-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Sambut Tahun Baru Islam, TJSL PTPN IV Sentuh 1.000 Lebih Penerima Santunan Yatim-Dhuafa dan Renovasi 16 Masjid-Mushola

Sabtu, 20 Juni 2026 | Juni 20, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-20T05:59:29Z







Jambi, Mediareportasenews.com

Sejumlah unit kerja PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) PalmCo menggelar kegiatan zikir dan sholawat bersama dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Salah satu kegiatan berlangsung di Masjid Munthada Solihin, Jambi, dan diikuti karyawan perusahaan serta masyarakat sekitar.

Peringatan Tahun Baru Islam tersebut tidak hanya diisi dengan kegiatan keagamaan, tetapi juga diwujudkan melalui berbagai program kepedulian sosial. Melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), hingga pertengahan tahun 2026 perusahaan telah menyalurkan bantuan yang menjangkau lebih dari 1.000 anak yatim dan dhuafa. Selain itu, PTPN IV PalmCo juga mendukung perbaikan sarana fisik 16 masjid dan musala yang berada di wilayah operasional perusahaan.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, mengatakan perusahaan berupaya menyeimbangkan aktivitas operasional dengan penguatan spiritual karyawan serta tanggung jawab sosial kepada masyarakat.




“Kami memandang pergantian tahun hijriah sebagai momentum untuk memperkuat hubungan dengan masyarakat. Kegiatan zikir dan sholawat yang dilaksanakan di berbagai unit, termasuk di Jambi, tidak boleh berhenti sebagai ritual semata, tetapi harus diwujudkan dalam bentuk kepedulian nyata. Perusahaan memiliki tanggung jawab untuk memastikan keberadaannya memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar,” ujar Jatmiko, Kamis (18/6/2026).

Menurut Jatmiko, alokasi program TJSL pada sektor keagamaan dan sosial difokuskan untuk membantu masyarakat prasejahtera serta memperbaiki fasilitas rumah ibadah yang membutuhkan perhatian segera.

“Berdasarkan hasil evaluasi di lapangan, masih banyak fasilitas ibadah di sekitar areal perkebunan yang memerlukan perbaikan, seperti sanitasi dan tempat wudhu. Begitu juga dengan panti asuhan yang membutuhkan dukungan operasional. Karena itu, sebagian program TJSL diarahkan untuk membantu menyelesaikan kebutuhan-kebutuhan mendasar tersebut,” jelasnya.

Dalam pelaksanaannya, program sosial tersebut diwujudkan melalui santunan kepada anak yatim dan kaum dhuafa di wilayah Sumatera Selatan hingga Jambi, penyaluran beras SPHP secara berkala, serta pembagian ratusan paket sembako melalui berbagai kegiatan bakti sosial.

Sementara itu, bantuan infrastruktur keagamaan disalurkan kepada 16 masjid dan musala di sejumlah wilayah operasional perusahaan, antara lain di Rokan Hulu, Labuhanbatu, Aceh, dan Lampung. Bantuan yang diberikan meliputi pembangunan menara masjid, perbaikan atap, pengadaan pendingin ruangan (AC), hingga pembangunan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK).




Jatmiko menegaskan, seluruh program dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan pengurus rumah ibadah dan perangkat desa setempat.

“Kami tidak hanya memberikan bantuan dalam bentuk anggaran, tetapi juga memastikan bantuan tersebut sesuai dengan kebutuhan yang paling mendesak di lapangan. Kolaborasi dengan tokoh masyarakat dan perangkat desa menjadi kunci agar program tepat sasaran dan berkelanjutan,” katanya.

Program tersebut mendapat apresiasi dari berbagai penerima manfaat. Pengurus Masjid Baiturrahman, H. Nurhamid, menyampaikan terima kasih atas bantuan pembangunan fasilitas toilet dan tempat wudhu yang dinilai sangat dibutuhkan jamaah.

“Kami sangat bersyukur atas bantuan ini. Semoga pembangunan dapat segera selesai dan memberikan kenyamanan bagi para jamaah,” ujarnya.

Apresiasi serupa disampaikan Kepala Dusun Talang Merindu, Hendi. Ia menilai sinergi antara perusahaan dan masyarakat merupakan langkah positif yang perlu terus dipertahankan.

“Saya senang Kebun Bunut dan masyarakat dapat saling mendukung dalam kegiatan ibadah,” katanya.

Selain rumah ibadah, bantuan juga diberikan kepada sejumlah panti asuhan. Pada Mei 2026, bantuan operasional disalurkan kepada Panti Asuhan Darul Aitam yang menaungi 25 anak yatim piatu. Bantuan tersebut diserahkan perwakilan PTPN IV, Hasan Samik, kepada pengurus panti, H. Een Zainudin.




“Alhamdulillah, terima kasih kepada PTPN IV atas bantuan ini. Dana tersebut akan digunakan untuk membayar tagihan listrik dan air, serta membeli kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, dan telur,” ujar Zainudin.

Menurutnya, anak-anak yatim piatu yang diasuh berasal dari berbagai daerah dan membutuhkan dukungan untuk memenuhi kebutuhan pendidikan, sandang, dan pangan.

“Alhamdulillah, selalu ada bantuan dari berbagai pihak. Kali ini dari PTPN IV Jambi. Rezeki anak-anak yatim pasti ada,” tuturnya.

Dampak program TJSL juga dirasakan oleh panti asuhan di luar Pulau Sumatera. Pengasuh Panti Asuhan Hidayatullah Pontianak, Arif Hartono, menyebut bantuan yang diterima sangat membantu kebutuhan anak-anak asuh.

“Kami mewakili anak-anak panti mengucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan. Bantuan ini sangat membantu kebutuhan mereka, terutama menjelang hari-hari besar keagamaan,” ujarnya.

Arif menambahkan, bantuan tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari anak-anak sekaligus mendukung kegiatan pembinaan yang berjalan di panti asuhan tersebut. (Rudy)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update