-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

DPRD Toba, Gelar Rapat Paripurna Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia

Selasa, 18 Agustus 2026 | Agustus 18, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-18T07:32:45Z



Toba, Mediareportasenews.com

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Toba menggelar rapat paripurna di Convention Hall TB Silalahi Center, Soposurung Balige, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba, Jumat (14/8/2026).

Rapat paripurna tersebut mengagendakan penyampaian dan mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026.

Hadir dalam rapat paripurna tersebut Ketua DPRD Toba Franshendrik Tambunan, Wakil Ketua DPRD Toba Tomson Manurung dan Hendrik Tambunan. Turut hadir Bupati Toba Effendy SP Napitupulu, Kapolres Toba AKBP VJ Parapaga, Ketua Pengadilan Negeri Balige Anita Silitonga, serta Kajari Toba Muslih.

Rangkaian rapat paripurna diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan mengheningkan cipta. Selanjutnya, sidang dibuka oleh Ketua MPR Republik Indonesia dan dilanjutkan dengan penyampaian Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia.

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Toba Franshendrik Tambunan menyampaikan bahwa Pidato Kenegaraan Presiden RI menjadi momentum untuk memahami dan melanjutkan esensi perjuangan para pendahulu bangsa.

"Pada pidato kenegaraan Presiden RI ini, kita mengharapkan esensi lanjutan perjuangan pendahulu. Sebagai generasi penerus bangsa diharapkan menumbuhkembangkan rasa nasionalisme dan memperkokoh persatuan dan kesatuan dalam bingkai kebhinekaan dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia," ujarnya.

Ia menyampaikan bahwa sejak awal reformasi, bangsa Indonesia telah mengalami berbagai dinamika, baik dalam bidang politik maupun ekonomi. Namun, dengan semangat nasionalisme, bangsa Indonesia mampu menyisihkan berbagai sifat negatif yang dapat menghambat kemajuan.

Menurutnya, tanggung jawab generasi penerus bangsa dalam mengisi kemerdekaan sangatlah berat. Tanggung jawab tersebut bukan semata-mata berada di pundak pemerintah, melainkan menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat.

Secara khusus, ia mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Toba untuk saling bahu-membahu dalam membangun daerah menuju arah yang lebih baik.

"Melalui pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan, program Presiden ini sejalan dengan visi misi Kabupaten Toba, yaitu TOBA MANTAP 2029: Maju Daerahnya, Sejahtera Rakyatnya dan Berkelanjutan Pembangunannya," ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Presiden Republik Indonesia ke-8, Prabowo Subianto, menyampaikan sejumlah pencapaian pemerintah Republik Indonesia, baik dalam bidang swasembada pangan maupun penegakan hukum. Berbagai program tersebut disampaikan sejalan dengan tema "Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur".

Dalam pidatonya, Prabowo Subianto memaparkan sejumlah kebijakan dan capaian pemerintah yang telah dijalankan, di antaranya kebijakan transformasi, swasembada pangan dan penguatan ekonomi, restrukturisasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN), serta pembangunan manusia.

Dalam bidang kebijakan transformasi, pemerintah disebut telah menjalankan sebanyak 121 kebijakan transformatif dalam kurun waktu 21 bulan atau 663 hari masa kerja.

Di sektor swasembada pangan dan ekonomi, pemerintah menyampaikan pencapaian swasembada terhadap delapan komoditas pangan serta penghentian impor solar melalui pemanfaatan energi biodiesel B50.

Sementara itu, dalam restrukturisasi BUMN, sebanyak 290 BUMN yang dinilai tidak produktif telah ditutup, dengan target maksimal tersisa 300 BUMN pada akhir tahun 2026.

Di bidang pembangunan manusia, pemerintah terus memfokuskan perhatian pada peningkatan kualitas pendidikan, fasilitas kesehatan, perlindungan sosial, serta pengembangan hilirisasi industri.

Rapat paripurna tersebut menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus menjadi momentum bagi seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat untuk memperkuat persatuan, meningkatkan nasionalisme, serta bersama-sama melanjutkan pembangunan demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat. (Daniel Nainggolan)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update