Wabup menyoroti bahwa tantangan kemasyarakatan ke depan semakin kompleks — mulai dari isu sosial, perkembangan teknologi, ketahanan keluarga, pemberdayaan masyarakat, hingga kerentanan sosial-ekonomi. Terlebih, dalam beberapa hari terakhir Deli Serdang menghadapi cuaca ekstrem yang mengakibatkan genangan dan banjir di sejumlah wilayah, yang mengganggu aktivitas warga dan memutus akses jalan.
Dengan dinamika ini, keberadaan staf ahli dinilai sangat penting. Tugasnya tidak sekadar administratif, tapi juga sebagai analis kebijakan yang bisa membaca situasi sosial secara komprehensif, menyusun rekomendasi berbasis data, serta memperkuat komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. “Staf ahli harus mampu memberi rekomendasi kebijakan yang tajam, terukur, dan memberi solusi cepat terhadap isu mendesak, termasuk persoalan banjir,” tambah Wabup.
Dalam sambutannya, Wabup mengingatkan bahwa jabatan adalah amanah yang harus dijalankan dengan integritas, profesionalisme, keteladanan, dan semangat melayani. “Gunakan kewenangan dengan bijaksana, jaga kepercayaan publik, dan jadilah bagian dari birokrasi yang adaptif, transparan, dan berorientasi hasil,” pesannya.
Wabup juga mengajak seluruh perangkat daerah mendukung penuh pelaksanaan tugas, memperkuat komunikasi dan sinergi, serta menumbuhkan budaya kerja kolaboratif agar pembangunan daerah berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. “Semoga amanah ini dijalankan dengan sungguh-sungguh, cepat, dan penuh tanggung jawab demi kemajuan Deli Serdang dan kesejahteraan warganya,” tutup Wabup. (sb)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar