-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Keluarga Winda Lorenza Gowasa Gelar Aksi Damai di Polda Sumut, Minta Kasus Diusut Transparan

Jumat, 28 Agustus 2026 | Agustus 28, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-28T10:00:19Z



Medan, Mediareportasenews.com

Keluarga Winda Lorenza Gowasa bersama sejumlah pihak menggelar aksi damai di Markas Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara pada Kamis (27/8/2026). Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk pengawalan terhadap penanganan kasus kematian Winda Lorenza Gowasa yang hingga kini masih menyisakan sejumlah pertanyaan bagi pihak keluarga.

Kematian Winda Lorenza Gowasa meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, khususnya orang tua dan orang-orang terdekatnya. Dalam aksi tersebut, keluarga menyampaikan sejumlah aspirasi dan meminta agar penanganan perkara dilakukan secara transparan, profesional, objektif, serta berdasarkan fakta dan alat bukti yang sah.

Mariani selaku keluarga sekaligus koordinator aksi meminta kepada Polda Sumatera Utara agar penanganan kasus kematian Winda yang sebelumnya ditangani Polrestabes Medan dapat segera dialihkan ke Polda Sumatera Utara.

Menurut Mariani, pihak keluarga menilai penanganan perkara tersebut belum memberikan kejelasan yang mereka harapkan. Karena itu, keluarga meminta agar Polda Sumut mengambil alih penanganan perkara sehingga proses penyelidikan dan penyidikan dapat dilakukan secara lebih terbuka.

“Kami meminta kasus kematian Winda segera dipindahkan dari Polrestabes Medan ke Polda Sumatera Utara. Kami ingin kasus kematian Winda ini dibuka terang-benderang, jujur dan transparan. Kami siap berada di Polda ini selama 24 jam sampai Kapolda mengabulkan permintaan kami,” ujar Mariani dalam aksi tersebut.

Selain meminta pengalihan penanganan perkara, keluarga juga mendesak agar dilakukan ekshumasi terhadap jenazah Winda Lorenza Gowasa. Menurut keluarga, pemeriksaan tersebut penting untuk mendapatkan kejelasan mengenai penyebab kematian Winda serta menjawab berbagai pertanyaan yang selama ini masih belum terjawab.

Pihak keluarga menilai masih terdapat sejumlah hal yang perlu mendapatkan penjelasan secara terang terkait penyebab dan rangkaian peristiwa yang mengakibatkan Winda meninggal dunia.

Dalam aksi tersebut, massa juga menyampaikan dugaan bahwa Winda meninggal akibat tindak kekerasan yang dilakukan oleh suaminya. Namun, dugaan tersebut masih merupakan aspirasi dan keyakinan pihak keluarga serta massa aksi yang diharapkan dapat dibuktikan melalui proses penyelidikan dan penyidikan berdasarkan fakta, keterangan saksi, hasil pemeriksaan forensik, serta alat bukti yang sah.

Massa aksi meminta Polda Sumatera Utara menangani perkara tersebut secara transparan, profesional, dan objektif sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Mereka juga meminta agar seluruh proses pemeriksaan dan penanganan perkara dilakukan secara terbuka, sehingga setiap perkembangan kasus dapat diketahui dan dipertanggungjawabkan kepada keluarga korban.

Salah satu aspirasi utama yang disampaikan dalam aksi tersebut adalah pengawalan terhadap permohonan keluarga terkait pemeriksaan forensik, termasuk ekshumasi dan/atau autopsi ulang terhadap jenazah Winda Lorenza Gowasa.

Keluarga berharap pemeriksaan tersebut dapat dilakukan oleh tim forensik yang independen sesuai dengan mekanisme dan ketentuan hukum yang berlaku. Pemeriksaan ulang dinilai penting untuk memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai penyebab kematian serta menjawab berbagai dugaan yang berkembang di tengah keluarga maupun masyarakat.

Selain itu, massa meminta agar hak keluarga korban untuk memperoleh informasi mengenai penyebab kematian serta rangkaian peristiwa yang terjadi sebelum Winda meninggal dunia dapat dipenuhi.

Bagi keluarga, kejelasan mengenai kasus tersebut dinilai sangat penting agar tidak muncul berbagai spekulasi di tengah masyarakat. Mereka berharap proses hukum dapat mengungkap fakta secara menyeluruh dan memberikan kepastian mengenai apa yang sebenarnya terjadi terhadap Winda Lorenza Gowasa.

Aksi damai tersebut menjadi bentuk pengawalan dari keluarga dan masyarakat agar penanganan perkara berjalan sesuai dengan prosedur hukum, dengan mengedepankan fakta, bukti, serta pemeriksaan yang objektif.

Keluarga berharap aparat penegak hukum dapat mengungkap perkara kematian Winda Lorenza Gowasa secara terang dan profesional, sehingga seluruh pertanyaan yang selama ini masih menggantung dapat memperoleh jawaban berdasarkan hasil penyelidikan, pemeriksaan forensik, serta proses pembuktian hukum yang berlaku. (Samsul)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update