Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Kepsek Sulit Dikonfirmasi, Kurangnya Perawatan Gedung : Dana BOS SDN 101781 Diduga Diselewengkan

Sabtu, 29 November 2025 | November 29, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-11-29T06:09:35Z



Deli Serdang, Mediareportasenews.com 

Upaya awak media untuk melakukan konfirmasi langsung kepada Kepala Sekolah SDN 101781 Pematang Lalang hingga kini belum berhasil. Berulang kali awak media mendatangi sekolah tersebut, namun Kepala Sekolah berinisial RA tidak pernah berada di tempat, termasuk saat kunjungan pada Rabu (26/11/2025).

Saat ditanyai mengenai keberadaan kepala sekolah, operator sekolah menyampaikan bahwa RA sedang mengikuti kegiatan bimbingan teknis (bimtek). “Tidak ada pak, tadi katanya bimtek. Kami tidak tahu di mana bimtek-nya, cuma bilang bimtek saja,” ujar operator sekolah tersebut.




Awak media kemudian meminta agar operator menghubungi langsung kepala sekolah untuk membuat janji pertemuan. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil. “Sudah kami telepon dan WA pak, tapi tidak aktif, masih centang satu,” tambah operator itu.

Di lapangan, awak media menemukan beberapa dugaan kejanggalan dalam pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SDN 101781 Pematang Lalang. Dugaan tersebut terkait pelaksanaan Permendikdasmen Nomor 8 Tahun 2025 tentang Petunjuk Teknis Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) Tahun 2025, yang mewajibkan transparansi dan akuntabilitas penggunaan dana BOS.




Salah satu temuan adalah RKAS atau infografis penggunaan Dana BOS yang dikabarkan tidak transparan kepada publik. Pada dokumen papan informasi tersebut, tercantum tahun anggaran 2004/2005 serta tidak terlihat adanya tanda tangan komite, kepala sekolah, maupun bendahara BOS. Kondisi ini dinilai terkesan asal-asalan dalam memberikan informasi kepada publik.

Selain itu, kondisi fisik sekolah juga diduga tidak terawat, seperti dinding yang kusam, kaca jendela pecah, jendela keropos, dan beberapa bagian atap yang memperlihatkan kerusakan. Ruang guru dan kepala sekolah diketahui menempati ruang perpustakaan yang terlihat berantakan dan kurang tertata, sehingga ruang belajar membaca bagi siswa menjadi tidak optimal dan diduga membuat siswa enggan memanfaatkan fasilitas perpustakaan.




Ketua Tim Investigasi DPP LSM PERADI, A. Siahaan, meminta Kejaksaan Negeri (Kejari) Deli Serdang untuk menindaklanjuti dugaan permasalahan penggunaan Dana BOS tersebut. “Adanya beberapa temuan atau kejanggalan yang didapat di SDN 101781 Pematang Lalang, kami akan membuat laporan langsung kepada Kajari Deli Serdang untuk dilakukan audit dugaan penyalahgunaan Dana BOS,” ujar A. Siahaan menegaskan. (sb)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update