Tapanuli Utara, Mediareportasenews.com
Suasana khidmat dan penuh semangat kebangsaan menyelimuti Lapangan Serbaguna Tarutung dalam Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026). Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., bertindak langsung sebagai Inspektur Upacara di hadapan jajaran Forkopimda, DPRD, para veteran pejuang, ASN, serta ribuan masyarakat Tapanuli Utara.
Dalam amanatnya, Bupati Jonius Taripar Hutabarat menyampaikan sejumlah arah strategis pembangunan daerah sebagai bentuk penjabaran tema nasional "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur". Memasuki tahun kedua masa kepemimpinannya, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara terus memantapkan langkah dalam mengeksekusi Visi Pembangunan Daerah 2025–2029, yakni "Bersama Mewujudkan Kabupaten Tapanuli Utara yang Maju, Berbudaya dan Berkelanjutan".
Bupati memaparkan sejumlah capaian positif perekonomian daerah. Pertumbuhan ekonomi Tapanuli Utara pada tahun 2025 tercatat sebesar 4,58 persen di tengah berbagai tantangan ekonomi yang dihadapi. Capaian tersebut disebut sebagai hasil kerja keras seluruh elemen masyarakat, khususnya para petani, pedagang, serta pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara berkomitmen untuk terus memperkuat ekonomi kerakyatan melalui peningkatan produktivitas pertanian, perluasan pasar bagi UMKM, serta penciptaan lapangan kerja baru bagi generasi muda.
Selain penguatan ekonomi, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) juga menjadi salah satu fokus utama pemerintah daerah. Upaya tersebut dilakukan melalui peningkatan mutu pendidikan, penguatan layanan kesehatan, penanganan stunting, serta peningkatan perlindungan sosial bagi masyarakat.
Pada sektor kebudayaan, Bupati menekankan pentingnya menjaga jati diri daerah agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman. Falsafah Dalihan Na Tolu, kebudayaan Batak, serta nilai gotong royong terus didorong untuk tetap hidup dan berkembang di tengah masyarakat.
Menurutnya, kekayaan budaya tersebut juga dapat ditransformasikan menjadi kekuatan ekonomi melalui pengembangan sektor pariwisata, baik wisata alam, budaya maupun wisata rohani.
Sementara pada aspek pembangunan berkelanjutan, pembangunan infrastruktur diarahkan agar dapat dilakukan secara merata hingga ke desa-desa. Pembangunan tersebut juga harus tetap memperhatikan kelestarian lingkungan sehingga dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang bagi masyarakat.
Bupati juga menginstruksikan seluruh jajaran birokrasi dan ASN agar senantiasa hadir memberikan pelayanan publik yang cepat, transparan, dan berkeadilan. Semangat tersebut diharapkan dapat diwujudkan melalui komitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Kemeriahan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Tarutung semakin semarak dengan berbagai rangkaian acara tambahan. Masyarakat disuguhkan peragaan ketangkasan Paskibraka Taput 2026, atraksi Polisi Cilik (Pocil) Polres Taput, penampilan Drum Band dari SMP Santa Maria dan SD Philadelphia, serta pertunjukan seni tarian Martumba oleh siswa SMPN 1 Tarutung.
Sajian budaya utama turut diwarnai pementasan kolosal Fragmen Tortor Siboru Lopian yang mengangkat nilai-nilai kepahlawanan lokal. Penampilan tersebut menjadi salah satu bagian yang menarik perhatian masyarakat sekaligus memperkuat pesan pentingnya menjaga dan melestarikan budaya daerah.
Sebagai wujud nyata kepedulian pemerintah dan hadirnya negara di tengah masyarakat, rangkaian kegiatan kemudian diakhiri dengan penyerahan tali asih kepada 10 PNS yang memasuki masa purna tugas, penyerahan piagam penghargaan di bidang literasi, serta penyaluran bantuan sosial kepada 52 warga yang menjadi korban kebakaran. (Rokki.P)
.jpeg)
.jpeg)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar