-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Tingkatkan Pengelolaan Keuangan dan Arsip, Bawaslu Kab.Tapanuli Selatan Gelar Sosialisasi

Kamis, 24 September 2026 | September 24, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-24T00:23:28Z



Tapanuli Selatan, Mediareportasenews.com

Bawaslu Kabupaten Tapanuli Selatan menggelar kegiatan sosialisasi atau bimbingan teknis terkait pengelolaan keuangan dan kearsipan dengan menghadirkan dua narasumber, yakni dosen UIN Syahada Padangsidimpuan dan Kepala Perpustakaan UGN Padangsidimpuan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Kantor Bawaslu Kabupaten Tapanuli Selatan, Rabu (23/09/2026).

Kegiatan tersebut diikuti oleh pimpinan, sekretariat, dan jajaran staf Bawaslu Kabupaten Tapanuli Selatan.

Ketua Bawaslu Kabupaten Tapanuli Selatan, Taufik Hidayat Pulungan, SE, MM., C.Med, mengatakan pihaknya tetap berkomitmen melaksanakan kegiatan sosialisasi pengawasan partisipatif meskipun saat ini berada di tengah kebijakan efisiensi anggaran.

“Bawaslu Tapanuli Selatan akan terus menjalin silaturahmi dan melakukan sosialisasi kepada masyarakat, sekolah, universitas, aktivis, ataupun kepada semua pihak,” katanya.

Ia juga menegaskan, kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Bawaslu untuk mewujudkan tata kelola keuangan dan kearsipan yang profesional, transparan, serta mendukung tertib administrasi dalam pelaksanaan tugas kelembagaan.

Menurutnya, kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan pemahaman satuan kerja di lingkungan Bawaslu terhadap regulasi, khususnya di bidang pengelolaan keuangan dan kearsipan.

“Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pemahaman mengenai kebijakan dalam proses perencanaan anggaran, pelaporan keuangan, dan kearsipan yang menjadi pedoman bagi seluruh jajaran Bawaslu dalam melaksanakan pengelolaan keuangan secara tertib, efektif, efisien, transparan, dan akuntabel,” ujar Taufik.

Ihsan Mulia Siregar, M.E., sebagai narasumber terkait pengelolaan keuangan sekaligus dosen UIN Syahada Padangsidimpuan, menyampaikan dalam pemaparannya bahwa keuangan bukan hanya berbicara tentang seberapa banyak uang atau anggaran yang kita miliki, tetapi bagaimana kita dapat mengelola uang tersebut dengan baik.


Menurutnya, terdapat empat aktivitas utama dalam pengelolaan keuangan, yaitu:


  1. Income atau pendapatan, yakni sumber uang yang kita peroleh.

  2. Spending atau pengeluaran, yaitu penggunaan uang dengan menyesuaikan kebutuhan dan pengeluaran.

  3. Saving atau menyimpan uang, yakni pendapatan atau uang yang kita sisihkan untuk ditabung dan digunakan untuk masa depan.

  4. Investing atau investasi, yaitu membuat uang kita bekerja pada hal-hal yang produktif, seperti membeli emas, deposito, saham, dan sebagainya.

Ia juga menambahkan rumus keuangan sederhana 50-30-20 yang disesuaikan dengan kebutuhan, yaitu 50 persen untuk kebutuhan, 30 persen untuk keinginan, serta 20 persen untuk tabungan dan investasi.

Sementara itu, Kepala Perpustakaan UGN Padangsidimpuan, Ikwan Al-Ashari Daulay, S.Sos., M.Pd., sebagai narasumber terkait kearsipan, menyampaikan dalam pemaparannya bahwa pengelolaan arsip adalah serangkaian kegiatan untuk mengatur, menyimpan, memelihara, dan menemukan kembali arsip agar informasi di dalamnya tetap aman, teratur, dan mudah digunakan ketika diperlukan.

Ia juga menegaskan bahwa arsip tidak dapat dipandang sekadar sebagai dokumentasi administrasi, melainkan sebagai rekam jejak kelembagaan yang memiliki nilai hukum, historis, dan pertanggungjawaban publik.

“Arsip merupakan bagian vital dalam mendukung transparansi, akuntabilitas, serta kesinambungan kerja kelembagaan,” kata Ikwan.

Rangkaian kegiatan tersebut berlangsung dengan khidmat. Setelah sesi tanya jawab berakhir, seluruh peserta dan narasumber melakukan sesi foto bersama sebagai penutup. (Asrianto)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update