-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Hadiri Pengajian Akbar Bulanan BKMT, Bupati Tapsel:Sediakan Akses Modal Bebas Jerat Rentenir

Selasa, 07 Juli 2026 | Juli 07, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-07T13:23:08Z



Tapanuli Selatan, Mediareportasenews.com

Bupati Tapanuli Selatan, H. Gus Irawan Pasaribu, menghadiri Pengajian Akbar Bulanan Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kecamatan Sipirok yang digelar di Desa Sampean, Selasa (7/7/2026). Dalam kesempatan tersebut, Bupati merespons langsung berbagai aspirasi masyarakat dengan menawarkan solusi konkret berupa skema pembiayaan ringan melalui Bank Sumut serta Kredit Usaha Rakyat (KUR) berbunga nol persen guna membantu masyarakat terhindar dari jeratan rentenir.

Kehadiran Bupati dalam forum keagamaan tersebut mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan dalam mengintegrasikan penguatan nilai-nilai spiritual dengan program pemberdayaan ekonomi masyarakat sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan warga.

Dalam sambutannya, Gus Irawan menekankan bahwa ilmu agama yang diperoleh melalui majelis taklim harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam mengelola keuangan keluarga secara bijak agar terhindar dari pinjaman berbunga tinggi yang dapat membebani perekonomian rumah tangga.

Ia mengakui masih banyak ibu rumah tangga maupun pelaku usaha kecil yang bergantung pada pinjaman nonperbankan dengan bunga tinggi. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan menghadirkan alternatif pembiayaan melalui lembaga keuangan resmi dengan skema yang lebih ringan dan terjangkau sebagai langkah mengurangi beban ekonomi masyarakat.

"Saya ingin masyarakat, khususnya ibu-ibu, tidak lagi terbebani pinjaman berbunga tinggi. Kita sudah menyiapkan skema pembiayaan yang lebih ringan melalui Bank Sumut sehingga masyarakat bisa mengembangkan usaha tanpa terbebani bunga yang mencekik," kata Gus Irawan.

Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam menghadirkan perlindungan sosial yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam memperkuat perekonomian keluarga.

Selain memberikan akses pembiayaan, Bupati juga memastikan dukungan penuh pemerintah terhadap sektor pertanian melalui integrasi program KUR berbunga nol persen dengan pendampingan penyuluh pertanian, penyediaan benih dan pupuk, serta penjaminan pemasaran hasil panen melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Program tersebut dirancang agar petani dapat lebih fokus meningkatkan produktivitas tanpa dibebani persoalan permodalan maupun pemasaran hasil panen. Di sisi lain, pemerintah daerah juga berupaya mengatasi persoalan ketersediaan pupuk melalui penguatan sistem distribusi dan logistik yang lebih responsif terhadap kebutuhan musim tanam.

"Petani jangan lagi khawatir soal modal, benih, pupuk maupun pemasaran hasil panen. Pemerintah hadir agar petani bisa fokus bekerja dan memperoleh keuntungan yang layak," tegasnya.

Bupati berharap pendekatan yang mengintegrasikan penguatan ekonomi dan nilai-nilai keagamaan tersebut mampu meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan keluarga dari berbagai persoalan sosial, termasuk penyalahgunaan narkoba dan pengaruh negatif lainnya.

Ketua BKMT Kecamatan Sipirok bersama ratusan jamaah, tokoh agama, unsur Forkopimcam, Tim Penggerak PKK, serta organisasi Muslimat NU dan Aisyiyah menyambut baik berbagai program yang disampaikan Bupati. Mereka menilai langkah tersebut merupakan bentuk keberpihakan pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat di tingkat akar rumput.

Kegiatan yang diisi tausiyah oleh Al Ustadz Alinapia Siregar itu ditutup dengan ajakan Bupati kepada seluruh masyarakat untuk terus menjaga semangat kebersamaan, memperkuat ukhuwah, serta mendukung berbagai program pembangunan demi mewujudkan Kabupaten Tapanuli Selatan yang maju, mandiri, dan sejahtera dengan berlandaskan nilai-nilai keagamaan yang aplikatif. (Asrianto)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update