-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Sukses Jadi Tuan Rumah Rakernas V MPK Indonesia, Pemkab Taput Raih Apresiasi Peserta Se-Nusantara

Senin, 19 Oktober 2026 | Oktober 19, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-10-19T06:34:23Z



Tapanuli Utara, Mediareportasenews.com

Pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) V Majelis Pendidikan Kristen (MPK) di Indonesia resmi ditutup pada Jumat (16/10/2026) di Gedung Sopo Partungkoan, Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara. Acara penutupan berlangsung khidmat dan penuh sukacita, dihadiri jajaran pejabat pemerintah daerah, tokoh masyarakat, pimpinan gereja, serta ratusan peserta yang datang dari berbagai daerah di Indonesia.

Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian kegiatan yang berlangsung selama dua hari di Bumi Tapanuli Utara. Ia juga mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Tapanuli Utara sebagai tuan rumah pelaksanaan Rakernas V MPK Indonesia.

"Kami sangat bersyukur dan menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada MPK Pusat dan Provinsi yang telah memberi kesempatan bagi Tarutung, Tapanuli Utara, menjadi tuan rumah Rakernas V ini. Kita berdoa agar seluruh pengurus dan peserta diberikan kesehatan, panjang umur, sukacita, serta dapat kembali ke daerah masing-masing dengan membawa kenangan manis," ujar Wakil Bupati.

Lebih lanjut, Deni Parlindungan Lumbantoruan mengajak seluruh jajaran MPK dan peserta Rakernas untuk terus memberikan dukungan serta mendoakan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara agar senantiasa mampu menjalankan roda pemerintahan dan memberikan pelayanan publik secara optimal.

Menurutnya, dukungan berbagai elemen masyarakat, termasuk lembaga pendidikan dan organisasi keagamaan, memiliki arti penting dalam mendorong pembangunan daerah serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Ia berharap hubungan baik yang terjalin selama pelaksanaan Rakernas dapat terus dipertahankan dan dikembangkan melalui kerja sama di bidang pendidikan maupun kegiatan sosial kemasyarakatan.





Dorongan Penguatan Pendidikan Keagamaan dari Kemenag RI

Dalam kegiatan tersebut, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama Republik Indonesia, Dr. Jeane Marie Tulung, S.Th., M.Pd., turut memberikan bimbingan dan arahan terkait penguatan pendidikan keagamaan Kristen di Indonesia.

Dalam pemaparannya, Dirjen Bimas Kristen menyoroti pentingnya keberadaan Satuan Pendidikan Keagamaan Kristen (SPKK), terutama dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat di berbagai wilayah, termasuk daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Pemerataan akses pendidikan keagamaan dinilai membutuhkan perhatian dan dukungan berkelanjutan agar anak-anak di berbagai daerah memperoleh kesempatan belajar yang layak. Selain ketersediaan satuan pendidikan, kualitas tenaga pendidik juga menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan mutu pendidikan Kristen di Indonesia.

Jeane Marie Tulung turut memaparkan sejumlah tantangan yang dihadapi pemerintah dalam pemenuhan dan peningkatan kualifikasi guru agama Kristen. Beberapa hal yang menjadi perhatian meliputi skema sertifikasi, pemberian insentif, pemenuhan formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), serta dampak efisiensi anggaran kementerian terhadap pelaksanaan program pendidikan keagamaan.

Ia menyampaikan bahwa pemerintah terus berupaya memperjuangkan pemenuhan hak dan peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik keagamaan melalui koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Kementerian Keuangan, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), serta DPR RI.

Berbagai upaya tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas tenaga pendidik sekaligus memperkuat penyelenggaraan pendidikan keagamaan Kristen di seluruh Indonesia. Dalam konteks ini, sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan organisasi keagamaan menjadi bagian penting untuk menjawab tantangan pemerataan serta peningkatan mutu pendidikan.




Ibadah Penutup dan Penutupan Resmi Rakernas

Rangkaian acara penutupan Rakernas V MPK Indonesia diawali dengan ibadah bersama yang mengangkat tema “Fructus in altum fide” atau “Berbuah dalam Kedalaman Iman”, berdasarkan 1 Raja-raja 10:4–6.

Ibadah tersebut dilayani oleh Pdt. Bambang Jonan yang menyampaikan khotbah dan refleksi mengenai kedalaman hikmat Salomo. Pesan yang disampaikan dalam ibadah tersebut menjadi bagian dari perenungan bersama bagi para peserta mengenai pentingnya iman, hikmat, dan komitmen dalam menjalankan pelayanan, khususnya di bidang pendidikan Kristen.

Suasana ibadah berlangsung khidmat dan menjadi momentum bagi seluruh peserta untuk merefleksikan peran pendidikan dalam membentuk generasi yang tidak hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga karakter dan nilai-nilai spiritual yang kuat.

Ketua MPK Wilayah Aceh-Sumatera Utara, Dr. R.E. Nainggolan, M.M., dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara dan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara atas dukungan selama kegiatan berlangsung.

Ia mengapresiasi kerja keras panitia serta pelayanan tuan rumah yang dinilai berlangsung dengan baik dan penuh keramahan. Menurutnya, berbagai kebutuhan peserta selama mengikuti Rakernas, mulai dari konsumsi hingga fasilitas pendukung, dapat terpenuhi dengan baik.




Ia juga menyampaikan bahwa selama pelaksanaan kegiatan, tidak terdapat kendala kesehatan yang dilaporkan di antara para peserta. Hal tersebut menjadi salah satu aspek yang turut mendukung kelancaran seluruh rangkaian kegiatan hingga acara penutupan.

Apresiasi serupa disampaikan para peserta Rakernas kepada Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara atas sambutan hangat dan dukungan yang diberikan selama mereka berada di Tarutung. Dukungan tersebut dinilai membantu menciptakan suasana yang kondusif bagi pelaksanaan agenda organisasi, pertukaran gagasan, serta penguatan hubungan antarpengurus MPK dari berbagai daerah.

Setelah seluruh rangkaian acara penutupan dilaksanakan, Rakernas V MPK Indonesia secara resmi ditutup oleh Ketua Umum MPK Indonesia, Handi Irawan.

Penutupan tersebut menandai berakhirnya kegiatan yang menjadi forum koordinasi dan konsolidasi bagi jajaran MPK dalam membahas berbagai persoalan serta arah pengembangan pendidikan Kristen di Indonesia. Hasil pembahasan Rakernas diharapkan dapat menjadi bahan bagi pengurus dan pemangku kepentingan dalam memperkuat peran lembaga pendidikan Kristen di berbagai wilayah.

Acara penutupan turut dihadiri Konsul Kehormatan Republik Korea untuk Sumatra yang juga tokoh Sumatera Utara, Dr. Parlindungan Purba, S.H., M.M.; Sekretaris Daerah Kabupaten Tapanuli Utara, Henry M.M. Sitompul, M.Si.; unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Tapanuli Utara; pimpinan perangkat daerah Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara; pimpinan gereja; serta seluruh peserta Rakernas MPK yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

Dengan berakhirnya Rakernas V MPK Indonesia di Tarutung, diharapkan semangat kebersamaan dan hasil pembahasan selama kegiatan dapat ditindaklanjuti melalui program nyata untuk memperkuat kualitas pendidikan Kristen, meningkatkan kapasitas tenaga pendidik, serta memperluas akses pendidikan keagamaan bagi masyarakat di seluruh Indonesia. (Rokki.P)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update