Tapanuli Utara, Reportasenews.com
Bupati Kabupaten Tapanuli Utara, Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, didampingi beberapa pimpinan perangkat daerah teknis menghadiri Pentas Seni SMAN 1 Pagaran bertema “Mengukir Bakat Merayakan Kreasi” di Kecamatan Pagaran, Kamis (2/4/2026). Kehadiran Bupati disambut hangat oleh keluarga besar sekolah dan tokoh masyarakat setempat.
Dalam arahannya, Bupati Jonius Taripar menekankan pentingnya kesiapan generasi muda menghadapi era digital yang ditandai percepatan data dan perkembangan Artificial Intelligence (AI). Ia mendorong para siswa untuk memilih program studi strategis seperti teknologi informasi dan energi terbarukan yang dinilai sangat dibutuhkan di masa depan.
Selain itu, Bupati juga menggarisbawahi bahwa esensi pendidikan tinggi bukan hanya sekadar memperoleh gelar, melainkan perubahan pola pikir (mindset) dan pembentukan kemandirian. Menurutnya, jenjang pendidikan yang lebih tinggi harus mampu mencetak pribadi solutif dan kreatif yang tidak hanya mencari pekerjaan, tetapi juga mampu menciptakan peluang baru melalui karya nyata.
“Pendidikan memang tidak menjamin seseorang menjadi kaya secara instan, namun pendidikan memberikan kreativitas dan kedewasaan berpikir dalam menghadapi hidup. Perubahan pola pikir itulah yang membedakan tingkat pendidikan seseorang,” ujarnya.
Sejalan dengan visi kemandirian ekonomi, Bupati berharap SMAN 1 Pagaran dapat mengintegrasikan kegiatan ekstrakurikuler pertanian modern yang selaras dengan alam. Hal ini merupakan bagian dari program strategis Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara yang menargetkan pencetakan ratusan petani milenial setiap tahun sebagai motor penggerak ekonomi daerah.
“Negara kita butuh inovasi di bidang energi terbarukan dan ketahanan pangan. Saya berharap sekolah mulai mengenalkan pertanian yang modern, berkelanjutan, dan selaras dengan alam. Saat ini, profesi yang menjanjikan kemandirian ekonomi salah satunya adalah petani yang inovatif,” jelasnya.
Terkait kemajuan teknologi, Bupati juga mengingatkan bahwa peran guru dalam membentuk karakter dan budi pekerti tidak dapat tergantikan oleh teknologi maupun AI. Guru memiliki tugas penting dalam membangun mentalitas generasi muda agar menjadi pribadi yang mandiri, berintegritas, dan berakhlak baik.
“Teknologi bisa memberikan informasi, tapi hanya guru yang bisa mendidik karakter dan budi pekerti. Tugas mulia bapak dan ibu guru adalah membentuk generasi yang mandiri dan memiliki moralitas yang baik,” pungkasnya.
Turut hadir dalam acara tersebut Anggota Komisi V DPRD Provinsi Sumatera Utara, Pantur Banjarnahor. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi keasrian dan kebersihan lingkungan SMAN 1 Pagaran serta mendorong kolaborasi antara pihak sekolah dengan DPRD Provinsi untuk mendukung kemajuan pendidikan di daerah tersebut. (Rokki.P)
.jpeg)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar