribisnis.
Konsep pengembangannya mengintegrasikan berbagai teknologi, mulai dari sistem irigasi cerdas, penggunaan alat dan mesin pertanian modern, hingga pemanfaatan data digital. Dengan pendekatan tersebut, kawasan ini ditargetkan mampu meningkatkan produktivitas sekaligus efisiensi dalam pengelolaan pertanian.
Lebih jauh, kawasan ini dirancang sebagai model percontohan pertanian berkelanjutan yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Pemerintah daerah juga mendorong keterlibatan generasi muda agar melihat sektor pertanian sebagai bidang yang inovatif dan memiliki prospek menjanjikan.
Selain meningkatkan produksi, pengembangan kawasan ini juga membuka peluang ekonomi baru, seperti pengolahan hasil pertanian hingga pengembangan agrowisata yang berpotensi menarik minat masyarakat luas.
Dalam arahannya, Sekda menekankan agar proses pematangan lahan dapat diselesaikan secepatnya, namun tetap memperhatikan kondisi lahan yang masih dimanfaatkan oleh masyarakat.
“Namun tetap kita tunggu panen apabila masih ada pertanian masyarakat pada lokasi tersebut,” ujarnya.
Dengan dukungan pemerintah daerah dan partisipasi masyarakat, Desa Silait-lait diharapkan mampu menjadi pusat transformasi pertanian modern di Tapanuli Utara serta memperkuat sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi daerah yang berdaya saing. (Rokki.P)


.jpeg)
.jpeg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar