Batang Kuis, Mediareportasenews.com
Bupati Deli Serdang, dr. H. Asri Ludin Tambunan, meminta arahan dari pemerintah pusat guna memperkuat penyelarasan program pembangunan daerah dengan program strategis nasional. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Focus Group Discussion (FGD) Penguatan Kebijakan Daerah dalam Pencapaian Target Program Nasional Kabupaten Deli Serdang Tahun Anggaran 2026, yang digelar di Wing Hotel Kualanamu, Kecamatan Batang Kuis, Minggu (30/8/2026) malam.
FGD tersebut turut dihadiri Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Agus Fatoni, Direktur Pendapatan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Teguh Narutomo, Sekretaris Daerah Kabupaten Deli Serdang, Dedi Maswardy, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta sejumlah undangan lainnya.
Bupati mengatakan, Kabupaten Deli Serdang memiliki posisi yang sangat strategis karena berbatasan sekaligus mengelilingi Kota Medan yang merupakan ibu kota Provinsi Sumatera Utara. Dengan luas wilayah sekitar 2.400 kilometer persegi dan jumlah penduduk yang cukup besar, Deli Serdang dinilai memiliki potensi untuk menjadi salah satu daerah penopang pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara, termasuk melalui pengembangan kawasan perkotaan baru dan kota satelit.
Saat ini, Kabupaten Deli Serdang merupakan penyumbang Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) terbesar kedua di Sumatera Utara setelah Kota Medan.
Bupati mengapresiasi kehadiran jajaran Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang dinilainya menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Deli Serdang untuk memperoleh masukan dan arahan dalam memperkuat arah pembangunan daerah.
“Walaupun hari libur dan sudah malam, kita kedatangan tamu yang sangat spesial. Kehadiran Bapak Dirjen dan Bapak Direktur menunjukkan perhatian pemerintah pusat terhadap Kabupaten Deli Serdang,” ujarnya.
Karena itu, Bupati berharap sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dapat semakin diperkuat untuk mendukung pembangunan, khususnya dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi sekaligus menekan angka kemiskinan dan pengangguran.
Berdasarkan data yang ada, angka kemiskinan di Kabupaten Deli Serdang saat ini berada pada kisaran 3,11 persen. Sementara itu, tingkat pengangguran terbuka mencapai 7,69 persen. Kondisi tersebut menjadi salah satu tantangan pembangunan yang perlu terus mendapatkan perhatian dan ditangani secara bersama-sama.
“Melalui FGD ini, kami berharap arahan pemerintah pusat dapat memperkuat penyelarasan program pembangunan daerah dengan kebijakan nasional, sehingga program-program yang sudah direncanakan dapat lebih terarah dan akselerasi pembangunan semakin cepat,” katanya.
Seluruh perangkat daerah, tambahnya, terus didorong agar memiliki pemahaman serta visi yang sama dalam menjalankan pembangunan dan mendukung berbagai program strategis nasional. Kesamaan visi tersebut dinilai penting agar seluruh program yang dilaksanakan dapat berjalan secara efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Sementara itu, Agus Fatoni mengapresiasi semangat Bupati bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Deli Serdang yang tetap mengikuti pembahasan meskipun kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari libur dan pada malam hari.
“Kalau Pak Bupati pada hari libur dan sudah malam seperti ini masih tetap semangat, ini pertanda Deli Serdang akan semakin maju dan terus bersemangat,” ungkapnya.
Agus menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh besarnya anggaran yang tersedia, tetapi juga oleh bagaimana anggaran tersebut dikelola secara efektif, efisien, tertib, serta mampu memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat.
Ia mengingatkan agar seluruh tahapan pemerintahan, mulai dari perencanaan, penganggaran, pelaksanaan hingga pertanggungjawaban, dapat berjalan secara linear dan saling berkaitan.
“Dari perencanaan itulah yang dianggarkan, yang dianggarkan itulah yang dilaksanakan, dan yang dilaksanakan itulah yang dipertanggungjawabkan. Semuanya harus linear,” jelasnya.
Di tengah tantangan transfer ke daerah, Agus mendorong Pemerintah Kabupaten Deli Serdang untuk terus mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui berbagai upaya, di antaranya intensifikasi, ekstensifikasi, pengawasan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Menurutnya, potensi daerah yang besar harus dapat dikelola secara optimal sehingga mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
Selain pengelolaan anggaran dan optimalisasi pendapatan daerah, Agus juga menekankan pentingnya peningkatan kompetensi aparatur serta kepemimpinan dalam mendukung kinerja pemerintah daerah.
“SDM yang akan menentukan semuanya. Inti dari organisasi dan manajemen adalah leadership,” katanya.
Agus berharap semangat kreativitas dan inovasi terus tumbuh di lingkungan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang. Menurutnya, untuk menghasilkan pembangunan yang lebih baik, diperlukan pola kerja dan pendekatan yang juga berbeda dari sebelumnya.
“Kalau kita menginginkan hasil yang berbeda, maka harus dilakukan dengan cara yang berbeda. Deli Serdang tidak akan maju dan melompat kalau cara yang dilakukan tetap sama,” pungkasnya.
(DISKOMINFOSTAN DELI SERDANG)
Editor : Samsul
.jpeg)
.jpeg)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar