Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan bahwa kampanye ini membawa dua pesan utama, yaitu mengajak masyarakat untuk tidak menghindari para pengidap HIV/AIDS atau ODIV (Orang Dengan HIV/AIDS), serta mengkampanyekan target zero HIV/AIDS pada tahun 2030. Ia menegaskan perlunya menghapus stigma terhadap ODIV yang selama ini sering dikucilkan. Menurutnya, masyarakat harus menunjukkan empati dan memberikan dukungan agar mereka tetap dapat menjalani hidup dengan layak tanpa diskriminasi.
Wakil Bupati juga menyoroti pentingnya upaya pencegahan penularan HIV sebagai langkah menuju target nol kasus baru pada tahun 2030. Ia menekankan pentingnya edukasi serta perubahan perilaku masyarakat untuk menghentikan penyebaran virus. Melalui kampanye ini, pemerintah ingin memastikan tidak ada lagi penularan baru dan tidak ada lagi pengidap baru di masa mendatang.
Usai memberikan sambutan, Wakil Bupati melepas peserta pawai yang kemudian bergerak menyusuri rute sambil membawa spanduk dan poster berisi pesan-pesan edukatif terkait HIV/AIDS. Sepanjang perjalanan, orator turut menyampaikan informasi kesehatan kepada masyarakat untuk meningkatkan pemahaman tentang pencegahan HIV/AIDS serta pentingnya tidak mendiskriminasi para ODIV.
Kegiatan kampanye sosial ini menjadi bagian dari peringatan Hari AIDS Sedunia di Kabupaten Toba, dengan harapan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam menghapus stigma dan menekan penyebaran HIV/AIDS. (Rokki.P)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar